Chef Arnold Bagi Tips Memulai Bisnis Kuliner di Masa Pandemi. Apa Aja?

Artikel

Avatar

Punya angan-angan binis kuliner ketika pandemi masih berlangsung? Hmm…lagian, nungguin pandemi selesai juga bukan sikap yg bijak. Toh, kita tidak tahu kapan pandemi ini selesai. Bagi yang sudah membulatkan tekad bisnis kuliner, tips dari Chef Arnold bisa kamu jadikan input bagus.

Kenapa Chef Arnold? Ya kenapa tidak. Reputasinya oke, tips yang beliau bagikan juga bisa dikuti. Bukan tips yang muluk-muluk. Jatuhnya sulit diikuti.

Nah, beberapa hari yang lalu, Chef Arnold menjadi mengisi acara webinar sebuah perusahaan ojek online. Beliau berbagi tips memulai bisnis kuliner di masa pandemi. Yuk kita simak tipsnya!

Jika produk kulinernya berkualitas, mulai aja dulu

Dilansir dari Kompas, Chef Arnold menyampaikan jika ingin memulai usaha, kesempatan terbuka lebar walaupun terasa sulit. Tak perlu takut memulai bisnis dengan syarat mempersiapkannya dengan baik. Selain itu, kualitas makanan atau minuman harus dijaga. Persaingan bisnis saat ini semakin ketat sehingga modal utama dalam berbisnis saat pandemi yaitu makanan atau minuman yang lezat.

Berjualan tak harus punya tempat

Yang dimaksud, tentu saja, soal bangunan fisik seperti kedai dan warung. Semua bisa dilakukan dari rumah dengan sistem pre-order. Saat ini, justru kebanyakan orang lebih memilih memesan secara online tanpa harus berangkat ke resto atau tempat makan. Peluang ini justru memperbesar kesempatan produk rumahan berpotensi laku dan banyak pesanan.

Menurut juri Master Chef Indonesia ini, platform online harus dimanfaatkan dengan baik. Menjual produk di e-commerce dan bekerja sama dengan pihak ojek online juga diperlukan agar pemesanan lebih mudah serta pengiriman pun terjamin aman. Tentu saja lebih praktis, daripada harus mengantarkan sendiri setiap pesanan yang masuk.

Baca Juga:  2 Macam Mahasiswa Tingkat Akhir dalam Menghadapi Kebijakan Wisuda

“Jangan Malu!”

Kata Chef Arnold, kamu tidak boleh malu. Promosi itu penting agar produk dikenal dan laku. Oleh sebab itu, malu harus dihindari ketika promosi. Selain produk yang baik, jangan takut, dan pakai semua platform promosi yang ada. Manfaatkan platform dan partner yang saling mendukung. Chef Arnold juga menambahkan bahwa pelaku bisnis tak boleh malu-malu memanfaatkan promo.

Perhatikan kebersihan dan ikuti protokol kesehatan

Salah satu aspek kualitas yang perlu diperhatikan ketika masa pandemi adalah kebersihan dan protokol kesehatan. Jika kebersihan bisa dijaga, plus mengikuti protokol kesehatan, konsumen akan melihatnya sebagai nilai tambah. Sekarang ini, bisa dikatakan kebersihan harus makin diperhatikan.

Banyaknya saingan memang tak bisa dimungkiri. Namun, bisnis kuliner menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan di masa pandemi ini. Tentunya, dengan memerhatikan kualitas yang baik dan promo yang tepat.

BACA JUGA Sebelum Endorse, Sebaiknya Pengusaha Kuliner Beresin Dulu Rasa Makanannya atau tulisan lainnya di Terminal Mojok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
0


Komentar

Comments are closed.