Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Saking Tuanya, Kalau Lagu-Lagu Remaja Saya Disekolahin, Mereka Sudah SMA

Prima Sulistya oleh Prima Sulistya
5 Februari 2018
A A
musik mojok.co

Ilustrasi Mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Tempat kerja sih boleh milenial, selera lagu masih aja milenium.”

Tampaknya, diskografi manusia itu berhenti seiring dengan berhentinya masa pertumbuhan. Seakan-akan memori penyimpan lagu kita itu penuh di usia 20-an. Kita memang masih mendengarkan lagu-lagu baru, tetapi yang paling berkesan tetap lagu yang kita dengar saat kanak-kanak atau semasa sekolah.

Saya melihat itu di diri saya sendiri dan di diri teman-teman saya. Kami, kalau karaoke, nyanyinya kok ya itu-itu saja. Dewa lagi. Sheila on 7 lagi. Gigi lagi. Padi lagi. Seringnya kondisi pikiran nge-blank ketika udah masuk ruang karaoke bikin lagu yang dicari adalah judul-judul yang paling dalam diingat. Akhirnya, keluarlah nama-nama jadul tadi.

Atau katakanlah lagi nyanyi di depan komputer sendirian. Sebenarnya track-nya itu-itu saja (perkecualian buat sedikit teman-teman saya yang sangat ngeh dan update soal musik, diskografi mereka lebih segar).

Beberapa lagu andalan saya bahkan saya pikir-pikir lagi, usianya sudah sangat tua. Duh, tante jadi ikut merasa tua :’( Iya, saya bentar lagi mau 30 tahun. Beraque banget rasanya. Walaupun statement ini (“baru mau 30 udah ngerasa tua”) sering diprotes sama teman-teman yang udah kepala 3, 4, maupun 5, tetep aja perasaan itu nggak bisa hilang. Apalagi kalau melihat orang-orang kayak Iqbaal Ramadhan yang 18 tahun (membuatku ingin menangis), Marion Jola yang kelahiran 2000 (ya Allah…), Kylie Jenner yang akan masuk 21 tahun ini (dan dia udah punya anak, astagadragon). Sudahlah, tak usah diteruskan… aku nga kuat~

Saya cek iseng-iseng, emang rerata isi playlist saya umurnya sudah belasan tahun. Bisa bayangkan itu lagu-lagu kalau dijadiin anak, beberapa di antara mereka udah pada SMA.

Lebay? Coba aja lihat…. Oh ya, ini khusus lagu Indonesia.

  1. Gita Gutawa, “Parasit”, 9 tahun
  2. Kangen Band, “Penantian yang Tertunda”, 11 tahun
  3. Numata, “Raja Jatuh Cinta”, 11 tahun
  4. The Cinnamons, “Selamanya Cinta”, 11 tahun
  5. Astrid, “Jadikan Aku yang Kedua”, 12 tahun
  6. Ecoutez!, “Tunjuk Satu Bintang”, 12 tahun
  7. Rio Febrian, “Jenuh”, 12 tahun
  8. Ungu, “Melayang”, 13 tahun
  9. Tangga, “Hebat”, 13 tahun
  10. Flanella, “Aku Bisa”, 13 tahun
  11. Element, “Cinta Tak Bersyarat”, 13 tahun
  12. La Luna, “Selepas Kau Pergi”, 14 tahun
  13. Peterpan, “Katakan dengan Indah”, 14 tahun
  14. Ten2Five, “I Will Fly”, 14 tahun
  15. Utopia, “Antara Ada dan Tiada”, 15 tahun
  16. Melly Goeslaw, “Bimbang”, 16 tahun
  17. Mocca, “Secret Admirer”, 16 tahun
  18. Sheila on 7, “Seberapa Pantas”, 16 tahun
  19. Caffeine, “Diriku ‘Kan Damaikan Hatimu”, 17 tahun
  20. Club ‘80s, “Gejolak Kawula Muda”, 17 tahun
  21. Dewa 19, “Risalah Hati”, 18 tahun
  22. Jamrud, “Fuck Off”, 18 tahun
  23. Wayang, “Dongeng”, 19 tahun
  24. Gigi, “Terbang”, 20 tahun
  25. Slank, “Terlalu Manis”, 27 tahun

Udah, nggak usah komen soal selera musiknya 🙁

Bahkan, sebenernya, untuk lagu yang saya dengerin pas kuliah aja, mendadak kok udah umur di atas lima tahun aja. Kayak…

  1. Payung Teduh, “Angin Pujaan Hujan”, 6 tahun
  2. Andra and the Backbones, “Hitamku”, 10 tahun
  3. Avenged Sevenfold, “Dear God”, 11 tahun
  4. Float, “Pulang”, 11 tahun

Ya ampun, “Dear God” itu soundtrack ospek aing :'(

http://https://www.youtube.com/watch?v=mzX0rhF8buo

Jujur, sekarang saya sampai harus memaksa diri nyetel radio buat tahu lagu baru (nggak pakai Spotify = ketahuan nggak milenial blas) atau curi-curi info dari teman. Btw, playlist saya hari ini adalah…

  1. Payung Teduh, “Di Atas Meja”
  2. Silampukau, “Si Pelanggan”
  3. Calvin Harris ft. Pharrell Williams, Katy Perry, Big Sean, “Feels”
  4. Nadya Fathira, “Penyendiri” (efek nonton Indonesian Idol)
  5. Jinsang, “Here We Go”
  6. Duo Kribo, “Pelacur Tua”
  7. Katie Melua, “The Closest Thing to Crazy”

Yang paling keren ya yang Duo Kribo.

Kamu bisa langsung klik lagu-lagu itu buat masuk YouTube untuk dengerin. Kali aja mau membuktikan betapa buruk selera musik saya T_T

Iklan

Kalau ada yang mau ngasih pencerahan lagu-lagu bagus, komen di bawah ya. Asal jangan masukin lagu Fourtwnty. Bosen, YouTube saya entah kenapa ke-shuffle ke lagu dia terus.

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2018 oleh

Tags: lagu 90anlagu jadullagu remajaMusikreferensi lagu
Prima Sulistya

Prima Sulistya

Penulis dan penyunting, tinggal di Yogyakarta

Artikel Terkait

down for life.MOJOK.CO
Panggung

“Wall of Love”, Merayakan Lebaran Metal dengan Berpelukan di Tengah Moshpit Down For Life

25 November 2025
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO
Aktual

Dari Panggung Rock in Solo untuk Pegunungan Sewu: Suara Musik Keras Menolak Pabrik Semen Pracimantoro

4 November 2025
captain jack.MOJOK.CO
Panggung

Captain Jack: Antara Debu, Air Mata, dan Anthem Masa Muda

19 September 2025
Kukuh Prasetya: Merangkai Nada dari Hidup yang Biasa-Biasa Saja
Video

Kukuh Kudamai Pencipta Lagu Mendung Tanpo Udan Berbagi Perjalanan Hidupnya Menjadi Aktor dan Musisi

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.