Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Kabar Kenaikan UKT dan PHP Kemenag Adalah Cara Kampus Menempa Kesolehan Anak UIN

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
26 April 2020
A A
kenaikan ukt UIN

Kabar Kenaikan UKT dan PHP Kemenag Adalah Cara Kampus Menempa Kesolehan Anak UIN

Share on FacebookShare on Twitter

Dari sekian berita tentang pandemi dan segala tetek bengeknya, kita mendapatkan kabar berita-berita lain seperti mundurnya stafsus presiden, masalah mudik dan pulang kampung, dan lain sebagainya. Sedangkan di UIN Jakarta sendiri, di kampus saya kemarin sedang ramai dengan kenaikan UKT serta masalah diskon penurunan UKT. Padahal, Tanggal 06 April lalu Kementerian Agama mengeluarkan surat pengurangan UKT sebesar 10% akibat pandemi. 

Berita tentang kenaikan UKT di kampus saya sebenarnya hangat dari beberapa minggu yang lalu, berita ini bikin mahasiswa UIN Jakarta jadi agak merinding disko. Selain masalah belajar yang sering daring dan tugas yang semakin menumpuk serta tuntutan diskon bayaran UKT yang terus merongrong kampus, masalah UKT ini bikin makin pusing. 

ADVERTISEMENT

UIN Jakarta selama ini memang selalu terlihat ‘baik-baik saja’. Yang bikin panas di sini (selain cuacanya) biasanya gesek-gesekan antar mahasiswa pas pemilwa, dan dosen yang kadang menyebalkan. Tapi sekarang masalah UKT ini saya kira nambah masalah di UIN.

Beberapa hari yang lalu, DEMA-U (Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas) sampai melakukan mediasi soal kenaikan UKT serta masalah diskon yang dikeluarkan oleh pihak Kemenag.

Pertemuan antara rektorat dan pihak mahasiswa dilakukan agar ada kejelasan, khususnya untuk para mahasiswa golongan UKT dan untuk mahasiswa baru. Apalagi, kemarin kita tahu sudah banyak mahasiswa baru yang diterima. Saya yakin sekarang mereka khawatir kalau kabar kenaikan UKT ini akan jadi beban tambahan bagi orang tua mereka.

Namun apa daya, pihak UIN Jakarta memberitahukan bahwa SK tentang penurunan pembayaran UKT yang dikeluarkan oleh Kemenag itu ternyata tidak valid dan diragukan. Ketidakvalidan SK ini bahkan disepakati bukan hanya oleh rektor UIN Jakarta saja, tapi juga oleh UIN-UIN lainnya.

Setelah pembahasan masalah kompensasi, nyatanya Tanggal 20 April kemarin Kemenag malah mengeluarkan SK tentang pembatalan soal kompensasi diskon pembayaran UKT. Oleh karena itu, saya pikir wajar kalau mahasiswa UIN Jakarta merasa telah diphp oleh pihak Kemenag dan UIN. 

Sebagai mahasiswa UIN Jakarta yang baik dan budiman, saya kira justru kenaikan UKT serta tidak jadinya kompensasi bayaran UKT ini tidak usah dipermasalahkan dengan heboh.

Baca Juga:

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

Tidak usahlah kita berpikir yang macam-macam. Masa kita jadi stress dan pusing sendiri ketika pihak UIN dan Kemenag saja santai seperti tidak terjadi apa-apa.

Seperti orang Indonesia pada umumnya yang pandai mengambil hikmah dari sebuah kejadian, saya pikir kabar kenaikan UKT dan PHP dari Kemenag ini sebenarnya kabar baik untuk para mahasiswa UIN. Kenapa? Sini saya jelaskan pelan-pelan. 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Ingatlah kembali nama kampus kita yang sangat keren dan agamis ini, apa namanya? Betul, Universitas Islam Negeri! Lihat, tercantum label islam di sana. Pasti apa pun kebijakan yang diambil kampus bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keislaman kita.

