Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

3 Dosa Serial Upin Ipin kepada Penonton Indonesia

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
15 November 2024
A A
3 Dosa Serial Upin Ipin kepada Penoton Indonesia Mojok.co

3 Dosa Serial Upin Ipin kepada Penoton Indonesia (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Klaim budaya Indonesia secara halus

Upin Ipin bukan sekadar animasi hiburan saja. Lambat laun ia menjelma menjadi alat diplomasi budaya yang ampuh bagi Malaysia. Serial ini kerap mengangkat budaya asal Malaysia. Otomatis, duo kembar ini berperan sebagai alat promosi kebudayaan Malaysia secara halus.

Upin Ipin pernah menayangkan beberapa kebudayaan Indonesia dalam beberapa episodenya. Misal, lagu Rasa Sayange, batik, keris, wayang kulit, lemang, hingga rendang. Penikmat Upin Ipin dari luar Indonesia bisa dengan mudah menganggap bahwa semua kebudayaan itu asli dari Malaysia. Jika dibiarkan, negara kita akan kalah pengakuan di tingkat internasional.

Malaysia dan Indonesia memang punya sejarah panjang soal klaim budaya. Memiliki akar sejarah yang serumpun sebagai bangsa Melayu membuat dua negara ini punya kemiripan budaya. Di Indonesia, kemiripan ini sangat mudah dijumpai di Pulau Sumatera yang secara geografis  lebih dekat dengan Negeri Jiran. 

Sebenarnya, selisih paham tentang klaim kebudayaan ini menarik untuk dibicarakan. Alih-alih saling ribut, perwakilan Indonesia dan Malaysia harusnya bisa duduk bersama untuk mempelajari sejarah nenek moyangnya bangsa Melayu. Dengan begitu, akan muncul rasa saling menghargai kebudayaan satu sama lain.

Bikin anak-anak kecanduan makan ayam goreng

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ayam goreng adalah makanan yang paling disukai oleh si kembar. Kegemaran Upin dan Ipin pada ayam goreng telah disebutkan berkali-kali dalam serial itu. Bahkan, digambarkan dalam adegan meja makan yang menggugah selera. Saking cintanya dengan ayam goreng, mereka pernah menolak makan karena hari itu Kak Ros tidak menyajikan ayam goreng di meja makan.

Repetisi scene Upin dan Ipin makan ayam goreng jadi semacam doktrin bagi penonton anak-anak. Di benak mereka terbentuk narasi bahwa ayam goreng itu lezat, makan nggak akan lengkap tanpa kehadiran ayam goreng. Akibatnya, anak-anak yang hobi nonton Upin Ipin jadi kecanduan sama ayam goreng. Mereka meniru tabiat si kembar yang malas makan kalau nggak ada ayam goreng.

Paling ekstrem, anak-anak jadi susah disuruh makan sayur dan buah. Coba saja dari awal Upin dan Ipin diceritakan hobi makan sayur sop, pasti anak-anak jadi ikut-ikutan suka makan sayur yang nutrisinya lebih kompleks.

Upin Ipin memang memiliki sederet dampak negatif yang sulit dihindari. Sebagai orang dewasa, sudah menjadi tugas kita untuk mendampingi anak-anak agar mereka tidak salah memahami apa yang mereka tonton. Meski demikian, harus diakui jika tayangan asal Malaysia ini memang memiliki banyak pengajaran yang baik bagi anak-anak.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

Hingga saat ini belum ada animasi asal Indonesia yang bisa menyaingi kualitas Upin Ipin, terutama dari segi materi ceritanya. Tidak mengherankan kalau duo botak ini masih akan menjadi idola bagi anak-anak dan masyarakat Indonesia.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Episode Upin Ipin yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 November 2024 oleh

Tags: IndonesiaIpinMalaysiaUpinupin-ipin
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Orang Sunda Punya Aksen Paling Indah di Indonesia, Terdengar Lembut dan Merdu di Telinga Arek Suraboyo seperti Saya Mojok.co

Orang Sunda Punya Aksen Paling Indah di Indonesia, Terdengar Lembut dan Merdu di Telinga Arek Suroboyo seperti Saya

16 Juni 2024
Lagu Kabar Damai dari Aremania Wujud Doa Terbaik untuk Perdamaian Suporter Indonesia

Lagu Kabar Damai dari Aremania Wujud Doa Terbaik untuk Perdamaian Suporter Indonesia

8 Oktober 2022
Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus

14 Februari 2024
Ini yang akan Terjadi kalau Upin dan Ipin Bukan Anak Kembar, Masih Seru untuk Ditonton? Mojok.co

Ini yang akan Terjadi kalau Upin dan Ipin Bukan Anak Kembar, Masih Seru untuk Ditonton?

13 Februari 2025
12 Tokoh di Upin & Ipin yang Selalu Dikenang oleh Penontonnya terminal mojok.co

12 Tokoh di Upin & Ipin yang Selalu Dikenang oleh Penontonnya

23 Desember 2021

Kinerja Wasit Liga 1: Kalau Pengadil Tak Berlaku Adil, kepada Siapa Kita Harus Percaya?

4 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co semarang

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

30 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.