Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Patut Diwaspadai sebelum Mengunjungi Lamongan

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
12 Desember 2024
A A
3 Hal yang Patut Diwaspadai sebelum Mengunjungi Lamongan

3 Hal yang Patut Diwaspadai sebelum Mengunjungi Lamongan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lamongan memang bukan daerah megapolitan, tapi daya tariknya cukup kuat untuk beberapa wisatawan. Serius, kabupaten kecil di pesisir utara Jawa Timur yang lebih sering dikenal lewat sotonya ketimbang kotanya sendiri ini punya banyak sisi menarik yang membuatnya sering didatangi wisatawan. Mulai dari kulinernya yang cukup mantap sampai Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang cukup ciamik. Belum lagi karena ada beberapa makam wali yang dijadikan rute perjalanan ziarah wali oleh kaum santri.

Nah, sebelum kamu melangkah lebih jauh dan membeli tiket ke Lamongan, ada baiknya kamu tahu tiga hal ini dulu. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi biar kunjunganmu nggak berakhir dengan kalimat, “Kok nggak ada yang kasih tahu soal ini sebelumnya?”

Selain perbanyak sabar, ada beberapa hal yang perlu disiapkan supaya kunjunganmu tetap nyaman. Yuk, kita bahas santuy saja!

#1 Terima saja kalau jalan Lamongan rusaknya abadi

Kalau kamu ingin menjelajah Lamongan, terutama ke daerah-daerah pinggiran seperti Turi, Modo, Bluluk, dll., pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima. Jalanan rusak adalah “ikon tak resmi” Lamongan yang kadang bikin pengendara mendadak misuh dan gelelng-geleng. Lubang di jalan kadang lebih dalam dari ekspektasi terhadap janji-janji pemerintah daerah.

Mau berharap diperbaiki? Sepertinya lebih rasional nunggu hujan duit, deh, xixixi.

Selain itu, jangan motoran kalau siang hari. Pokoknya jangan. Apalagi kalau sedang terik-teriknya. Selain banyak jalan rusak, sinar matahari juga sedang panas-panasnya. Meski nggak sepanas neraka, tapi percayalah, kombinasi cuaca panas dan jalan rusak di Lamongan adalah kombo maut yang menyebalkan. Wes toh, ojo ngeyel.

#2 Jika hujan lebat, berhentilah sejenak

Masih menyoal kondisi jalanan berlubang. Jika hujan, maka lubang-lubang tersebut menjadi tidak terlihat. Iya, lubang-lubang yang tadi sudah bikin waswas, sekarang malah nggak kelihatan karena tertutup genangan air. Nah, ini tentu berbahaya.

Bukan apa-apa, sih, saya cuma mau memperingatkan saja, lho. Apalagi kalau musim hujan datang, beberapa daerah di Lamongan rawan banjir dadakan. Jadi, kalau hujan deras, nggak usah maksa. Mending berhenti dulu nyari tempat buat ngopi atau makan gorengan. Ora resiko, Buos.

Baca Juga:

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

#3 Kalau cari wisata affordable, kuliner adalah solusi

Wisata yg proper di Lamongan adalah wisata kuliner. Bekerja keraslah karena banyak makanan enak di Lamongan. Serius, di Lamongan memang banyak makanan enak.

Kalau spesialis seafood, ada Golden. Gus Ulil pun sudah pernah ke sini dan reviewnya cukup bagus. Kalau soal sambal, cari saja ikan asap Mbak Yuli atau lesehan Pak Botak. Jaminan enak, deh.

Kalau mau yang vintage, ada nasi jagung WBL, atau sego muduk di daerah Sendang. Pokoke banyak lah.

Makanan ringan juga banyak, kok. Mulai dari rujak rumput laut, dawet siwalan, jumbrek, dan tentu saja masih banyak. Yang paling penting semuanya enak dan terjangkau.

Saran saja, berkunjunglah ke Paciran kalau memang cari tempat dengan view laut. Jadi, semacam paket lengkap antara kebutuhan perut dan medsos. Dan tenang saja, harga makanan di sini ramah banget di kantong. Jadi, nggak usah khawatir dompet jebol meski kulineran seharian.

Nah, itulah tiga hal yang patut diwaspadai sebelum mengunjungi Lamongan. Jangan sampai niat liburan santai malah berujung stres karena kurang persiapan. Tapi tenang saja, di balik segala lika-likunya, Lamongan tetap asyik kok buat dikunjungi. Apalagi kalau kamu suka wisata kuliner, sejarah, atau sekadar menikmati vibe di kota kecil.

Jadi, kalau sudah siap mental, cus lah ke Lamongan! Liburan sebentar lagi tibaaa~

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Warga Lokal Ogah ke Wisata Bahari Lamongan meski Itu Satu-satunya Wisata di Lamongan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2024 oleh

Tags: Kabupaten Lamonganlamongan
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Jadi Makanan Khas, Soto Justru Menempati Kasta Terendah dalam Sajian Hajatan di Lamongan terminal mojok (1)

Jadi Makanan Khas, Soto Justru Menempati Kasta Terendah dalam Sajian Hajatan di Lamongan

16 September 2021
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Mencoba Berprasangka Baik terhadap Kondisi Jalan Lamongan yang Rusaknya Abadi

2 November 2024
kudus

Hikayat Orang Kudus yang Tidak Makan Sapi dan Orang Lamongan yang Tidak Makan Lele

5 Agustus 2019
Tuban Bikin Iri Warga Lamongan: Perkembangannya Pesat!

Tuban Bikin Iri Warga Lamongan: Perkembangannya Lebih Pesat!

14 Juni 2024
3 Hal yang Membuat Lamongan Semakin Payah Dibanding Tuban, padahal Dahulu Setara Mojok.co

3 Hal yang Membuat Lamongan Semakin Payah Dibanding Tuban, padahal Dahulu Setara

25 Oktober 2025
Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

Jalan Pucuk-Blimbing, Jalan Paling Berbahaya di Lamongan yang Rawan Kecelakaan Tunggal

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.