Sadar nggak kalau dengan naiknya UKT, kita bisa menjadi sosok insan yang lebih baik khususnya dalam menerima cobaan. Kenaikan UKT itu adalah cara supaya kita tambah bersabar. Tambah ikhlas, dan tahu tidak? Itu artinya peluang kita untuk bersedekah dan beramal lebih banyak. Salah satunya adalah lewat kampus! Satu lagi, ini UIN. Mahasiswa baru harusnya bersyukur karena masuk negeri dan sambil beramal. Catat itu.

Info tentang UKT naik yang dadakan itu bukan prank. Ingat baik-baik, itu cuman simulasi musibah saja. Kita semua tahu, manusia yang berencana tapi Allah yang berkehendak. Anggap saja itu simulasi, kita manusianya ya lalu pihak kampus jadi… halo, halo, kok putus-putus ini! Ya pokoknya begitulah, intinya perbanyak muhasabah diri kita. UIN itu memang luar biasa mengajarkan kita banyak hal, dan menjadikan kita pribadi yang lebih mulia sifat dan akhlaknya bukan?

Tentang masalah kompensasi yang ditarik kembali oleh pihak Kemenag itu bukan prank atau kita diPHP. Itu teman-teman, hanya simulasi lagi-lagi untuk kita para mahasiswa UIN Jakarta, ataupun UIN lainnya. Kemenag mengajarkan kita bahwasanya berharap pada makhluk atau manusia itu memang tidak baik! Wahhhh, tidak terpikirkan bukan? Berharap hanya pada Tuhan saja, disini Kemenag dengan adanya penarikan kompensasi dimaksudkan supaya hati kita lebih ikhlas jika ada kejadian sedemikian rupa yang sama. Ingat, jangan berharap pada manusia! 

Jadi, mari sekarang kita sama-sama bersyukur dan merasa beruntung sudah masuk UIN Jakarta. Untuk mahasiswa dan DEMA-U juga harusnya mendukung untuk kenaikan UKT ini. Kapan lagi kita bisa bersabar, istighfar dan beramal di waktu yang sama, apalagi sekarang sedang Bulan Ramadan, waktunya puasa dan meningkatkan amal baik. Pokoknya hidup UIN!

BACA JUGA Mencoba Tabah Menjadi Mahasiswa UNS yang Berulang Kali “Diblenjani” Bapaknya Sendiri atau tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 April 2020 oleh

Tags: kenaikan UKTmahasiswa uinUIN
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

UIN Jogja Tidak Pantas Lagi Menyandang Status Kampus Rakyat (Unsplash)

UIN Jogja Tidak Pantas Menyandang Status Kampus Rakyat ketika UKT Anak Petani Tembus 7 Juta Rupiah!

28 September 2023
Sambal Terasi Paling Nikmat ada di Pak Kumis Samping UIN Jakarta (Unsplash)

Warung Tenda Pak Kumis UIN Jakarta Meninggalkan Jejak Sambal Terasi yang Bikin Kangen

15 Agustus 2023
Keunikan UIN Jogja, Mahasiswanya seperti Nggak Kuliah di Kampus Islam Mojok.co

Keunikan UIN Jogja, Mahasiswanya seperti Nggak Kuliah di Kampus Islam

2 Juni 2025
Lulusan UIN Syarif Hidayatullah (Unsplash)

Nama Resmi UIN Memang Terlalu Sulit untuk Dihapal

10 Desember 2022
5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain Mojok.co

Akui Saja, Lulusan UIN Memang Skill-nya di Bawah Rata-rata, dan Inilah Penyebabnya

25 Maret 2026
Anak UIN Nggak Punya Masa Depan Cerah! Kamu Mau Jadi Apa! (Unsplash)

Stigma Busuk Menyebutkan kalau Anak UIN Nggak Akan Maju dan Punya Masa Depan Cerah, Apalagi Kuliah Pendidikan

5 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa Mojok.co

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa

9 Juli 2026
Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat Mojok.co

Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat

10 Juli 2026
4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

11 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026
Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.