Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Keresahan Warga Jogja di Balik Kabar Kenaikan Harga Menu Paha Atas Olive Chicken

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
12 Desember 2025
A A
Harga Paha Atas Olive Chicken Naik, Warga Jogja Resah (Unsplash)

Harga Paha Atas Olive Chicken Naik, Warga Jogja Resah (Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Harga menu paha atas Olive Chicken akan naik di Januari 2026. Kabar ini sontak membuat seorang warga Jogja resah.

Saya rasa, kombinasi harga murah dan rasa enak adalah resep dasar sebuah usaha kuliner akan langgeng. Berbarengan dengan dua aspek itu, ada satu lagi yang menjadi unsur penting. Yang saya maksud adalah konsistensi rasa. Dan, Olive Chicken, ayam goreng kesayangan masyarakat Jogja, adalah salah satunya.

Istri saya salah satu penggemar Olive Chicken. Dia dan anak saya suka sekali menu paha atas. Kalau saya sendiri, suka semuanya. Mau paha atas atau dada lembut, suka semuanya. Kalau sedang menginap di daerah Baciro, Kota Jogja, paling tidak satu kali dia menyuruh saya untuk membeli ayam goreng favoritnya. 

Apalagi rumah saya di Baciro dekat dengan dua gerai Olive Chicken yang katanya jadi yang terbaik. Yang saya maksud adalah gerai di daerah Glagahsari. Yang sebelah utara Kampus UTY itu.

Murah, enak, dan rasanya nggak pernah berubah. Itu jadi panduan bagi istri saya untuk menyediakan makan bagi anak kami. Yah, sesekali makan paha atas Olive Chicken. Apalagi di Jogja sendiri sangat mudah menemukan gerai ayam goreng terbaik ini.

Oleh sebab itu, ketika mendengar kabar Olive Chicken akan naik harga, kami berdua rada kaget. Tumben.

harga olive fried chicken naik per 1 januari 2026. | @rohadisantoso pic.twitter.com/Jm435uh8Tn

— Merapi Uncover (@merapi_uncover) December 11, 2025

Ada tiga item Olive Chicken yang akan mengalami kenaikan. Pertama, bagian sayap dari Rp7 ribu ke Rp8 ribu. Kedua, paha atas dari Rp13 ribu ke Rp15 ribu. Ketiga, chicken steak dari Rp13 ribu ke Rp14 ribu. 

Kenaikan yang terjadi, bagi saya pribadi, masih wajar. Yang paling kaget, mungkin, penggemar paha atas. Maklum, paha atas adalah salah satu bagian paling gurih dan penggemarnya sangat banyak.

Harga menu paha atas Olive Chicken layak naik

Saya melempar kabar kenaikan harga beberapa menu Olive Chicken di Januari 2026 ke beberapa masyarakat Jogja kenalan saya. Rata-rata dari mereka tidak mempermasalahkan kenaikan harga ini. Bagi mereka, harga yang muncul masih wajar. Saya juga sepakat.

Sebagai bapak rumah tangga yang hampir setiap hari masih rutin mengantar istri belanja ke pasar, saya jadi tahu dinamika harga bahan baku. Sebuah fenomena yang sering bikin penjual dan pembeli kompak untuk mengeluh. Yang satu khawatir jualannya nggak laku, satunya resah nggak bisa memenuhi asupan protein untuk keluarga.

Salah satu bahan pangan yang baru saja mengalami kenaikan adalah ayam potong ras. Di Jogja sendiri, rata-rata harganya antara Rp37 ribu sampai Rp40 ribu. Apakah harga bahan baku ayam jadi alasan Olive Chicken menaikkan harga? Saya tidak tahu. Ini hanya potret kehidupan yang terjadi di akar rumput.

Kalau Olive Chicken sendiri, mungkin banyak faktor yang bikin manajemen mereka memutuskan menaikkan harga Rp1 ribu sampai Rp2 ribu untuk paha atas, sayap, dan steak. Mungkin juga karena biaya produksi membengkak, sampai biaya gaji karyawan. Semua kemungkinan bisa terjadi di dalam bisnis makanan.

Namun yang pasti, kalau saya, Olive Chicken layak menaikkan harga. Semata karena saya berharap mereka bisa bertahan selama mungkin. Maklum, saat ini, banyak yang memandang ayam Olive itu sudah lebih enak dibanding sebuah waralaba dari Amerika. Sudah begitu, harganya lebih murah lagi.

Iklan

Naik seribu atau dua ribu, untuk kelangsungan bisnis yang lebih panjang adalah harga yang pantas. Mungkin, banyak yang akan mengeluh, bahkan marah, kalau rasa menu paha atas Olive Chicken berubah. Sudah “lebih mahal”, rasa berubah. Nah, kalau itu sudah beda perkara.

Usulan dari sebuah keresahan masyarakat Jogja

Akun Merapi Uncover adalah salah satu akun yang ikut membagikan informasi kenaikan harga Olive Chicken di Januari 2026. Nah, kalau kamu punya waktu luang, coba baca beberapa komentar di unggahan tersebut. Ada satu komentar yang menarik minat saya. Komentar yang saya maksud adalah soal “tukang parkir”. Iya, pembahasannya sudah bukan lagi soal harga paha atas atau sayap.

