Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Saran Prank untuk Kemenag Setelah Prank Kompensasi UKT

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
5 Mei 2020
A A
kenaikan ukt UIN

Kabar Kenaikan UKT dan PHP Kemenag Adalah Cara Kampus Menempa Kesolehan Anak UIN

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah ramai di Twitter trending tagar #FerdianPaleka karena tingkah laku yang sangat goblok, masyarakat kita kini sadar bahwa prank itu bukanlah sesuatu yang menyenangkan kalau merugikan orang lain. Kita tentu masih ingat soal tagar #Kemenagprank yang isinya ramai oleh mahasiswa-mahasiswa PTKIN dari seluruh Indonesia beberapa waktu lalu, pokoknya mahasiswa institusi kampus negeri berbasis Islam sedang protes masalah ini. Sebenarnya saya sudah membahas ini beberapa hari yang lalu di Terminal Mojok.

Salah satu tulisan saya yang berjudul Kabar Kenaikan UKT dan PHP Kemenag Adalah Cara Kampus Menempa Kesolehan Anak UIN adalah tulisan yang membahas perkara ini. Dan yang saya bingung adalah mengapa selepas tiga hari baru ramai diperbincangkan di dunia maya. Tapi, menurut saya di sini membuktikan bahwa secepat apa pun informasi masih butuh waktu untuk viral dan tersebar ke khalayak ramai.

Di sini poin-poin yang membuat para mahasiswa PTKIN dari seluruh Indonesia protes masih sama, adalah soal perihal diskon UKT yang saban hari dikeluarkan SK oleh Kementerian Agama soal pemotongan sebesar 10% akibat pandemi. Yang mana Kementerian Agama tiba-tiba mencabut atau menganulir SK tersebut, dan menyatakan bahwa pemotongan ditiadakan. Mahasiswa, ya banyak yang ngamuk dong. Sudah susah karena pandemi, loh malah sempat-sempatnya melucu.

Total cuitan di Twitter yang sudah saya lihat sekitar 9000 lebih. Twitter memang media sosial yang dahsyat untuk mengundang suara, selain sebagai tempat sambat (ya walaupun sekalian cuit sambat soal Kemenag, sih) para netizen.

Kembali soal Kementerian Agama tadi, mahasiswa sudah tidak menikmati fasilitas kampus serta beban kuota untuk belajar daring masing-masing ditanggung tanpa ada bantuan dari manapun, tapi saat mengharap adanya potongan harga kok malah dibohongi. Rasanya seperti saat ingin sunat dijanjikan mau dibelikan playstation, tapi ternyata cuman dibeli game boy. Mending itu dibelikan game boy, lah mahasiswa malah dijadikan bahan prank. Cuakkkzzz. 

Teruntuk Kementerian Agama yang paling keren, saya ucapkan terima kasih atas hiburannya. Lagipula, saya pikir karena mungkin ini adalah bulan April dan juga bulan Ramadan makanya Kementerian Agama melakukan prank tapi sedikit agak islami. Loh, islami apanya? Masa tidak paham, ya dengan prank saat puasa kita jadi lebih sabar dan tabah dalam berpuasa. Masa begitu aja diajarin, Brooo. 

Namun berita terakhir yang saya baca, Menteri Agama Fachrul Razi akhirnya mengucapkan permintaan maaf karena pemotongan uang kuliah tunggal pada semester ganjil 2020/2021 bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri batal direalisasikan, dikutip dari Indozone.id. Padahal mah nggak usah minta maaf, Pak. Lagian, ini juga buat kami-kami juga mahasiswa UIN yang selalu siap sedia ditempa akhlaknya. 

Daripada itu, saya berpikir kenapa kegiatan prank ini tidak dilanjutkan saja? Lagian, daripada Kementerian Agama nggak ada kerjaannya hanya menjalankan program kerja yang itu-itu saja, kenapa tidak sekalian saja prank terus demi konten kemaslahatan umat. Kami mendukung terus, Pak. Karena kami yakin Kementerian Agama paham soal kaidah fiqh “Tashorruful imam ‘alarro’iyyati manuthun bil mashlahati” yang artinya “tindakan imam pada rakyatnya harus dikaitkan dengan kemaslahatan”. Termasuk dengan prank yang saat ini dilakukan. 

Baca Juga:

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Baiklah, daripada lama-lama dan banyak cakap ini adalah saran prank untuk Kementerian Agama untuk persatuan umat dan kemaslahatan. Silahkan!

Pertama: Prank puasa hanya 15 hari

Jeng.. Jeng… Jeng bukankah ini akan menjadi cukup fenomenal untuk Kementerian Agama? Jika Kementerian Agama melakukan prank seperti ini, kita akan melihat siapa orang yang berpuasa karena terpaksa atau benar-benar ikhlas! Kalau yang terpaksa akan kita lihat senang-senang saja menerima fatwa demikian, dan akan terlihat siapa yang beragama dengan akal dan siapa yang tidak menggunakan akal! 

Kedua: Prank bahwa Islam adalah satu-satunya agama negara

Kalau yang satu ini memang cukup ekstrem, tapi dampak yang akan diterima pasti sangat besar untuk Kementerian Agama. Tidak usah takut! Ini kan untuk kemaslahatan umat, prank kepada mahasiswa saja berani, kenapa ke masyarakat umum harus takut? Saya katakan, ini untuk kemaslahatan umat. Ingat dalilnya “Tashorruful imam ‘alarro’iyyati manuthun bil mashlahati”. Kita akan melihat jelas, siapa yang mencintai toleransi dan intoleransi akan hal ini, bukan?

Ketiga: Prank menteri agama turun jabatan

“Menteri Agama Fachrul Razi akhirnya mengucapkan permintaan maaf, selama menjabat dirinya tidak bisa menjalankan kapasitas dengan baik selama menjabat. Terdapat beberapa hal yang mestinya beliau selesaikan, namun lebih banyak kekhilafan dan ketidakpastian. Akhirnya ia undur diri.”

Ini sungguh prank yang kami nantikan dari Kementerian Agama! Walaupun hanya prank, di sini kami sadar bahwa Pak Fachrul Razi akhirnya sadar bahwa beliau tidak jelas dan memang kontroversial selama menjabat. Menjadikan ini prank pun orang-orang pasti mesti senang, walau hanya prank. Eh, tapi ini cuma bercanda loh, Pak~

Sudah ya, itu saja. Lagi puasa soalnya. Wqwqwq.

BACA JUGA Mencoba Tabah Menjadi Mahasiswa UNS yang Berulang Kali “Diblenjani” Bapaknya Sendiri atau tulisan Nasrullah Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2020 oleh

Tags: Kementerian Agamapandemi coronaprankUKT
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

jokowi marahin menteri pandemi corona

Jokowi Marah Bersama Rakyat Indonesia: Sebuah Kolaborasi Mantap, Meskipun Terlambat

30 Juni 2020
4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan

Surat Terbuka untuk Rektor UNS yang Baru: Selesaikan 5 Masalah Ini Secepatnya, Pak!

16 November 2022
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Stop Menganggap Hidup di Jogja Itu Lebih Murah

29 Desember 2020
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti

21 Mei 2020
Program Pinjaman Kuliah atau Student Loan: Sebuah Solusi, Ilusi, atau Jeratan Riba Bergaya Akademik?

Program Pinjaman Kuliah atau Student Loan: Sebuah Solusi, Ilusi, atau Jeratan Riba Bergaya Akademik?

7 April 2025
Google Maps Ternyata Juga Hobi Ngeprank

Google Street View: Solusi Masyarakat untuk Jalan-jalan di Tengah Pandemi

12 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.