Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Dokter Tirta Hudhi Digas Netizen Karena Lalai Menerapkan Protokol Jaga Jarak

Redaksi oleh Redaksi
15 Juni 2020
A A
dokter tirta
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dokter Tirta Hudhi yang muda, beda, dan blunder, eh, berbahaya ding.

Di mata netizen, kesalahan kecil tak pernah menjadi kesalahan kecil. Ia akan selalu tampak menjadi besar. Apalagi jika kesalahan tersebut dilakukan oleh orang yang selama ini dikenal aktif mengedukasi orang-orang agar tidak melakukan kesalahan tersebut.

Itulah yang sekarang mungkin sedang terjadi pada dokter Tirta Hudhi, sosok yang kemarin baru saja kedapatan tidak menjaga protokol social distancing saat berkunjung ke salah satu gerai bar dan resto Holywings.

Foto dirinya saat sedang berangkulan dengan dua orang rekannya di salah satu gerai Holywings ternyata menjadi muara masalah yang kini sedang menimpanya.

Tujuan dokter Tirta berkunjung ke Holywings sebenarnya untuk membahas kolaborasi produksi masker bertajuk Holywings x dr. Tirta, namun dalam kunjungan tersebut, Dokter Tirta tampaknya lupa untuk menerapkan protokol menjaga jarak dengan kawan-kawannya di Holywings.

Foto tersebut praktis langsung menjadi santapan yang lezat bagi para netizen. Maklum, selama ini, Dokter Tirta terkenal sering mengedukasi orang-orang tentang pentingnya menjaga jarak. Selain itu, ia juga tak segan-segan untuk “membacoti” pesohor lainnya yang dianggap tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kolom komentar akun sosial media Dokter Tirta pun langsung penuh dengan komentar-komentar miring (namun beberapa lucu, sih) tentang Dokter Tirta.

“Apa pun makanannya, minumnya ludah sendiri.”

“Ya begini kalau influencer nyaru-nyaru jadi dokter.”

“Kepala pundak blunder lagi blunder lagi.”

Itu masih belum seberapa, yang lebih pilu, sekarang, hampir setiap kali Dokter Tirta ngetwit atau posting di Instagram, maka bisa dipastikan bakal selalu ada komentar yang isinya berupa twit Dokter Tirta beberapa bulan lalu saat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya social distancing:

“KALIAN JANGAN CUEK ! ITALIA SUDAH 1000 meninggal / days. Jenaza dimana2. Tenaga medis sudah kalah di sana. Even dibantu china, mereka ga bisa menang. Kenapa? Karena warganya ngeyel ketika disuru social distancing!”

Ah, memang berat menjadi seorang influencer apalagi dengan embel-embel dokter seperti Dokter Tirta di masa pandemi seperti sekarang ini. Namun ya mau bagaimana juga, itu adalah bagian dari konsekuensi yang memang harus dihadapi, sebab embel-embel itu pulalah yang tak bisa dimungkiri membuat nama Dokter Tirta naik, bahkan saat dirinya sekarang sudah tidak lagi bertugas menjadi dokter.

Hidup memang penuh dengan keseimbangan. Ada kalanya tukang ngegas justru dikasih giliran buat digas.

Iklan

dokter tirta

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2020 oleh

Tags: coronadokter tirta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ivermectin Beneran Obat COVID-19? Jangan Mudah Percaya Pesan WhatsApp dengan Status ‘Forwarded Many Times’
Esai

Ivermectin Beneran Obat COVID-19? Jangan Mudah Percaya Pesan WhatsApp dengan Status ‘Forwarded Many Times’

11 Juni 2021
Kepala Suku

Belajar dari Masjid Aljihad

3 Mei 2021
Bukan karena Hidayah Anak Saya Lupa Rasanya ke Gereja
Esai

Bukan karena Hidayah Anak Saya Lupa Rasanya ke Gereja

4 Maret 2021
Prediksi Corona Berakhir 3 Juni Memang Lebih Mirip Ramalan Zodiak mojok.co
Kilas

Mereka yang Masih Jadi Langganan “Olok-Olokan” Setelah Satu Tahun Corona Masuk Indonesia

3 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.