Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Sepenting Apa Menghapus Foto Mantan di Medsos?

Foto mantan adalah kenangan yang paling kuat bertahan.

Audian Laili oleh Audian Laili
26 Juli 2018
A A
ilustrasi Sepenting Apa Menghapus Foto Mantan di Medsos? mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah putus rasa-rasanya semua hal tentang dia ingin dibuang begitu saja. Termasuk keinginan kuat untuk menghapus foto mantan. Tak rela jika ada hal kecil tentangnya cawe-cawe kemudian membawa kembali pada hal yang telah lalu. Eh tapi kok belum rela ya, kalau langsung dihapus gitu aja?

Setiap hubungan pasti memunculkan perbedaan. Perbedaan-perbedaan tersebut ada yang dapat disesuaikan namun ada pula yang kemudian memunculkan permasalahan. Hal ini menjadi wajar, karena semakin intens sebuah interaksi, maka semakin intens pula masalah yang muncul.

Memang ada masalah yang bisa diselesaikan dengan baik, namun ada pula yang hanya bisa diselesaikan setengah-setengah saja. Semacam kelihatannya sih selesai, tapi ternyata di hati masih nggerundel. Nah, ternyata perasaan nggerundel yang sedikit demi sedikit tersebut tiba-tiba keluar begitu saja. Mencapai puncaknya ketika dipicu oleh sebuah masalah yang cukup besar.

Lalu, kalian merasa bahwa satu-satunya jalan adalah dengan berpisah. Tidak saling mengikatkan perasaan lagi.

Sakit? Iya banget. Tapi ternyata perasaan malu juga tidak kalah. Hubungan yang sangat dibanggakan di depan halayak, harus menerima nasibnya tidak sesuai dengan yang direncana dan dikoar-koarkan.

Oke, apapun yang terjadi kamu perlu ingat, jangan sampai melakukan hal-hal yang kekanak-kanakan ketika suasana hati sedang kalut-kalutnya. Misalnya, langsung blokir akun mantan, bikin postingan yang menunjukkan kegalauan bin ngenes, bikin akun palsu untuk ngirim pesan ke mantan biar bisa ngata-ngatain sepuasnya, atau hapus foto-foto tentangnya di media sosial.

Eh, tunggu, untuk yang terakhir bisa kamu lakukan, ding. Asalkan dengan mengingat dua hal, jangan langsung dilakukan ketika putus dan langsung menghapus semuanya. Lakukan satu persatu secara perlahan.

Langsung menghapus foto mantan ketika putus atau langsung menghapus semua foto-foto di media sosial tersebut tanpa tersisa, hanya akan memunculkan banyak pertanyaan dari teman-temanmu yang kebanyakan bukan peduli dan sebatas cuma ingin tahu, “Kalian ada apa?” Jadi, lakukan saja secara perlahan dan tidak gegabah.

Walau dianggap kekanak-kanakan, menghapus foto mantan menjadi proses yang penting untuk dilakoni. Kenapa?

Pertama, setelah putus rasa-rasanya hati memang sangat sakit sekali. Nggak tenang rasanya setiap membuka media sosial, harus melihat foto mesra bersamanya. Menghapus foto mantan dirasa akan menjadi hal yang dapat menenangkan. Agar senyumnya yang manis itu, nggak terlihat lagi dan nggak bikin nyesek berkepanjangan.

Kedua, melihat foto-foto saat bersama, hanya akan menghambat proses move on mu–jika memang kamu ingin move on sih. Dengan menghapus foto tersebut, dapat membantumu merasa benar-benar telah mengakhiri hubungan tersebut. Kamu akan merasa sudah menghapusnya dari kehidupanmu. Lega….

Ketiga, dengan tetap meletakkan foto mantan dalam media sosialmu, hanya akan membuat orang lain menjadi ragu-ragu untuk mendekati kamu. Mereka pasti jadi ngerasa kalau kamu belum putus atau kamu belum move on. Nggak masalah sih, kalau kamu memang sedang nggak pengin menjalin hubungan baru. Tapi, mau sampai kapan kamu ingin terus dirundung oleh kesedihanmu? Sampai jadi novel?

Keempat, memilih untuk menghapus fotomu dengannya, bisa jadi akan membantu hubungannya dengan pacar barunya. Misalnya pacar barunya cemburuan, terus kalau tahu foto kalian masih ada, jadinya kan mikir macem-macem. Nah, siapa tahu sikap kecilmu itu justru akan membantu melanggengkan hubungan mereka. Kamu udah rela kan?

Masalah menghapus foto mantan di medsos ini ternyata cukup penting, lho. Dikutip dari Tirto.id, Corina Sas dan Stevel Whittaker mengungkapkan barang kenangan digital memang menjadi simbol penting dalam sebuah hubungan. Dengan menghapusnya dapat membantu mengeleminasi kesadaran akan hubungan lama dan memori yang dirasa menyakitkan. Selain itu, hal ini juga akan membantu membentuk identitas diri yang baru, lho.

Oh ya, kalau kamu memang belum rela-rela banget untuk menghapusnya. Apalagi kamu ngarep bisa balikan, tenang aja Instagram punya fitur yang namanya archive kok. Jadi, kamu bisa menyembunyikan dulu foto yang nggak mau dilihat, untuk kemudian bisa kamu lihat sewaktu-waktu kalau pengin….

BACA JUGA Halo Mbak Pacarnya Mantan, Untuk Apa Stalking Saya? Insecure, Ya? dan artikel Audian Laili lainnya

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2021 oleh

Tags: foto mantanfoto mesrahapus fotohubungan cintamedsosputustips move on
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos MOJOK.CO

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos

24 April 2026
merayakan patah hati mojok.co

Pengin Merayakan Patah Hati Bersama Mojok, Simak Nih Caranya!

17 Juni 2023
Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga. MOJOK.CO

Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga

13 Mei 2023
Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic. MOJOK.Co

Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic

10 April 2023
pemilih pemula mojok.co

Survei CSIS: Pemilih Pemula Manfaatkan Medsos sebagai Sumber Informasi

6 April 2023
Kombes Pol Yuliyanto, Kabid Humas Polda DIY Tanggapi warganet yang garang di media sosial

Cara Kabid Humas Polda DIY Tanggapi Warganet yang Garang di Media Sosial

11 Januari 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Kelebihan Daikin sebagai AC terbaik untuk hunian modern dengan listrik terbatas MOJOK.CO

Daikin Multi-S, Pilihan AC Terbaik untuk Rumah Hemat Energi

15 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Fenomena sarjana jadi pengangguran karena ijazah kuliah memang bulan modal ekonomi dan persoalan ketimpangan kapital MOJOK.CO

Bedah Penyebab Sarjana Pengangguran: Ijazah Kuliah Tak Bisa Jadi Modal Ekonomi, Dapat Kerja Ditentukan Privilege Keluarga

15 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair MOJOK.CO

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair

19 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.