Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Isu PKI yang Tak Pernah Basi

Redaksi oleh Redaksi
8 Maret 2018
A A
isu pki
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Isu PKI memang selalu menjadi isu yang empuk untuk dihembuskan, terutama di masa-sama menjelang pemilu seperti sekarang ini. Ia menjadi salah satu isu yang ampuh dan ciamik untuk memancing kerusuhan.

Jangankan isu dan kemudian menjadi kenyataan, lha wong sekadar diskusi soal isu PKI saja sudah cukup untuk bikin ricuh.

Selasa 3 Maret kemarin, diskusi yang mengangkat tema ‘Isu Kebangkitan PKI: Antara Realita atau Propaganda’ berakhir ricuh.

Diskusi yang diselenggarakan oleh Kaukus Muda Indonesia (KMI) di Grand Sahid Jakarta itu berujung ricuh karena menjelang berakhirnya diskusi, pembawa acara mengatakan akan segera memulai pembacaan deklarasi ‘Stop Eksploitasi Isu Kebangkitan PKI’, sebagian peserta yang secara “ideologis” mungkin percaya dengan kebangkitan PKI tentu saja menolak acara pembacaan deklarasi tersebut.

Tak hanya diskusinya yang berakhir dengan ricuh, pernyataan-pernyataan yang muncul setelah diskusi tersebut juga memancing “kerusuhan” yang lain.

Kivlan Zen, misalnya. Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu menyebut PDIP banyak menampung pihak yang terkait PKI.

“Enggak, PDIP (bukan pecahan PKI), tapi banyak menampung,” kata Kivlan.

Terkait tudingan PKI tersebut, PDIP yang memang selama ini sudah sangat sering diserang dengan isu PKI tentu saja membantah.

“Di dalam AD/ART partai kami, kader yang memiliki keanggotaan partai lain saja dipecat, apalagi anggota PKI,” kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Atas tudingan Kivlan Zen (yang dulu juga pernah menyebut bahwa anggota PKI di Indonesia mencapai 15 juta) tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berencana akan melaporkan Kivlan Zen.

“Nanti PDIP juga akan melaporkan dia (Kivlan Zen). Jadi harus berdasarkan fakta dan data. Aku yakin pasti akan ada langkah hukum, karena kita enggak mau dalam urusan caci maki,” kata kader PDIP Eva Kusuma Sundari.

Nah tho, kurang hebat apalagi PKI itu? Lha wong baru isu saja sudah bisa bikin banyak orang bertikai, apalagi kalau sampai benar-benar ada kadernya, ada pemimpin partainya, ada rakernasnya. Pasti bakal dahsyat gegernya. Padahal, menurut penelitian Saiful Mujani Research & Consulting pada September 2017 menemukan bahwa isu sedang terjadinya kebangkitan PKI hanya diyakini oleh sekitar 12,6% populasi Indonesia.

Yah, kalau kata Panglima Tian Feng a.k.a Chu Pat Kay, “Dari dulu begitulah PKI, isunya tiada akhir.”

isu pki

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2018 oleh

Tags: Kivlan ZenPKI
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

PKI dan Politik Ingatan: Dari Demonisasi hingga Penghapusan Sejarah
Video

PKI dan Politik Ingatan: Dari Demonisasi hingga Penghapusan Sejarah

27 September 2025
bti, petani, tani.MOJOK.CO
Ragam

Rumus “3S-4J-4H” Wajib Dijalankan Pemerintah Kalau Mau Petani di Indonesia Maju

28 Januari 2025
Seputar Peristiwa 65 yang Tak Mungkin Ada di Buku Sejarah MOJOK.CO
Esai

Seputar Peristiwa 65 yang Tak Mungkin Ada di Buku Sejarah

30 September 2024
seni berpemilu ala pki jasmerah mojok
Video

Begini Strategi PKI Memenangkan Suara di Jawa Tengah pada Pemilu 1955

21 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM.MOJOK.CO

Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM

3 Maret 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Honda Vario: Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras MOJOK.CO

Honda Vario Adalah Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras, tapi Tetap Sakti dan Menjadi Pionir Matik Honda Selanjutnya

3 Maret 2026
Honda Scoopy Jual Tampang Bikin Malu, Mending Supra X 125

Honda Scoopy yang Cuma Jual Tampang Seharusnya Malu kepada Supra X 125 yang Tampangnya Biasa Saja, tapi Mesinnya Luar Biasa

28 Februari 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026

Video Terbaru

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.