Ada sebuah akun yang “usul”. Kalau misalnya cuma bungkus, sebaiknya gratis parkir. Dia berkaca dari gerai Olive Chicken di Glagahsari yang sampai saat ini tidak memakai tukang parkir. Apakah kalian setuju dengan usulan ini?

Saya pribadi terbelah antara setuju dan tidak. Di gerai Glagahsari, pengunjung Olive Chicken sering tidak rapi memarkirkan motornya. Tukang parkir, yang amanah, bisa menyelesaikan masalah ini. Terlihat dari keberadaan tukang parkir di gerai Olive Chicken lain, yang sejauh ini “aman saja”.

Nah, di sisi lain, saya maklum jika ada masyarakat Jogja yang risih dengan keberadaan tukang parkir. Tentu, yang saya rujuk adalah tukang parkir liar. Keresahan di dalam kepala ini, mungkin, muncul dari sejarah keresahan warga Jogja akan keberadaan tukang parkir liar.

Fasilitas yang seharusnya gratis seperti ATM, toko kelontong, dan minimarket saja “diduduki” oleh tukang parkir liar. Yah, bisa jadi, keresahan ini terbawa ketika membahas kenaikan harga menu paha atas, sayap, dan steak Olive Chicken.

Saya rasa ini bahasan yang menarik untuk didalami. Lewat sebuah fenomena kenaikan harga kuliner kesayangan masyarakat Jogja, kita menemukan sebuah wajah berisi keresahan. Ini jadi bukti bahwa warga Jogja memang mencintai Olive Chicken. 

Mereka tidak ingin kesayangan mereka terkontaminasi oleh jukir yang meresahkan. Saya pun begitu.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Fakta Olive Fried Chicken, Oleh-oleh Khas Jogja yang Rasanya Nggak Kalah dari KFC dan pengalaman menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 14 Desember 2025 oleh

Tags: ayam gorengdada lembut olive chickenharga olive chickenharga olive chicken naikJogjaKuliner Jogjaolive chickenpaha ataspaha atas olive chickentukang parkir liar
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Wisatawan Protes Harga Gudeg di Malioboro Itu Tanda bahwa Branding Jogja (kelewat) Murah Itu Akhirnya Jadi Masalah
Pojokan

Wisatawan Protes Harga Gudeg di Malioboro Itu Tanda bahwa Branding Jogja (kelewat) Murah Itu Akhirnya Jadi Masalah

3 Januari 2026
Plat Nomor B Bikin Dosa (Lagi) di Jogja, Bikin Malu Saja (Unsplash)
Pojokan

Plat Nomor B Kembali Bikin Dosa di Jogja, Sebuah Kelakuan yang Membuat Orang Jakarta Sendiri Repot dan Malu

3 Januari 2026
Liburan di Candi. MOJOK.CO
Hiburan

Kejutan di Awal Tahun 2026 untuk 5 Wisatawan Pertama Taman Wisata Candi

1 Januari 2026
Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Foto Coip dan Keyakinan Hidup yang Baik-Baik Saja Meski Tidak Viral

Coip dan Keyakinan Hidup yang Baik-Baik Saja Meski Tidak Viral

30 Desember 2025
AI. MOJOK.CO

Masa Depan AI yang Terasa Menyenangkan Dimanfaatkan Juga oleh Kelompok Kriminal di Dunia

3 Januari 2026
Liburan di Candi. MOJOK.CO

Kejutan di Awal Tahun 2026 untuk 5 Wisatawan Pertama Taman Wisata Candi

1 Januari 2026
Dosen UNIMA diduga lakukan kekerasan seksual ke mahasiswi FIPP hingga trauma dan bunuh diri MOJOK.CO

Trauma Serius Mahasiswi UNIMA akibat Ulah Menjijikkan Oknum Dosen, Tertekan hingga Gantung Diri

2 Januari 2026
Wali Kota Agustina Wilujeng berharap pondok pesantren di Kota Semarang makin tertata usai Raperda disahkan MOJOK.CO

Pengembangan 300+ Pondok Pesantren di Semarang agar Tak Tertinggal, Bukan Cuma Jadi Pusat Dakwah tapi Juga Pemberdayaan Sosial

31 Desember 2025
Wisatawan Protes Harga Gudeg di Malioboro Itu Tanda bahwa Branding Jogja (kelewat) Murah Itu Akhirnya Jadi Masalah

Wisatawan Protes Harga Gudeg di Malioboro Itu Tanda bahwa Branding Jogja (kelewat) Murah Itu Akhirnya Jadi Masalah

3 Januari 2026

Video Terbaru

5 Video Mojok Terpopuler 2025: Manuskrip Jawa hingga yang Membuat Tawa  MOJOK.CO

5 Video Mojok Terpopuler 2025: Manuskrip Jawa hingga yang Membuat Tawa 

1 Januari 2026
Foto Coip dan Keyakinan Hidup yang Baik-Baik Saja Meski Tidak Viral

Coip dan Keyakinan Hidup yang Baik-Baik Saja Meski Tidak Viral

30 Desember 2025
Toko Buku dan Cara Pelan-Pelan Orang Jatuh Cinta Lagi pada Bacaan

Toko Buku dan Cara Pelan-Pelan Orang Jatuh Cinta Lagi pada Bacaan

28 Desember 2025

Konten Promosi



Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.