Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Syarat Utama yang Harus Dimiliki jika Ingin Menjadi Barista

Agus Dhiki Saputra oleh Agus Dhiki Saputra
24 Juni 2021
A A
3 Syarat Utama yang Harus Dimiliki jika Ingin Menjadi Barista terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah sekitar lima bulan saya bekerja di perusahaan F&B dan berprofesi sebagai barista. Awalnya saya mengira nggak akan pernah bisa bekerja di tempat semacam itu lantaran nggak punya ketertarikan terhadap ragam jenis makanan dan minuman. Dan sudah dapat dipastikan saya bukanlah orang yang hobi berwisata kuliner.

Pernah suatu kali ketika seorang teman lama sedang berkunjung ke kamar kosan, malam harinya ia merasa lapar dan mengajak saya mencari makan. Kebetulan di jam itu semua warung nasi sudah tutup, dan yang tersisa hanya tukang nasi goreng. Lalu teman saya itu bertanya di mana tukang nasi goreng yang jaraknya dekat. Saya tunjuk empat lokasi tukang nasi goreng yang jaraknya dari kamar kosan memang cukup dekat. Lantas ia pun kembali bertanya, “Mana yang paling enak?”

Saya malah kebingungan kalau ditanya begitu. Karena meski keempatnya sudah pernah saya coba, saya tetap nggak tahu mana nasi goreng yang paling enak. Saya kalau makan, ya tinggal makan. Yang penting kenyang dan murah. Urusan rasa nggak jadi soal. Akhirnya saya tunjuk random saja, “Di sana!” Setelah makan, dalam perjalanan pulang dia bilang kalau nasi goreng yang baru saja kami santap habis itu kurang enak. Minyaknya juga terlalu banyak. Belum lagi kecapnya yang kurang mengaduk dan bla bla bla lainnya.

Saya malah merasa biasa-biasa saja. Nggak sadar sampai segitunya. Lidah saya memang nggak peka dengan urusan macam begitu. Tapi ternyata itu bukanlah syarat utama untuk menjadi seorang barista, dan justru orang-orang semacam itu adalah target pemasaran kami: orang yang gemar makan atau minum.

Syarat utama menjadi barista hanya ada tiga. Pertama, daya ingat yang kuat. Di tempat saya bekerja, ada 30 lebih jenis minuman berbeda yang disediakan bagi para konsumen. Ada varian teh, kopi, susu, boba, keju, cincau, dan lainnya. Maka, seandainya seorang barista nggak memiliki daya ingat yang kuat, pastilah ia akan kelabakan ketika banyak pesanan yang datang. SOP racikan minuman memang sudah disediakan di setiap meja barista, tapi menghafal setiap racikan minuman di luar kepala adalah kunci agar pesanan cepat tersaji.

Ya masa ketika ada 10 pesanan minuman berbeda, misalnya, kamu harus lihat SOP dulu? Kalau gitu kapan selesainya, Badru? Mau dimarah-marahin sama para konsumen karena kelamaan menunggu? Wah, repot kalau gitu. Sekali lagi, menghafal semua SOP racikan minuman di luar kepala adalah kunci.

Kedua, cekatan. Di perusahaan tempat saya bekerja, seorang barista dianjurkan agar dapat menyajikan minuman secepat mungkin. Maksimal 30 detik. Mengingat begitu banyak pesaing penjual minuman-minuman kekinian di kota saya, maka kecepatan tersedianya pesanan adalah salah satu keunggulan yang harus kami tonjolkan. Terlebih agar para konsumen nggak perlu lama-lama mengantre.

Jika seorang barista memiliki daya ingat yang kuat dan cekatan, maka syarat ketiga adalah ketelitian. Berkali-kali saya harus mengingatkan anak training yang kerap keliru menyajikan pesanan. Semisal ada yang memesan Thai Tea, yang disajikan justru Green Tea. Padahal keduanya jelas berbeda, entah dari warnanya maupun aromanya.

Baca Juga:

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

Setiap saya tanya apa yang menjadi kendala, jawabannya selalu saja lupa karena terlalu banyak pesanan yang diterima. Padahal struk pesanan sudah saya tempel secara berjajar di dekat meja barista untuk memudahkan barista menyajikan minuman. Cukup SOP racikannya saja yang dihafal dan diingat, pesanannya cukup dilihat saja. Lagi-lagi muncul alasan berikutnya, yakni terlalu terburu-buru. Huft, ya namanya juga masih training, wajar saja kalau masih banyak kelirunya. Dan kalau sudah begitu, saya yang harus turun tangan untuk mengurusi semua pesanan.

Pernah juga ada konsumen yang komplain gara-gara minuman yang dipesannya nggak manis. Ketika saya cicipi sedikit, ternyata benar saja nggak ada manis-manisnya sama sekali. Dan kalau sudah begitu, kami harus meminta maaf dan cepat-cepat mengganti minumannya. Bukan malah bilang, “Coba Mbak minumnya sambil ngeliatin muka saya.” Bisa-bisa mukamu malah dibanjur sama itu minuman. Setelah saya selidiki, ternyata anak training itu lupa menuangkan gula. Lagi-lagi alasannya sama, lupa karena terburu-terburu. Padahal memang dia nggak teliti.

Itulah kira-kira 3 syarat utama yang harus dimiliki jika ingin menjadi seorang Barista. Nggak perlu ganteng. Lagi pula percuma, kan, kalau ganteng tapi lemot? Upsss~

BACA JUGA Duh, Barista Sekarang kok Banyak yang Arogan, ya? dan tulisan Agus Dhiki Saputra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: baristaGaya Hidup Terminalminuman kekinianpekerjaan
Agus Dhiki Saputra

Agus Dhiki Saputra

Alumnus UIN SGD Bandung. Tukang es yang mengisi waktu senggangnya dengan membaca dan menulis"

ArtikelTerkait

4 Alasan Sulitnya Berteman dengan Penutur Asli Bahasa Korea terminal mojok

4 Alasan Sulitnya Berteman dengan Penutur Asli Bahasa Korea

27 Juli 2021
Menguak Susahnya Mendapat Donor Plasma Konvalesen terminal mojok

Menguak Alasan Susahnya Mendapat Donor Plasma Konvalesen

16 Juli 2021
6 Rekomendasi Permainan Anak Jadul untuk Rumah Tak Berhalaman Luas terminal mojok

6 Rekomendasi Permainan Anak Jadul untuk Rumah Tak Berhalaman Luas

13 Juni 2021
kondangan saweran pernikahan dinda hauw MOJOK.CO

Rumitnya Menentukan Nominal Sumbangan Kondangan

8 Juni 2021
6 Usaha yang Kian Redup karena Perkembangan Zaman Mojok.co

6 Usaha yang Semakin Redup karena Perkembangan Zaman

29 Oktober 2025
Travel AWR, Rekomendasi Transportasi Low Budget Terbaik Rute Padang-Bukittinggi terminal mojok.co

Travel AWR, Rekomendasi Transportasi Low Budget Terbaik Rute Padang-Bukittinggi

1 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.