Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

10 Lagu tentang Jogja Paling Memorable Sepanjang Masa

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
31 Juli 2022
A A
10 Lagu tentang Jogja Paling Memorable Sepanjang Masa Terminal Mojok

10 Lagu tentang Jogja Paling Memorable Sepanjang Masa (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lagu tentang Jogja apa yang paling memorable buat kalian?

“Jogja… satu tahun lalu, nggak sengaja hape saya jatuh di Jalan Kaliurang saat bawa motor bersama kawan-kawan. Terus, kami kembali ke jalan yang kami lewati untuk mencari hape tersebut. Saya melihat ada gerombolan anak kecil menghampiri setiap orang yang lewat sambil menanyakan pemilik hape ini. Untungnya, niat hati anak kecil itu baik sekali bisa menemukan dan mengembalikan hapeku. Teharu dengan Jogja. Pengen kembali lagi suasana dan keramahannya…”

Cerita tersebut disampaikan pemilik akun Arief Nugraha di kolom komentar lagu “Yogyakarta” milik KLa Project di kanal YouTube Aquarius Musikindo. Tidak hanya Mas Arif, lebih dari dua ribu orang juga menceritakan kisah-kisah mereka, mulai dari kisah manis hingga ironis, saat tinggal di Jogja.

Tidak bisa dimungkiri, lagu “Yogyakarta” milik KLa Project memang selalu berhasil membuat siapa saja yang mendengarnya bernostalgia. Lagu yang dirilis pada tahun 1991 ini dinilai banyak orang sebagai lagu monumental yang mampu memotret hangatnya suasana di setiap sudut Kota Jogja. Tak heran jika banyak musisi yang men-cover lagu ini dan selalu sukses di pasaran.

Selain KLa Project, masih banyak penyanyi atau musisi yang menciptakan lagu tentang Jogja. Dari sekian banyak lagu tentang Jogja, ada beberapa lagu paling memorable sepanjang masa yang dijamin bisa bikin nostalgia. Berikut di antaranya.

#1 Yogyakarta – Geronimo Band

Salah satu lagu tentang Jogja yang paling memorable sepanjang masa adalah lagu berjudul “Yogyakarta” karya Anton Issoedibyo. Lagu yang dipopulerkan oleh Geronimo Band ini dirilis pada tahun 1976. Ya, usia lagu “Yogyakarta” karya Mas Anton ini jauh lebih tua dibandingkan dengan lagu “Yogyakarta” milik KLa Project yang dirilis pada 1991 silam.

Meski tidak sepopuler lagu Kla Project, lagu ini begitu familier di telinga generasi 1980-an. Secara umum, lirik di dalam lagu ini bercerita tentang ucapan selamat datang kepada orang yang berkunjung ke Kota Jogja. Berbeda dengan lagu Kla Project yang bernuansa nostalgia penuh rasa haru, lagu ciptaan Mas Anton ini terdengar lebih ceria dengan suasana berbunga-bunga menyambut sahabat dan orang-orang terdekat yang datang ke Jogja.

#2 Ngayojokarto – Genk Kobra

Lagu berjudul “Ngayogjokarto” milik grup band Genk Kobra menjadi lagu tentang Jogja yang mungkin paling jenaka. Lagu berbahasa Jawa yang dirilis pada tahun 2002 ini di dalamnya terdapat parikan yang memiliki sampiran dan isi. Meski terdengar lucu, lirik di dalam lagu “Ngayogjokarto” juga disisipi pesan-pesan moral dan nasihat yang penuh makna mendalam.

Baca Juga:

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

Melalui lagu ini, Genk Kobra tidak hanya memotret suasana di setiap sudut Kota Jogja, tetapi juga wilayah lain di DIY seperti Kabupaten Kulonprogo, Bantul, Sleman, dan Gunungkidul. Jadi, setiap kali mendengar lagu ini, seolah kamu dibawa keliling Yogyakarta dengan segala keunikan yang dimilikinya.

#3 Jogja Undercover – Slamet Man

Lagu tentang Jogja paling memorable selanjutnya adalah “Jogja Undercover”. Lagu yang dinyanyikan oleh grup band Slamet Man ini dirilis pada tahun 2008. Di dalam lagu ini terdapat kolaborasi antara musik modern dan musik tradisional Jawa.

