Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Abdul Somad Lebih Didengar Umat Daripada Habib Rizieq untuk Pilpres 2019 Versi Survei LSI

Redaksi oleh Redaksi
25 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Abdul Somad menduduki peringkat pertama sebagai ulama yang paling didengar oleh umat muslim mengenai isu Pilpres 2019 nanti, bahkan mengalahkan Habib Rizieq Shihab menurut survei LSI.

Berbagai hasil survei sementara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah dibuka untuk publik baru-baru ini. Salah satu yang sudah mengumumkan hasil survei mengenai isu Pilpres adalah Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Dalam salah satu surveinya, LSI mencari siapa tokoh umat muslim paling berpengaruh bagi umat dalam Pilpres 2019 nanti dan hasilnya Ustaz Abdul Somad berada di urutan teratas.

Uniknya, nama Abdul Somad mengungguli Habib Rizieq sebagai sosok yang berpengaruh. Padahal sejak sebelum masa pendaftaran capres dan cawapres, Habib Rizieq termasuk tokoh yang paling didengar oleh umat—atau setidaknya umat Persaudaraan Alumni (PA) 212. Hal ini menunjukkan bahwa sekalipun Habib Rizieq lebih senior sebagai pemuka agama, umat Islam ternyata diwakili bukan hanya dari PA 212 saja.

Selain Abdul Somad yang mengungguli Habib Rizieq, muncul nama cawapres untuk pasangan Jokowi, yakni KH. Ma’ruf Amin sebagai tokoh muslim yang berpengaruh. Meski masih di bawah Somad, ternyata pengaruh KH. Ma’ruf Amin masih berada di atas Habib Rizieq.

LSI merinci ada delapan tokoh muslim atau pemuka agama Islam yang dijadikan rujukan. Beberapa di antaranya ada Ustaz Abdul Somad, Ustaz Yusuf Mansyur, KH. Ma’ruf Amin, Habib Rizieq Shihab, Amien Rais, KH. Said Aqil Siraj, Din Syamsuddin, sampai TGH Zainul Majdi atau lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB).

Survei ini sudah digelar pada periode 12-19 Agustus 2018 dengan responden sebanyak 1.200 orang dengan multistage random sampling dan mewancarai secara tatap muka secara langsung. “Ustaz Abdul Somad adalah ulama atau tokoh agama yang paling didengar imbauannya oleh masyarakat,” kata Rully Akbar, Peneliti LSI Denny JA.

Hasil survei:

 

Uniknya, para umat yang lebih mendengarkan Somad ini merupakan umat yang lebih condong mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ketimbang Jokowi-Ma’ruf. Pilihan ini tentu senada dengan pilihan Habib Rizieq, di mana ulama yang sedang umroh untuk jangka waktu tak terbatas itu begitu getol mendukung Prabowo-Sandi.

Hasil ini menjunjukkan bahwa dari beberapa umat Habib Rizieq sendiri, ternyata ada banyak yang lebih memilih mendengarkan Abdul Somad ketimbang imam mereka sendiri. Lalu, kira-kira, apa pesan moral dari hasil survei ini bagi Habib Rizieq sodara-sodara? (K/A)

Terakhir diperbarui pada 25 Agustus 2018 oleh

Tags: abdul somadDin SyamsuddinHabib RizieqjokowiMa’ruf AminPA 212Pilpres 2019prabowosaid aqilSandiaga Unotuan guru bajang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.