Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
4 Januari 2026
A A
Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper!

Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper! (Inna Safa via Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ketika saya membaca kabar tentang wisatawan yang mengeluh harga gudeg sebesar 85 ribu di Malioboro, jujur saja saya nggak kaget. Bukan, saya sedang tidak menguliti keburukan Jogja, tidak. Justru saya sedang “membela” Jogja kali ini, karena sebenarnya ini perkara yang kelewat konyol. Maksud saya, kau berharap gudeg Jogja dihargai berapa sih?

Selama 15 tahun di Jogja, saya jarang banget nemu gudeg yang murah sesuai ekspektasi orang-orang. Kayak, 7 ribu dah dapet ayam. Bahkan di masa saya kuliah pun saya sudah tahu itu ngimpi. Di bawah 10 ribu ya pol pentok laukmu telur, itu pun jelas bukan gudeg Jogja terkenal dan rasanya ya… ya gitu. Yang penting kenyang.

Apalagi ini mempermasalahkan gudeg, di Malioboro, yang harganya pasti tidak akan semurah omongan selebgram yang mendaku sipalingjogja. Di sini, saya beneran mempermasalahkan kenapa kok bisa ada orang protes, sampai berusaha memviralkan. Opo-opo kok digawe viral. Koe nek pengin terkenal mbok rasah mateni usaha. Mlayu mubeng ringroad sempakan tok we nggenah.

Gudeg Jogja 3 porsi 85 ribu nggak kemahalan, ah

Saya pikir, 3 gudeg Jogja dibanderol 85 ribu di Malioboro itu tidak kemahalan. Saya tidak bilang murah, tapi ya kalau dibilang nuthuk, ya tunggu dulu. Sebagai manusia yang berakal, kita harus tahu konteks.

Ini Malioboro, tempat wisata teramai di Jogja. Pastilah harga makanan akan lebih mahal ketimbang di tempat lain. Ini sudah hukum pasti. Kalau lebih mahal 20-30 persen, ya akan sangat wajar. Toh gudeg juga bukan makanan yang murah sebenarnya. Tanya para mahasiswa yang merantau ke Jogja, mayoritas akan bilang bahwa makanan ini sebenarnya tidak affordable.

Situasi yang sama saya alami Desember 2024 lalu di Ubud. Saya dan istri agak kaget melihat harga bakso dan mi ayam menyentuh 30 ribuan. Ya wajar kali saya kaget, saya asli Wonogiri. Kalau sampai ada warung mi ayam di Wonogiri jualan seporsi 30 ribu, dibakar warunge. Tapi ini Ubud. Jadi ya kami hanya kaget, tapi tetep pesen, dan dibayar dengan tenang.

Pengetahuan tersebut harusnya dipahami wisatawan, jadi tidak mudah memviralkan apa pun yang tidak sesuai ekspektasi. Ya kalau kamu kira bisa beli gudeg Jogja isi lauk ayam, telur, dan krecek seharga 15 ribu, ya yang perlu diperbaiki sih jan-jane cara berpikirmu.

Kalian tahu Gudeg Yu Djum? Kalau kalian makan gudeg lauk ayam dan telur, kalian harus bayar 32 ribu, berdasar harga menu di akun Instagram mereka. Nah loh, ini lokasinya bahkan tidak di tempat wisata. Iki mburi UGM. Kecuali kalian pikir pohon-pohon di Fakultas Kehutanan UGM itu tempat piknik sih.

Nah, kalau kalian makan di Gudeg Yu Djum 3 porsi, ya habisnya bakal sama dengan gudeg Jogja yang dipermasalahkan itu. Bisa 85 ribu, bisa lebih bahkan, tergantung lauk. Lagi-lagi, tempatnya bukan di area wisata.

Baca halaman selanjutnya

Jogja memang murah, tapi…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2026 oleh

Tags: Gudeg Jogjaharga gudeg di Jogjaharga makanan di JogjaJogja
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Catatan

Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

19 Februari 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO
Otomojok

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
pendatang di jogja.MOJOK.CO
Urban

Nasib Menjadi “Pendatang” di Jogja: Selalu Disalahkan Atas Masalah yang Terjadi, padahal Menjadi Sumber Penghasilan Para Akamsi

18 Februari 2026
Jumanah pedagang jamu parem kendil di pasar jangkang Yogyakarta. MOJOK.CO
Sehari-hari

“Ngopag” ala Lansia: Menikmati Jamu Parem Kendil yang Sudah Berdiri Sejak Tiga Generasi di Pasar Jangkang Yogyakarta

17 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rosalia Indah Armada Tua Bikin Kecewa- Mogok Sampai 4 Kali MOJOK.CO

Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan

17 Februari 2026
Tanpa Cina dan Pecel Lele, Mental Orang Jawa Pasti Ambruk (Wikimedia Commons)

Persahabatan Aneh dengan Anak Cina Membawa Saya ke Pecel Lele di Bawah Jembatan Janti yang Menjadi “Pelarian” bagi Orang Jawa

16 Februari 2026
pendatang di jogja.MOJOK.CO

Nasib Menjadi “Pendatang” di Jogja: Selalu Disalahkan Atas Masalah yang Terjadi, padahal Menjadi Sumber Penghasilan Para Akamsi

18 Februari 2026
Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Dating apps jadi pelarian menemukan pasangan untuk memulai hubungan baru

Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

13 Februari 2026
Imlek 2026 di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. MOJOK.CO

Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur

15 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.