“Jogja Undercover” sendiri menceritakan tentang sisi lain Kota Jogja. Meski sering dianggap sebagai Kota Pelajar dan Kota Budaya, tidak sedikit juga kriminalitas serta amoralitas yang masih terjadi di kota ini. Lagu ini cukup sukses memotret hitam dan putih kehidupan Jogja yang bagaikan dua sisi mata uang.

#4 Djogja – Amorisa

Buat kamu yang punya kisah cinta di Jogja, wajib mendengarkan lagu berjudul “Djogja”. Lagu yang dibawakan oleh Amorisa ini menceritakan tentang pengalaman jatuh cinta dengan seseorang di Kota Pelajar. Lirik di dalam lagu ini terdengar sederhana dan apa adanya, tetapi sanggup mewakili setiap orang yang pernah menjalin kisah asmara di Jogja.

Lagu “Djogja” sendiri diciptakan oleh Adam N dan dirilis pada tahun 2018. Tidak hanya sukses membuat para pendengar bernostalgia, lagu “jogja” juga bisa mengobati kerinduan orang-orang yang sudah meninggalkan kota ini. Ya, lagu tentang Jogja ini sangat cocok kamu dengarkan sambil menunggu kereta datang menjemput di Stasiun Tugu atau Lempuyangan.

https://www.youtube.com/watch?v=i2DOuIfoFik

#5 Jogja Istimewa – Jogja Hip Hop Foundation

Salah satu lagu tentang Jogja yang paling memorable selanjutnya adalah “Jogja Istimewa” yang dinyanyikan oleh Jogja Hip Hop Fundation (JHF). Lagu yang diciptakan oleh Mas Marzuki Mohamad ini dirilis pada tahun 2009 dan masuk dalam album Trilogy of Jogja.

“Jogja Istimewa” menjadi salah satu lagu yang cukup sakral karena di dalamnya terdapat lirik-lirik yang pernah diungkapkan oleh beberapa tokoh, seperti Sultan HB IX, Ki Hajar Dewantara, dan RM Sosorokartono. Selain itu, lagu ini juga menjadi simbol dan dukungan warga Jogja untuk tetap mempertahankan Keistimewaan Yogyakarta.

#6 Jogja Ora Didol – Jogja Hip Hop Foundation

Setelah lagu “Jogja Istimewa” sukses di pasaran, pada tahun 2014, JHF kembali merilis lagu tentang Jogja dengan judul “Jogja Ora Didol”. Sekilas, seolah lagu ini  menjadi antitesis dari lagu “Jogja Istimewa” yang pernah mereka bawakan pada 2009 lalu. Ya, lagu “Jogja Ora Didol” ini menyoroti penataan kota yang kian semrawut seperti maraknya pembangunan hotel, kemacetan, hingga banyaknya aksi kekerasan.

Lagu ini juga mengangkat isu mengenai nilai-nilai tradisi dan budaya yang sudah mulai pudar di Yogyakarta. Hal ini seperti yang tersirat pada penggalan lirik, “Pasar-pasar padha ilang kumandange // Malah kalah karo mall sing padang lampune // Simbok-simbok kepeksa nguculi jarike // Dha ganti katok gemes macak kaya SPG”. Melalui lagu ini, JHF juga menuntut agar lembaga pemerintahan mau melindungi serta menciptakan rasa aman di Yogyakarta.

#7 Kapan ke Jogja Lagi – The Everyday

Lagu tentang Jogja paling memorable lainnya adalah lagu berjudul “Kapan ke Jogja Lagi” yang dibawakan oleh grup band The Everyday. Lagu yang dirilis pada tahun 2014 ini begitu melekat di telinga para penikmat musik Jogja. Liriknya yang sederhana dan mudah dihafal, membuat lagu ini bisa diterima semua kalangan.

Sampai sekarang, lagu “Kapan ke Jogja Lagi” masih sering diputar dan didengarkan di radio dan streaming online. Sentuhan musik jazz berpadu dengan lirik yang berbunga-bunga, membuat lagu ini cocok didengarkan saat bersantai sambil menikmati secangkir teh bersama sahabat dan orang-orang terdekat.

