Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Alasan Mengapa Seseorang Batal Belanja di Olshop

Siti Halwah oleh Siti Halwah
6 Juli 2020
A A
Hei Olshop yang Sering Bilang “Cek DM”: Kalian Niat Jualan Nggak, sih?
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang pembeli, saya adalah tipe orang yang selektif saat ingin berbelanja. Apalagi, saat ini sudah banyak berjamur olshop dengan beragam variasi jualannya. Sifat selektif tersebut cukup membantu saya dalam meminimalisasi tindakan penipuan dalam transaksi berbelanja.

Saya juga memilah para olshop tempat berbelanja dengan berbagai pertimbangan. Mulai dari rating, para followersnya, hingga testimoni dari beberapa pembeli sebelumnya. Hal tersebut tentu sangat membantu saya untuk terhindar dari perasaan kecewa ketika barang sudah terima.

Namun, meskipun sudah sangat selektif dan dengan teliti memilih para olshop, terkadang ada suatu kondisi ketika saya justru malas berbelanja di olshop tersebut. Meskipun olshopnya terpercaya, ratingnya bagus, dan produk yang terjamin originalitasnya, hal tersebut tetap membuat saya—dan sebagian orang lainnya—batal berbelanja.

Harga tidak tercantum dan olshop yang ngasih template “DM for Price”

Banyak sekali saya temui akun-akun olshop yang niat jualannya kayaknya cuma setengah-setengah aja alias nggak niat blas. Orang yang jualan, setahu saya akan memberikan beberapa informasi berikut: nama produk, fungsinya, bahan penyusunnya jika diperlukan, dan yang terpenting harga. Nah, banyak kasus olshop yang justru males banget mencantumkan daftar harganya.

Template yang dipasang ketika banyak orang yang tertarik dan ingin membeli produknya yaitu: DM for price, atau inbox aja, ya. Hadeuh, saya—dan mungkin juga sebagian besar orang lainnya—sudah merasa males duluan yang mau belanja. Kok, bisa-bisanya sih nyembunyiin daftar harga. Lalu, nyuruh-nyuruh para calon pembelinya untuk DM dulu. Ribet banget, deh.

Nanti, giliran sudah di DM dan si calon pembeli nggak jadi membeli karena harganya nggak cocok, eh malah dibilang hit and run—alias banyak nanya, tapi nggak jadi beli. Padahal, nanya juga karena harganya nggak tercantum keleus.

Makanya, jangan heran kalau seandainya banyak orang-orang yang batal belanja di suatu olshop hanya karena harganya nggak tercantum dan udah males duluan saat disuruh DM penjualnya.

Akun IG-nya digembok

Ada beberapa penjual olshop yang menawarkan produknya dengan sangat gigih. Bisa di tweet viral, di kolom komentar Twitter maupun IG. Bahkan, terkadang ada juga yang sampai nge-tag, meminta tolong untuk di up produk jualannya.

Baca Juga:

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

Namun, saat ditanya mengenai akun sosmednya—khususnya Instagram—untuk melihat variasi produk dan testimoni pembeli sebelumnya, yang terjadi justru akunnya malah digembok. Untuk bisa melihat isi dari akun sosmednya, para calon pembeli harus mau follow terlebih dahulu, lalu menunggu request follownya diterima. Setelah itu, barulah si calon pembeli ini dapat melihat isi dari sosmed tersebut. Ribet? Banget.

Belum lagi jika request follownya udah diterima, eh isi sosmednya malah sama sekali nggak mencantumkan daftar harga produk dan disuruh DM dulu. Ya ampun, double ribet. Makanya, banyak orang yang memilih batal belanja dan udah malas duluan gara-gara akun IG-nya digembok. Apalagi kalau sampai accept request follow-nya lama banget. Auto udah bete yang mau belanja dan nyari yang lain aja.

Responnya lama

Setelah di poin pertama, para penjual olshop biasanya nyuruh untuk DM. Setelah di DM, apakah akan langsung dibalas? Jika beruntung, tentu saja akan langsung dibalas. Diberikan daftar harga suatu produk, lokasi si penjual, tawaran jasa pengiriman dan sejenisnya. Barulah kemudian akan terjadi kesepakatan dalam jual beli.

Sedangkan, ada kasus lain yang setelah si penjual di DM, para calon pembeli ini masih harus menunggu lama sekali untuk mendapatkan balasan dari DM-nya. Udah sosmednya digembok, disuruh follow dulu, lalu disuruh DM, eh masih juga slow respon. DM hari ini, dibalasnya besok bahkan hingga dua hari kemudian. Chat pagi ini, dibalasnya sore atau malam hari. Situ niat jualan nggak, ya? Kok bikin bete sih.

Makanya, jangan heran deh kalau sampai banyak calon pembeli yang milih batal belanja gara-gara para penjual responnya kelamaan. Mending nyari yang pasti-pasti aja.

Sistem preorder hingga berbulan-bulan lamanya

Baru-baru ini, saya menemukan kasus seorang pembeli yang marah-marah dan merasa ditipu oleh sebuah brand lokal. Ia sudah pre order untuk sebuah produk dengan memilih sistem pre order tiga bulan. Namun, setelah lebih dari tiga bulan, produk orderannya malah nggak datang-datang juga. Padahal, ia sudah transfer dan proses pembayaran sudah selesai.

Berkali-kali mengajukan klaim untuk menanyakan produk yang sudah dibelinya, malah nggak ada tanggapan sama sekali dari pemilik brand. Terakhir, sosmednya justru diblokir sama si pemilik brand. Duh, kasian banget.

Ternyata, kasus tersebut nggak cuma satu, tapi buanyaaak. Orang-orang yang tergiur sistem pre order dengan harapan mendapatkan produk berkualitas tinggi dani harganya miring. Tapi, banyak juga yang berakhir nggak sesuai harapan. Pre order lima bulan, eh barang baru nyampek setelah satu tahun kemudian. Capek banget nungguinnya.

Makanya, saya biasanya memilih batal belanja kalau para penjual olshop meminta saya menunggu lebih dari satu minggu. Nggak mau, deh. Mending saya nyari penjual olshop yang lain, kalau perlu malah nyari produk merk lainnya aja. Dari pada udah nungguin lama, eh malah kena PHP, kan rugi~

BACA JUGA 5 Hal yang Harus Diperhatikan Mahasiswa Sebelum Ngontrak Rumah dan tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Juli 2020 oleh

Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

Tidak Ada Hal Paling Menyebalkan dan Bikin Lelah selain Menjelaskan Perbedaan Kota Batu dan Malang

20 April 2025
Iklan Grab Terbaru Sangat Jenaka, Akting Kak Seto Melengkapi Unsur Komedinya terminal mojok

Iklan Grab Terbaru Sangat Jenaka, Akting Kak Seto Melengkapi Unsur Komedinya

11 April 2021
Meluruskan Nama Cukuran Rambut Pria biar Nggak Salah Kaprah tukang cukur terminal mojok.co

Meluruskan Nama Cukuran Rambut Pria biar Nggak Salah Kaprah

16 September 2020
VINDES Tepok Bulu, Standar Baru Event Olahraga di Indonesia

VINDES Tepok Bulu, Standar Baru Event Olahraga di Indonesia

4 Juli 2022
coki pardede breaking bad crystal meth mojok

Kok Bisa Pasal Dakwaan Kasus Coki Pardede Berbeda dengan Kasus Nia Ramadhani?

5 September 2021
Ilustrasi spicy chicken Richeese Factory (Unsplash)

Richeese Factory Mengecewakan Pelanggan yang Makan di Tempat

9 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.