Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mendukung Tantri Kotak sebagai Praktisi Prank Teladan

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
7 April 2021
A A
Mendukung Tantri Kotak Sebagai Praktisi Prank Teladan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu, beranda YouTube menyuguhkan aktivitas vokalis KOTAK, Tantri, ketika blio sedang liburan di Bali. Entah mengapa saya pun mengeklik konten tersebut layaknya korban clickbait. Dalam video tersebut, Tantri menjelaskan niatnya untuk menyumbangkan suara emasnya bersama dengan band pengiring yang tidak ia kenal sebelumnya.

Dengan sebagian wajah yang tertutup masker, tentu tidak mudah mengenali sosok istri dari vokalis Naff, Arda, tersebut. Ketika Tantri Kotak mulai menyanyikan lagu, ada sebagian personel band pengiring yang merasa aneh dengan sosok yang ada di dekatnya. Mungkin dia berpikir, “Kok ada penyanyi dengan suaranya segahar ini?”

Setelah beberapa personel mengetahui bahwa yang menyanyi adalah Tantri Kontak, tentu saja para pengiring merasa antusias. Ditambah dengan para penonton yang datang secara mendadak untuk merekam aksi prank yang dilakukan Tantri secara spontan.

Di lain video, Tantri juga mencoba untuk melakukan aksi prank-nya dengan menyumbangkan 2 lagu di salah satu hajatan orang yang tidak dikenalnya. Awalnya dia menyanyikan lagu “Kangen” milik Dewa 19, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu yang sering dia bawakan bersama band-nya, Kotak berjudul “Pelan-pelan Saja”.

Saat Tantri Kotak menyanyikan lagu kedua, tampak jelas di video tersebut banyak pengunjung yang berbisik-bisik. Mungkin saja mereka merasa bahwa penyumbang lagu tersebut bukanlah penyanyi kaleng-kaleng. Ya iyalah, wong lagunya sendiri, kok!

Namun setelah lagu berakhir, tak ada yang mengenalinya. Bahkan sampai MC-nya pun mengatakan, “Suaranya mirip Tantri Kotak, ya”. Padahal jelas penyanyi bermasker tersebut adalah Tantri Kotak yang disebutkan oleh si Mbak MC.

Dari video ini saya mengambil kesimpulan bahwa konten prank di YouTube sebenarnya tidak melulu aktivitas negatif yang bisa merugikan orang lain. Prank tidak hanya berkutat pada aktivitas seperti menakuti orang dengan berlagak seperti teroris yang melempar tas kepada orang yang tidak dikenal, atau seperti Ferdian Paleka dengan prank sampah yang berhasil membuatnya bersilaturahmi dengan polisi.

Aktivitas prank yang dilakukan oleh Tantri Kotak seakan membuka mata saya bahwa istilah prank bisa digunakan untuk aktivitas yang positif, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Tantri. Ia menyusup dalam keramaian tanpa bodyguard lalu menyumbangkan lagu.

Baca Juga:

Selera Musik Berhenti Berkembang, Tanda Kita Terlalu Sibuk Menjadi Orang Dewasa?

Kerja Full Time sebagai Musisi Kafe Ternyata Masuk Akal dan Menguntungkan Juga

Berikut saya bagikan hal yang patut diteladani dari aktivitas prank yang dilakukan oleh seorang Tantri.

#1 Prank dengan kemampuan diri sendiri

Aktivitas yang dilakukan oleh Tantri tidak jauh-jauh dari apa yang selama ini digelutinya, yakni menyanyi. Tantri tidak perlu merias wajahnya seperti hantu untuk menakut-nakuti orang lain demi konten. Dirinya hanya menyanyi dengan masker yang menutupi sebagian wajahnya. Ending-nya orang-orang di sekitarnya akan merasa terkejut karena merasa dekat dengan musisi kenamaan Indonesia.

Hal ini tentu saja bisa dilakukan oleh banyak kalangan selain musisi, misalnya saja Chef Arnold yang pernah mengunggah video tutorial membuat Indomie Mevvah. Daripada membuat konten di dapur pribadinya, coba sesekali Chef Arnold masak Indomie di warung burjo dan menyajikan Indomie telor kepada pelanggan yang kerap ngutang. Lalu tiba-tiba Chef Arnold bilang, “Selamat! Utang Anda di warung burjo ini sudah lunas.”

Atau Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, misalnya blio datang ke rapat pleno sekolah negeri dan menyamar sebagai orang tua wali murid. Lalu ketika kepala sekolah mengumumkan akan adanya iuran pembangunan gedung, Menteri Nadiem muncul dari permukaan seraya berkata, “Sekolah Negeri tidak diperkenankan menarik sumbangan!” DUARRR!

#2 Tidak ada yang dirugikan

Umumnya, aktivitas prank kerap memakan korban. Sebut saja prank hantu, prank sampah, atau prank kebijakan pemerintah yang terkadang membagongkan pikiran rakyatnya.

Sedangkan prank yang dilakukan oleh Tantri, sama sekali tidak merugikan pihak lain, justru orang-orang yang ada disekitarnya merasa surprised. Apalagi selama pandemi, banyak musisi termasuk KOTAK yang terpaksa “puasa” manggung agar tidak diburu oleh Satgas.

Aktivitas prank yang dilakukan oleh musisi sekelas Tantri tentu saja menjadi obat dahaga bagi pencandu gig konser yang sudah lama tidak mengalami eargasm secara paripurna.

Mengakhiri tulisan ini, saya pun berpikir, jangan-jangan isu larangan mudik pada tahun ini hanyalah prank belaka. Bisa jadi nantinya pemerintah akan menerbitkan pemberitahuan tentang larangan aktivitas mudik, tetapi memperbolehkan aktivitas berwisata. Nah, bagong tenan.

Sumber Gambar: YouTube Tantri Arda

BACA JUGA Terawan Ngeprank Masyarakat, Sekarang Giliran WHO Ngeprank Terawan atau tulisan Dhimas Raditya Lustiono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2021 oleh

Tags: musisi indonesiapenyanyiprankprank youtubertantri kotak
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

Menelusuri Acara Pencarian Bakat yang Paling Sukses di Indonesia terminal mojok.co

Indonesian Idol: Selebritis Hasil Produk Demokratis

8 Oktober 2019
Stop, Bikin Konten Prank Ojol!

Stop, Bikin Konten Prank Ojol!

21 November 2019
Dear Ferdian Paleka, YouTuber yang Udah Ngerjain Transpuan terminal mojok.co

YouTuber yang Kontennya Nyampah Cukup Dihadapi dengan 4 Hal Ini

8 Mei 2020
Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja terminal mojok.co

Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja

13 Oktober 2021
Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi

Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi!

28 November 2019
kejutan

Memberikan Kejutan Sewajarnya Saja

4 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.