#8 Di Sayidan – Shaggydog

Nongkrong di pinggir jalan bersama sahabat dan orang-orang terdekat belum lengkap rasanya jika tidak bermain gitar sambil menyanyikan lagu “Di Sayidan” milik Shaggydog. Ya, lagu yang dirilis pada tahun 2003 ini begitu melekat di telinga kawula muda dan seolah menjadi lagu wajib saat nongkrong.

Sayidan sendiri merupakan salah satu kampung di Jogja, yang berada di Kelurahan Pawirodirjan, Kecamatan Gondomanan. Konon, lagu ini diciptakan oleh para personel Shaggydog saat nongkrong sambil meneguk “air kedamaian” di sebuah gang di kampung Sayidan. Tak heran, jika lagu ini kental dengan suasana tongkrongan yang begitu hangat dan bersahabat.

#9 Tiga Puluh Tahun Pengangguran – DOM 65

Di saat semua penyanyi atau grup band membuat lirik-lirik romantis tentang Jogja, DOM 65 meluncurkan lagu tentang Jogja dengan sisi yang berbeda. Band beraliran streetpunk asal Jogja ini pada 2020 lalu merilis lagu berjudul “Tiga Puluh Tahun Pengangguran”. Sesuai judulnya, lagu ini memotret fenomena banyaknya pengangguran dan PHK di Kota Pelajar.

Dalam lagu berdurasi 2:55 menit ini, DOM 65 sukses menjadi antitesis dari lagu-lagu bertema cinta dan kenangan di Jogja. Melalui lagu “Tiga Puluh Tahun Pengangguran”, DOM 65 mampu menggambarkan kerasnya kehidupan di Kota Jogja. Meski menyandang predikat sebagai Kota Pendidikan, masih banyak anak muda yang tidak memiliki ruang untuk berekspresi dan akhirnya menjadi seorang pengangguran.

#10 Sesuatu di Jogja – Adhitia Sofyan

“Terbawa lagi langkahku ke sana, mantra apa yang istimewa, ku percaya selalu ada sesuatu di Jogja”… Mendengar penggalan lirik lagu berjudul “Sesuatu di Jogja” milik Adhitia Sofyan tersebut, seolah kita dibawa ke dalam setiap sudut Kota Jogja yang tentu memiliki banyak cerita dan kenangan bagi para penghuninya.

Sejak rilis pada tahun 2017 di kanal YouTube Adhitia Sofyan, lagu ini sukses membuat orang-orang yang pernah tinggal di Jogja baper seketika. Petikan gitar yang jernih dan merdu berpadu dengan liriknya yang manis, mampu mengabadikan setiap momen indah di Kota Pelajar. Sampai hari ini, lagu ini telah ditonton dan didengar lebih dari 38 juta kali.

Itulah beberapa lagu tentang Jogja yang paling memorable sepanjang masa. Terlepas dari masalah UMR yang rendah, maraknya klitih, dan riuhnya suara klakson bersahut-sahutan di sepanjang jalan, harus diakui Jogja memang selalu menyimpan cerita bagi para penghuninya, baik itu kenangan manis maupun miris. Lalu, apa kenangan kamu dengan kota ini?

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Lagu ‘Yogyakarta’ dan ‘Sesuatu di Jogja’ Bikin Saya Halu Berasa Jadi Orang Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2022 oleh

Tags: Jogjalagumemorable
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Boleh Membanggakan SCBD Jogja, tapi Jangan Lupakan Gamping dan Mlati Sleman yang Akan Menjadi The Next SCBD Jogja Barat

Boleh Membanggakan SCBD Jogja, tapi Jangan Lupakan Gamping dan Mlati Sleman yang Akan Menjadi The Next SCBD Jogja Barat

19 Desember 2025
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Saya Semakin Muak dengan Orang yang Bilang Jogja itu Nggak Berubah Padahal Nyatanya Bullshit!

19 November 2025
Mi Ayam Pak Narto: Rasa Elit, Kantong Tak Menjerit

Mi Ayam Pak Narto: Rasa Elit, Kantong Tak Menjerit

8 Mei 2023
7 Pantai di Jogja yang Bikin Kamu Lupa Parangtritis (Unsplash)

7 Pantai di Jogja yang Bikin Kamu Lupa Parangtritis

30 Oktober 2025
Jalan Kusumanegara Wujud Ruwetnya Jalanan Jogja (Unsplash)

Marilah Kita (Memaksa Diri) Menikmati Kemacetan Jogja dengan Elegan

6 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.