Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Gatot Nurmantyo yang Kini Jadi Rebutan

Redaksi oleh Redaksi
22 Agustus 2018
A A
gatot nurmantyo
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gatot Nurmantyo yang sebelumnya gagal dalam bergerilya untuk menjadi capres. Kini ia semacam menjadi rebutan untuk berada dalam daftar Tim Kampanye Nasional kedua belah kubu.

Gatot Nurmantyo, adalah nama yang sempat timbul tenggelam, yang kemudian benar-benar tenggelam dalam bursa capres-cawapres kemarin. Padahal banyak yang ia lakukan agar masuk menjadi salah satu kandidat. Sayangnya ia gagal dalam menyempurnakan gerilya politiknya. Nama besarnya yang telah ia panaskan selama setahun terakhir, tidak mampu meyakinkan 11 partai pengusung untuk berpindah dari duel lama, Jokowi-Prabowo the movie.

Setelah ditetapkan nama-nama bakal calon capres-cawapres untuk pemilu mendatang. Saat ini mereka tengah disibukkan memilih orang-orang potensial yang dapat mengisi daftar tim pemenangan. Nama Gatot Nurmantyo ternyata menjadi salah satu sosok yang diperebutkan.

Tidak apa-apa, Pak Gatot. Walau tidak diperebutkan parpol untuk menjadi capres. Setidaknya Bapak diperebutkan dalam hal lain di tengah semarak Pemilu 2019 ini. Daripada tidak sama sekali.

Anggota Majelis Syuro PKS, Aboe Bakar Al Habsyi menduga Mantan Panglima Jenderal (Purn), Gatot Nurmantyo akan menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Kalau memang hal ini benar, maka ia akan berhadapan langsung dengan Djoko Santoso dari kubu Prabowo.

Wah, apakah ini tidak sengaja? Atau sudah diatur sedemikian rupa? Di balik sosok-sosok sipil yang tampil (Eh ada Prabowo nyempil, ding). Ada TNI yang bertanding di balik layar. Wow! Wow! Wow! Apakah Anda melihat sesuatu?

Menanggapi hal yang disampaikan oleh PKS, Wasekjen Golkar, M Sarmuji memang mengatakan kejutan bisa saja terjadi. Apalagi Gatot merupakan sosok yang memang memiliki kemampuan untuk memimpin. Namun jika ternyata nanti bukan Gatot yang menjadi nahkoda, hal ini bukan berarti kapasitasnya kurang mumpuni.

Sarmuji mengatakan, siapapun nanti yang akan memimpin timses Jokowi-Ma’ruf Amin tidak menjadi persoalan. Selama sosok tersebut memiliki kemampuan memimpin dan manajerial tim yang baik.

Turut menanggapi hal yang disampaikan oleh PKS, Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP, Eva Kusuma Sundari mengungkapkan, mengenai hal itu sebenarnya belum dibahas. Namun bisa saja terjadi karena Jokowi kan suka bikin kejutan. Wah, cocok jadi EO acara ulang tahun dong~

Eva juga menyebut Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tidak percaya pada dikotomi komposisi sipil-militer. Sebab pesta demokrasi ini untuk bergembira, bukanlah perang, Saudara-saudara…

Ia juga menyebutkan, kriteria sang Ketua TKN tidak jauh berbeda dengan gaya Jokowi, sang manten, yakni orang yang pro-kinerja, pro-damai, dan pro-kecerdasan. Atau dalam artian, memiliki IQ-EQ-SQ yang berimbang.

Di sisi lain, ternyata Sandiaga Uno, bakal cawapres Prabowo sedang melakukan pendekatan ke Gatot Nurmantyo.

Sandiaga mengungkapkan sedang meminta waktu dengan Gatot sudah hampir dua minggu namun belum diterima. Ia pun sudah berkomunikasi dengan tim Gatot mengharapkan pertemuan dengan segera. Sandiaga berharap, mudah-mudahan hal tersebut dapat mengajak Gatot Nurmantyo untuk berjuang bersama.

Sandiaga pun menambahkan, kemungkinan Gatot untuk masuk timses sangat besar. Ia berharap pertemuannya nanti akan memperoleh kesepakatan. Serta akan ada kesamaan pikiran dan pandangan untuk memastikan Indonesia lebih baik ke depan. Pasalnya sang mantan wagub DKI Jakarta ini menilai Gatot merupakan Panglima TNI yang fokus ingin berjuang bersama.

Iklan

Jangan-jangan Pak Gatot ngulur-ngulur waktu ketemu Sandiaga Uno, sambil berharap-harap mendapatkan undangan dari Jokowi, ya? Atau justru sedang sakit hati karena sebelumnya tidak dianggap sama sekali? Eh. (A/L)

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2018 oleh

Tags: Djoko Santosogatot nurmantyojokowiKetua tim kampanye nasionalPemilu 2019Pilpres 2019prabowoSandiaga Uno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
MY Lawson, aplikasi membership yang beri ragam keuntungan ke pengguna MOJOK.CO

Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan

10 Januari 2026
literasi rendah di Papua dan upaya mahasiswa BINUS. MOJOK.CO

Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan

8 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.