Supra X 125 motor Honda bapak-bapak? Justru itu yang bikin warga Surabaya bertahan di atas aspal bergelombang dan harga bensin yang nggak bercanda.
Terminal Mojok gemar meledek Supra X 125. Netizen menjuluki motor ini sebagai motor bapak-bapak, motor dinas kelurahan, bahkan motor warisan mertua.
Saya membaca semua ledekan itu sambil tersenyum. Saya memaklumi keisengan itu. Tetapi begitu hidup dan bekerja di Surabaya, kamu langsung paham mengapa Supra X 125 tetap melenggang di setiap sudut kota ini.
Surabaya menuntut dua hal dari motor harian, yaitu jarak tempuh dan kemampuan menelan jalan bergelombang. Setelah wara-wiri selama 4 tahun antara Jogja dan Surabaya, dan sebagai mantan pemilik satu unit Supra X 125, saya jadi sadar akan hal itu.
Motor Honda satu ini adalah jodoh paling logis. Saya membedah dua alasan paling krusial: keiritan bensin dan suspensi enak untuk jalan bergelombang Surabaya.
Hampir tidak ada jalan mulus yang sempurna di Surabaya
Jawa Pos melaporkan pada 1 Maret 2025 bahwa sejumlah ruas di Surabaya Utara masih bergelombang, terutama di Jalan Pasar Besar Wetan arah timur, Jalan Jagalan ke barat, dan sebagian Jalan Semarang. Warga di Jagalan bahkan mengaku belum melihat tindakan khusus untuk gelombang itu, padahal gelombang itu berpotensi membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.
Viva Jatim mencatat insiden lebih keras pada 18 November 2025. Sebuah truk pengangkut enam ton besi beton eser ambruk menyamping di Jalan Raya Made, Sambikerep.
Sopir dan saksi menyebut kontur jalan yang miring dan bergelombang sebagai penyebab utama truk oleng lalu ambruk. Portal JTV juga melaporkan kecelakaan tunggal di Jalan Kedurus, Karangpilang, pada 8 Juni 2025. Sopir colt diesel mengaku tidak mampu mengendalikan laju kendaraan karena jalan bergelombang di simpang traffic light Kedurus.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pernah menegaskan bahwa timnya terus menambal jalan berlubang dan bergelombang dengan sistem tambal sulam dan hotmix. Namun, gelombang tetap muncul karena tonase kendaraan berat yang melintas setiap hari menggerus aspal. Keluhan itu bukan mitos, melainkan fakta lapangan sepanjang 2025.
Iritnya Supra X 125 bikin dompet pekerja surabaya bisa bernapas
Motor Honda Supra X 125 berisi mesin 124,89 cc 4-tak SOHC dan teknologi PGM-FI. Honda mengklaim konsumsi bensin Supra X 125 FI menembus 57,2 kilometer per liter dengan metode ECE R40 standar Euro 3 dan 61,8 kilometer per liter dengan standar Euro 2.
Suara.com pada April 2026, mengutip angka yang sama dan menegaskan iritnya tembus 57 kilometer per liter. Liputan6 dalam daftar motor paling irit 2025 juga menempatkan Supra X 125 di jajaran atas dengan klaim 61,8 kilometer per liter.
Sekarang mari kita hitung dengan harga bensin yang warga Surabaya bayar setiap hari. Yah, perkiraan saja.
Kompas TV melaporkan pada 10 Juni 2026 bahwa Pertamina mempertahankan harga Pertalite di angka Rp10.000 per liter. Artinya, dengan Rp10.000, kamu mengantongi 57 kilometer perjalanan bersama Supra X 125.
Bayangkan kamu tinggal di Rungkut dan bekerja di Tunjungan. Kamu menempuh 25 kilometer pulang-pergi setiap hari. Kamu hanya menghabiskan sekitar 0,43 liter per hari, atau sekitar Rp4.300 per hari. Dalam sebulan, dengan 26 hari kerja, kamu hanya merogoh kocek sekitar Rp112.000 untuk bensin.
Angka itu terasa ringan kalau kamu sandingkan dengan UMK Surabaya. Gubernur Khofifah menetapkan UMK Surabaya 2026 sebesar Rp5.288.796. Surabaya tetap memegang UMK tertinggi di Jawa Timur dengan nilai Rp5.288.796.
Porsi bensin Supra X 125 kamu hanya memakan sekitar 2,1% dari UMK. Pekerja Surabaya menghabiskan lebih banyak uang untuk kopi dan parkir daripada untuk bensin motor Honda miliknya.
Skutik 150 cc mungkin menghabiskan 35-40 kilometer per liter untuk rute yang sama. Supra X 125 langsung memangkas pengeluaran bensin hampir setengah.
