Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Mahfud MD, Kandidat Potensial Cawapres Jokowi

Redaksi oleh Redaksi
9 Agustus 2018
A A
Menghitung Kekayaan Mahfud MD, Kandidat Potensial Cawapres Jokowi

Menghitung Kekayaan Mahfud MD, Kandidat Potensial Cawapres Jokowi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Nama Mahfud MD menjadi salah satu pilihan teratas dalam bursa cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019 mendatang melawan Prabowo (yang dikabarkan menggandeng Sandiaga Uno). Selain rumor inisial cawapres yang berinisial M yang memang cocok dengan namanya, dugaan besarnya terpilihnya Mahfud MD sebagai cawapres adalah karena dirinya sesuai dengan bocoran soal cawapres Jokowi yang konon merupakan sosok non militer dan non partai.

Banyak pihak yang menganggap Mahfud merupakan calon pendamping yang tepat untuk Jokowi. Bahkan, sudah ada beberapa tokoh yang memposting poster Jokowi bersebelahan dengan Mahfud MD dalam ornamen pakaian capres dan cawapres.

Mahfud dianggap sangat kompeten, ia ahli tata negara jempolan. Dirinya merupakan tokoh yang pernah menjabat di meja eksekutif, legislatif, maupun yudikatif (Di eksekutif, ia pernah menjadi Menteri Pertahanan serta Menteri Kehakiman dan HAM pada era Gus Dur. Di legislatif, ia pernah menjabat sebagai DPR RI periode 2004-2008. Di Yudikatif, ia pernah menjadi Hakim Konstitusi serta Ketua Mahkamah Konstitusi). Tak banyak tokoh yang punya rekam jejak kepemimpinan yang komplit seperti Mahfud ini.

Nama Mahfud juga sedang menjadi banyak perbincangan atas status ke-NU-annya. Hal yang cukup menarik, selain karena namanya Mahfud MD (dan bukan Mahfud NU, hehehe), ia juga seorang Madura, wilayah yang jangankan manusia, ayam atau kambing pun begitu lahir otomatis NU.

Nah, di tengah suasana perbincangan yang serba Mahfud ini, Mojok Institute iseng membahas kekayaan Mahfud MD. Mojok Institute yakin, tentu banyak yang penasaran dengan kekayaan Mahfud, apalagi jika membandingkan kekayaan dirinya dengan “cawapres” Prabowo, Sandiaga Uno yang diketahui punya kekayaan triliunan itu.

Mari kita blejeti kekayaan Mahfud MD dengan riang gembira.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara tahun 2013, Mahfud MD tercatat punya aset kekayaan berupa tanah dan bangunan. Tak tanggung-tanggung, asetnya yang berupa tanah dan bangunan ini jumlahnya 14. Nilai seluruh tanah dan bangunan yang ia punya adalah sebesar Rp4.260.434.000.

Untuk aset berupa kendaraan, Mahfud tercatat mempunyai 5 mobil dan 1 motor dengan nilai sebesar Rp777.000.000.

Mahfud juga punya aset harta bergerak yang tidak disebutkan bentuknya, nilai aset harta bergerak ini sebesar Rp73.200.000.

Yang terakhir, merupakan aset harta paling besar dari seorang Mahfud MD, yakni berupa giro dan setara kas.

Nilai aset giro dan setara kas yang dimiliki oleh Mahfud ini sebesar Rp9.953.324.397 dan USD104.615.

Nah, jika ditotal, jumlah aset kekayaan tokoh kelahiran Sampang, Madura, 13 Mei 1957 ini adalah sebesar Rp15.063.958.397 dan USD104.615.

Wah, lumayan kaya raya pak Mahfud ini. Tapi… kalau dibandingkan sama “cawapres” sebelah, tentu masih kalah jauh. 

mahfud md

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2018 oleh

Tags: cawapresjokowimahfud md
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Membenci tradisi tukar uang alias penukaran uang baru menjelang lebaran untuk bagi-bagi THR MOJOK.CO

Tak Ikut Tukar Uang Baru buat THR ke Saudara karena Tradisi Toxic: Pilih Jadi Pelit, Dibacotin tapi Bahagia karena Aman Finansial

9 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Perasaan duka

Duka Dianggap Hanya Terjadi saat Menangis, padahal Perasaan Sedih Bisa Muncul secara Random dan Absurd

10 Maret 2026
Sarjana Ekonomi pilih berjualan ayam penyet

Sarjana Ekonomi Pilih Berjualan Ayam Penyet, Sempat Diremehkan Banyak Orang, tetapi Bisa Untung 3x Lipat UMR dan Kalahkan Gaji Pekerja Kantoran

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.