Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Penghasilan Sherlock Holmes, Detektif Swasta Pilih Tanding

Redaksi oleh Redaksi
16 Agustus 2018
A A
penghasilan sherlock holmes
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selama beberapa waktu terakhir, Mojok Institute berkali-kali membahas tentang kekayaan tokoh-tokoh politik yang ikut meramaikan kontestasi politik Pilpres 2019. Kami yakin banyak pembaca yang muak dan bosan dengan pembahasan kekayaan para tokoh-tokoh politik tersebut. Kami sangat memakluminya, wong kami sendiri juga muak je.

Nah, mangkanya, di rubrik nafkah kali ini, kami akan membahas soal penghasilan tokoh fiksi. Sekali-kali, jangan terus-menerus membahas tokoh yang nyata, sebab, selain punya potensi untuk membikin iri dengki, juga membuat Mojok menjadi terasa sangat jauh dari dunia fiksi. Padahal Mojok banyak diisi oleh penulis-penulis fiksi.

Lantas, siapakah tokoh fiksi yang akan kita bahas? Yak, dari judulnya tentu sudah ketahuan. Sherlock Holmes.

Dia adalah tokoh detektif terkenal. Bahkan mungkin paling terkenal dari seluruh tokoh detektif yang pernah ada di dunia.

Sherlock adalah detektif swasta. Banyak yang menyebutnya sebagai private detective. Dirinya Sherlock sendiri menyebut dirinya sebagai “consulting detective”.

Sherlock berdomisili di kota London, tepatnya di 221B Baker Street.

Agak susah untuk mencari berapa penghasilan Sherlock Holmes, sebab motif dirinya bekerja memang bukan untuk uang, melainkan demi memuaskan hasratnya sebagai seorang detektif yang haus akan teka-teki dan kasus rumit.

Dalam beberapa kasus yang mana klien yang dia tangani miskin, dia tidak meminta bayaran, kalaupun meminta, itu murni sebagai biaya yang diperlukan sebagai sarana penyelidikan. Contoh dalam episode A case of identity, The Adventure of the Red Headed league).

Namun begitu, untuk klien yang memang kaya raya, Sherlock meminta bayaran, dan tentu saja tak sedikit. Misal, ia pernah meminta bayaran yang cukup tinggi ketika anggota kerajaan meminta jasanya, dalam episode A scandal in Bohemia. Dalam kasus tersebut, Sherlock mendapatkan bayaran £7.00 karena membantu seorang banker mengembalikan permata berharga yang dicuri.

Sherlock juga menarik bayaran £1.000 dalam episode The Adventure of the Beryl Coronet.

Nah, kasus dengan catatan bayaran tinggi yang pernah didapatkan oleh Sherlock adalah saat ia menangani kasus The Piory School. Dalam kasus tersebut, ia mendapatan bayaran sebesar £6.000.

Nah, jika dirupiahkan dan dikonversikan dengan masa sekarang, kira-kira berapakah penghasilan Sherlock?

Sherlock di masa dulu, jika dikonversikan di masa sekarang, kelipatannya adalah 60 kali lipat. Jadi jika di jaman Sherlock ia mendapatkan bayaran £1.000, maka itu setara dengan £60.000 di jaman sekarang.

Nah, dengan konversi tersebut, itu artinya, honor Sherlock untuk menangani satu kasus besar berkisar antara £60.000 – £60.000 atau yang kalau dirupiahkan setara dengan Rp1-6 miliar.

Iklan

sherlock holmes

Terakhir diperbarui pada 22 September 2018 oleh

Tags: sherlock holmes
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya! MOJOK.CO

Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya!

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026

Video Terbaru

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.