Urusan harga beli juga tidak menyiksa. Kabar Cirebon mencatat pada April 2026 bahwa Honda membanderol Supra X 125 di Surabaya mulai Rp19,1 juta hingga Rp21,35 juta OTR 4.
Pitutur, pada 28 April 2026 merinci simulasi DP mulai Rp2,2 juta dan cicilan mulai Rp467 ribuan per bulan 6. Dengan rasio kompresi 9,3:1, Supra X aman menenggak Pertalite tanpa drama ngelitik.
Suspensi Supra X 125 menelan gelombang tanpa bikin pinggang menjerit
Irit saja tidak cukup kalau setiap lewat tambalan aspal pinggang kamu berteriak. Di sinilah Supra X 125 menunjukkan taji kedua.
Honda merancang Supra X 125 dengan kombinasi suspensi teleskopik di depan dan suspensi ganda di belakang. Jadi, suspensi motor Honda ini mampu meredam getaran jalan dengan baik sehingga pengendara tetap nyaman meski melintasi jalan rusak. Honda juga menyetel suspensi agar tetap nyaman saat melintasi jalan bergelombang atau polisi tidur.
Varian Supra X 125 Cross 2026 bahkan memperkuat karakter itu. Honda memperkuat rangka dan memperpanjang travel suspensi teleskopik depan serta memasang double shockbreaker dengan tabung di belakang.
Kombinasi itu Honda rancang khusus untuk menjaga stabilitas di kecepatan tinggi sekaligus menjaga kenyamanan saat melintasi jalur bergelombang. Honda juga menambahkan ground clearance yang lebih tinggi dan ban dual purpose membantu Supra X Cross melibas jalan berlubang tanpa mentok.
Kenapa setup sederhana ini justru unggul di jalan bergelombang Surabaya?
Supra X 125 memakai roda 17 inci dengan profil ban yang lebih tinggi. Diameter roda yang lebih besar memotong sudut gelombang dengan lebih halus. Suspensi ganda di belakang membagi beban ke dua titik, jadi ayunan lebih stabil.
Hendro Priyatno, pemilik Supra X 125 FI, menulis ulasan di Oto.com pada 27 Januari 2026 dengan kalimat jujur. Suspensinya empuk, mesinnya halus, dan performanya mantap untuk melibas jalan desa yang buruk sekalipun.
Testimoni itu bukan datang dari brosur, melainkan dari pengguna harian yang memakai motor untuk mengantar barang bolak-balik. Posisi duduk tegak memberi pengendara kontrol penuh saat motor mengayun.
Mojok, pada September 2026 mengakui Supra X 125 memang mengutamakan efisiensi dan penggunaan harian, bukan hentakan tenaga di putaran bawah. Itu justru kelebihan di Surabaya. Kamu tidak butuh motor yang meloncat kencang di lampu merah Tunjungan. Kamu butuh motor Honda yang mengayun halus di Jalan Pasar Besar Wetan yang bergelombang setiap 50 meter.
Surabaya hidup dengan ritme kerja, bukan ritme nongkrong. Motor di sini berfungsi sebagai alat produksi. Supra X 125 memahami mental itu menurut saya.
Bagasi cukup, konsumsi bensin bikin kamu jarang mampir SPBU. Bengkel Honda bertebaran di Surabaya. Toko menyediakan suku cadang melimpah dengan harga murah. Kamu tidak perlu menunggu inden kampas rem tiga minggu seperti pada beberapa skutik impor.
Motor paling jodoh untuk Surabaya
Surabaya menyajikan dua tantangan harian, yaitu harga kebutuhan hidup yang terus merangkak dan jalanan yang tidak pernah benar-benar rata. Supra X 125 menjawab tantangan pertama dengan keiritan 57,2 kilometer per liter. Motor Honda tersebut menjawab tantangan kedua dengan suspensi teleskopik dan ganda sebagai peredam gelombang yang andal.
Motor lain mungkin menawarkan desain yang lebih menggoda. Tapi motor Honda satu ini menawarkan sesuatu yang lebih penting. Kamu berangkat kerja tanpa khawatir bensin habis, pulang tanpa pinggang pegal karena menghajar jalan bergelombang.
Kalau seseorang bertanya motor apa yang paling cocok untuk hidup dan bekerja di Surabaya tahun 2026, saya menjawab tanpa ragu: Honda Supra X 125. Motor ini tidak berusaha terlihat keren, tapi membuat hidup kamu di Surabaya berjalan lancar.
Dan di kota sekeras Surabaya, kelancaran itu jauh lebih berharga daripada sekadar gaya.
BACA JUGA Supra X 125 sering dipandang kelas rendah, tapi nyatanya malah menjadi motor Honda kelas bebek terbaik yang pernah ada dan artikel menarik lainnya di rubrik POJOKAN.