3 Kemampuan Tersembunyi Chef Arnold selain di Bidang Kuliner – Terminal Mojok

3 Kemampuan Tersembunyi Chef Arnold selain di Bidang Kuliner

Featured

Avatar

Sebagai seorang chef yang terkenal, maka urusan memasak sudah sepantasnya dikuasai oleh Arnold Poernomo. Nggak hanya masak, pengetahuan tentang makanan juga sudah pasti dikuasai betul oleh blio. Namun, selain kemampuan dan keahlian di bidang kuliner, ternyata blio punya beberapa kemampuan tersembunyi, yang barangkali blio sendiri nggak sadar.

Saya menyadari bahwa sebenarnya Chef Arnold ini sungguh multitalenta. Setelah melihat blio di acara MasterChef Indonesia, menonton video-video YouTube-nya, dan tak lupa baca-baca cuitannya di Twitter, saya memiliki kesimpulan bahwa Chef Arnold memiliki setidaknya tiga kemampuan tersembunyi yang layak untuk didalami. Berikut adalah kemampuan-kemampuan tersebut.

Kemampuan tersembunyi #1 Host acara talkshow

Chef Arnold punya channel YouTube sendiri yang isinya masak-masak. Dari ketiga juri MasterChef Indonesia saat ini, hanya blio yang punya channel YouTube sendiri. Chef Juna nggak punya karena katanya grogi kamera. Chef Renatta juga nggak punya, meski ada channel YouTube yang menggunakan namanya dan yang subscribe udah banyak banget.

Nah, selain masak-masak, Chef Arnold juga ngadain acara ngobrol-ngobrol gitu. Setelah saya menonton dia ngobrol-ngobrol sama Chef Juna dan dilanjutkan dengan Chef Renatta, saya jadi sadar bahwa kemampuan Chef Arnold dalam mewawancarai seseorang itu sangat baik. Bahan yang dibicarakan bisa ngalor ngidul ke mana-mana.

Bahkan saat Chef Arnold diundang ke Podcast-nya Deddy Corbuzier, pada beberapa kesempatan justru Chef Arnold yang ngajuin pertanyaan-pertanyaan ke Om Ded. Itu adalah talenta luar biasa yang selama ini jarang kita lihat. Selama ini kita taunya Chef Arnold ya masak atau komen-komenin masakan peserta MasterChef.

Pembawaannya saat ngobrol sama narasumber nggak songong kayak Om Ded, tapi lebih ramah dan menyenangkan. Jadi apabila nanti blio mau pensiun masak, kayaknya memulai karier menjadi seorang host acara talkshow di stasiun televisi, bisa dipertimbangkan. Kalau di MetroTV ada program Kick Andy, barangkali nama talkshow-nya Chef Arnold adalah Punch Arnold.

Kemampuan tersembunyi #2 Aktor

Saya nggak mau bilang kalau MasterChef Indonesia itu murni settingan. Saya hanya menduga-duga ada beberapa hal yang memang sudah disetting terkait teknis-teknis seperti penghitungan waktu mundur, drama-drama yang terjadi antar kontestan, atau sebatas tentang kapan Chef Juna kudu ngomong, kapan Chef Renatta kudu nyambung omongan Chef Juna, dan kapan Chef Arnold bakal ikutan nimbrung. Kompetisinya sih saya yakin nggak settingan, kok. Yakin, deh.

Pun, apa yang harus disampaikan para juri saat mem-briefing para kontestan di beberapa bagian—bukan pas ngomenin makanannya, ya—pasti mengikuti skrip yang ada. Maka dari itu, sungguhlah Chef Arnold sangat berbakat untuk menghafal skrip.

Bekal itu tentunya sudah sangat pas apabila blio mau menjadi aktor nantinya. Barangkali akan ada film layar lebar berjudul MasterChef Indonesia The Movie, yang isinya adalah perjalanan para dewan juri memulai karier di dunia masak, pontang-panting menjalani kehidupan, dan akhirnya sampai ke titik menjadi juri MasterChef Indonesia. Waduh, kayaknya menarik juga, ya. Semoga orang-orang RCTI mempertimbangkan membuat film itu.

Kalau biasanya pembuatan film tentang kisah hidup seseorang dilakukan dengan meng-casting artis untuk berperan, maka di film MasterChef Indonesia The Movie nggak perlu meng-casting artis lain buat meranin para juri. Chef Arnold pasti bakal tampil dengan akting yang luar biasa.

Kemampuan tersembunyi #3 Admin medsos

Chef Arnold aktif puoool di Twitter. Bahkan konflik dengan Bobon yang sempat viral itu juga berasal dari Twitter. Usut punya usut, Chef Arnold membalas postingan MasterChef Indonesia yang mempertanyakan siapakah The Next MasterChef Indonesia dengan kalimat, “Bukan Bobon.”

Niatnya sih seru-seruan saja, tapi netizen dan media digital langsung menggoreng kasus tersebut sehingga viral di mana-mana.

Pada kasus lain, saat ada yang ngetwit soal apakah Yuri—salah satu kontestan MasterChef Indonesia Season 7—bagian dari settingan apa bukan, Chef Arnold menjawab dengan kalimat menohok, “Settingan ndasmu!”

Selain itu, masih banyak cuitan Chef Arnold di Twitter lainnya. Berdasarkan hal-hal itu, maka Chef Arnold tentu saja mempunyai skill yang memadai untuk menjadi admin medsos. Sosok yang senantiasa online dan bisa merespons segala sesuatu dengan cepat sangatlah dibutuhkan bagi seorang admin medsos.

Katakanlah Chef Arnold menjadi admin Twitter Mojok, deh. Walah bakal seru banget lagi. Misalnya saya bikin tulisan tentang Chef Arnold lagi, maka blio bakal nge-share tulisan saya ini di Twitter sambil bilang, “Hashhh, ngomongin aku terooosss!” sambil ngasih emot sedih. Setelah itu blio bakal beralih ke akun pribadinya, lantas bakal nimbrung komen di twit yang dia buat tadi. Nggak sekadar komen, blio bakal nge-retweet juga biar followers-nya baca dan tulisannya dapet pageview ratusan ribu dalam sekejap.

BACA JUGA Yang Tidak Dimasak Ketika Memasak di MasterChef Indonesia dan tulisan Riyanto lainnya.

Baca Juga:  Kacamata Halal Itu Maksudnya Gimana, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
27


Komentar

Comments are closed.