Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jangan Cuma Formalitas! Ini 3 Cara Pakai Masker yang Harus Dihindari

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
20 Januari 2021
A A
Jangan Cuma Formalitas! Ini 3 Cara Pakai Masker yang Harus Dihindari terminal mojok.co

Jangan Cuma Formalitas! Ini 3 Cara Pakai Masker yang Harus Dihindari terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Virus corona masih saja betah untuk mengganggu hari-hari kita, padahal sudah hampir setahun yang lalu mereka datang menyerang. Semua kegiatan yang sebelumnya berjalan normal menjadi terganggu akibat adanya makhluk kecil nggateli ini. Pemerintah pun belum lama ini juga memberlakukan PSBB Jawa – Bali sejak tanggal 11 Januari hingga 25 Januari 2020 dengan tujuan untuk menekan jumlah kasus positif di Indonesia.

Hingga tulisan ini dibuat pada 18 Januari 2020, jumlah kasus positif di Indonesia sudah lebih dari 900 ribu orang. Pemerintah pun masih gencar menyosialisasikan protokol kesehatan yang benar kepada masyarakat sebagai tindakan preventif bagi diri sendiri agar setidaknya meminimalisasi tidak tertular virus corona ini.

ADVERTISEMENT

Salah satu protokol kesehatan yang harus dipatuhi masyarakat semasa pandemi ini adalah memakai masker apabila beraktivitas di luar rumah. Tentunya cara pakai masker perlu memperhatikan bagaimana penggunaannya yang seharusnya sudah diketahui oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Akan tetapi, saya sendiri masih sering menemukan cara pakai masker yang sepertinya kurang tepat dan harus dihindari apabila sedang beraktivitas di luar rumah.

#1 Cara pakai masker dengan style tutup mulut

Memakai masker memang membuat napas menjadi kurang lega dibandingkan dengan nggak memakai masker, Akan tetapi, harus diperhatikan bahwa virus bisa saja terhirup melalui lubang hidung yang nggak terlindungi masker. Oleh karena itu, menutup mulut saja nggak cukup buat menangkal virus. Apabila memang masih memiliki kesehatan pernapasan yang baik, hendaknya tetap menggunakan masker hingga menutupi hidung.

Style yang satu ini kebanyakan memang ada karena pengguna masker nggak sadar bahwa masker yang digunakannya kurang sempurna dalam menutupi bagian hidung. Saya pun terkadang masih lupa dan perlu diingatkan oleh orang di sekitar saya. Jadi, buat kalian yang memang pelupa bisa minta bantuan orang di sekitar agar mengingatkan sewaktu-waktu kelupaan menggunakan style ini. Lebih baik menahan sebentar bau napas sendiri, Cuy~

#2 Cara pakai masker dengan style tutup dagu

Style yang satu ini cukup populer dan kebanyakan orang masih kurang mengindahkan pemakaian masker mereka yang kurang tepat. Selain bikin napas menjadi kurang lega, memakai masker terkadang juga bikin perkataan kita menjadi kurang jelas. Namun, virus ini sendiri juga bisa menular melalui mulut kita yang dengan santainya ngobrol tanpa menutup bagian mulut. Apalagi kalau obrolannya lagi intim sehingga jarak ngobrolnya dekat dan bisa berpotensi menularkan virus melalui droplet hasil ngobrol yang nyiprat sana sini.

Memang, sih, obrolan yang seru jadi kurang terdengar karena memakai masker. Akan tetapi, virus sekecil itu pastinya nggak bisa dilihat dengan mata normal manusia. Pengorbanan sedikit, lah, ngobrol nggak terlalu jelas daripada tahu-tahu ada virus masuk ke mulut, kan? Itung-itung juga sambil tes fokus dan pendengaran kalian~

#3 Cara pakai masker dengan style invisible

Di tengah jumlah kasus positif yang masih bertambah banyak tiap harinya, orang-orang yang memakai style ini justru malah semakin banyak. Entah konspirasi hebat apa yang mereka dengar sampai-sampai menimbulkan efek bebal dengan imbauan pemerintah. Saya curiga mereka ini juga salah satu penganut bumi datar dan Adolf Hitler yang meninggal di Garut.

Baca Juga:

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

Pengalaman Saya Menjalani KKN Gaib, Sendirian Ngerjain Proker, Tau-tau Selesai

Saya sendiri selalu menghargai pendapat orang-orang tertentu mengenai virus corona entah konspirasi atau apalah itu. Cuma yang menjadi pertanyaan, orang-orang seperti ini sebenarnya menghargai orang yang percaya atau nggak? Mungkin mau menyangkal kasus-kasus selama ini hanya buatan saja atau menyangkal virus ini nggak berbahaya monggo sebebas kalian. Namun, mbok, ya, hargai juga nakes dan orang-orang yang percaya akan adanya virus ini.

Mungkin kalian masih muda dan punya daya tahan yang baik. Akan tetapi, ada orang yang memang punya daya tahan nggak sebaik kalian dan punya penyakit lain sehingga perlu penanganan khusus. Setidaknya alasan kalian pakai masker bukan karena percaya corona juga nggak masalah, anggap aja biar kalian nggak kena polusi udara.

Walaupun waktu berakhirnya virus corona ini belum tahu kapan, tapi nggak ada salahnya kita tetap memegang teguh imbauan dari orang-orang yang sudah berkompeten di bidangnya. Bagi yang percaya corona jangan kendor, yok, protokol kesehatannya! Bagi yang nggak percaya corona, ayok, ikut bantu juga setidaknya biar mempercepat normalnya dunia ini. Percayalah, kalian nggak pakai masker karena nggak percaya adanya corona tu nggak mempercepat proses normalnya dunia, Bro!

BACA JUGA Bagi Saya, Operasi Masker Itu Sangat Tidak Efektif atau tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2021 oleh

Tags: cara pakai maskercoronapandemi
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Pengalaman Ikut Swab Test Antigen Drive Thru, Nggak Ribet walau Agak Deg-degan terminal mojok.co

Mencoba Memahami Warga Madura yang Menolak Swab Gratis

24 Juni 2021
urban farming, Memang Betul, Berkebun di Masa Pandemi Itu Ternyata Mengasyikkan sayuran

Memang Betul, Berkebun di Masa Pandemi Itu Ternyata Mengasyikkan

28 Mei 2020
jurusan jamu poltekkes kemenkes surakarta mojok.co

Bikin Jamu Tradisional Sendiri Itu Ribet

18 Oktober 2020
larangan mudik tapi tempat wisata buka mojok

Logika Ajaib Pemerintah: Mengeluarkan Larangan Mudik, tapi Tempat Wisata Tetap Buka

26 April 2021
Subsidi Kuota Internet Saat Pandemi Kurang Efektif, Jadi Banyak Mubazirnya terminal mojok.co

Subsidi Kuota Internet Saat Pandemi Kurang Efektif, Jadi Banyak Mubazirnya

1 November 2020

21 Benda di Twit Meja Kerja Jokowi Ini Harus Dibawa Saat Pandemi

12 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.