Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Tips Aman Makan Sate Kambing yang Katanya Berbahaya

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
11 Agustus 2025
A A
5 Tips Aman Makan Sate Kambing yang Katanya Berbahaya

5 Tips Aman Makan Sate Kambing yang Katanya Berbahaya (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sate kambing menjadi salah satu kuliner yang cukup banyak ditemukan di Indonesia. Penggemarnya cukup banyak, mulai dari kalangan muda hingga orang tua. Potongan daging kambing yang dibakar di atas bara api lalu disajikan dengan bumbu kecap manis ini memang selalu berhasil membuat lidah bergoyang.

Namun di balik kenikmatannya, kuliner satu ini kerap disebut membahayakan. Pasalnya mengonsumsi sate kambing bisa meningkatkan risiko penyakit serius seperti hipertensi, kolesterol, hingga kanker. Nah, supaya pengalaman makan sate kambing kita tetap aman dan juga sehat, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

#1 Batasi porsi sate kambing yang dikonsumsi

Sate kambing terkenal tinggi lemak dan kolesterol. Oleh karena itu kita perlu bijak saat mengonsumsi kuliner satu ini. Menyantapnya seminggu sekali atau dua kali masih aman buat tubuh dan tentunya dompet kita. Tetapi kalau setiap hari makan sate kambing dan sekali makan lebih dari satu porsi, ada baiknya menghentikan kebiasaan itu.

Masalahnya, terlalu banyak makan sate kambing bisa memicu masalah kesehatan. Daging merah seperti daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah. Menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Hypertension seperti dikutip dari Hello Sehat, konsumsi daging merah berlebihan meningkatkan risiko hipertensi. Apalagi jika kita memilih potongan daging yang tinggi lemak.

Memang hipertensi nggak akan tiba-tiba langsung terjadi hanya karena kita menyantap beberapa tusuk sate. Tetapi nggak ada salahnya meminimalisir risiko dan memikirkan dampak kesehatan ke depan. Saya pikir seporsi sate kambing seminggu sekali masih oke untuk dinikmati. Dengan catatan, dompet juga aman. Hehehe.

#2 Hindari makan terlalu malam

Kalau diperhatikan, kebanyakan orang menyantap sate kambing di malam hari. Saya termasuk salah satunya. Entah kenapa makan enak di malam hari terasa menyenangkan hati. Mungkin karena sudah capek bekerja seharian, terus ketika pulang ke rumah penginnya makan enak untuk menghibur diri yang lelah, ya.

Masalahnya, makan makanan berlemak tinggi di malam hari bisa membuat pencernaan bekerja lebih ekstra. Hal ini bisa menyebabkan perut kembung, sulit tidur, bahkan asam lambung naik. Jadi sebaiknya jangan makan sate kambing terlalu malam. Lagian kalau kemalaman keburu warung satenya juga tutup, kan.

#3 Minum air putih yang cukup setelah makan sate kambing

Tips aman selanjutnya adalah jangan lupa minum air putih yang cukup. Kita tahu bahwa air putih baik bagi tubuh. Selain mencegah dehidrasi, air putih ternyata juga bisa membantu proses pencernaan lemak dan protein tinggi dalam daging kambing.

Makanya saat menyantap sate kambing, sebaiknya jangan memesan minuman yang aneh-aneh. Nggak usah pesan minuman bersoda atau minuman terlalu manis. Air putih atau teh tawar hangat sudah paling aman.

#4 Jangan sisihkan lalapan dan irisan bawang merah

Tips selanjutnya adalah jangan menyingkirkan lalapan dan irisan bawang merah. Biasanya dalam seporsi sate kambing, kita akan mendapatkan bumbu kecap dan lalapan seperti irisan kol, tomat, dan juga irisan bawang merah. 

Kalau saya perhatikan, tak sedikit orang yang menyingkirkan lalapan ini dan hanya menyantap sate dengan bumbu kecapnya. Nah, mulai sekarang, jangan singkirkan lalapan tersebut. Soalnya selain bertugas sebagai pelengkap hidangan, diam-diam kol, tomat, dan irisan bawang merah punya manfaat tersembunyi.

Irisan kol, tomat, dan bawang merah bisa “menyegarkan” mulut kita dari sensasi berat saat memakan daging merah seperti daging kambing. Selain itu kehadiran lalapan ini juga bertugas sebagai serat tambahan. Nggak mau kan sembelit gara-gara kebanyakan makan daging? Nah, makan sayur juga biar seimbang. 

Lalapan dan irisan bawang merah ini juga dipercaya dapat membantu menetralisir kolesterol setelah makan sate. Pokoknya manfaatnya banyak, jadi jangan disisihkan lagi, ya.

#5 Pilih pedagang sate kambing yang terpercaya dan terjamin kualitasnya

Sate kambing terenak sekalipun akan kehilangan nilai kalau tusuk satenya kotor, panggangannya berdebu, atau dagingnya kurang matang. Pedagang sate yang terpercaya dan bersih biasanya punya sate yang lebih aman dikonsumsi. Oleh karena itu tips terakhir dari saya adalah pilih pedagang sate yang sudah terpercaya dan terjamin mutunya.

Iklan

Jangan sampai niat ingin makan enak berubah menjadi bencana gara-gara sakit perut setelah menyantap sate dari oknum pedagang sate nakal. Itu lho, pedagang yang nggak memperhatikan kebersihan dan kualitas barang dagangannya. Entah karena kebersihannya nggak dijaga atau bahkan cara masaknya yang bikin daging jadi kurang matang.

Kalau saya pribadi sih memilih membeli sate kambing yang memang sudah biasa saya beli karena sudah tahu kualitas dan rasanya. Tetapi kalau pengin menjajal sate di tempat baru, biasanya saya akan mengecek review di Google Maps atau mencari tahu lewat testimoni orang-orang yang pernah makan di sana. 

Makan sate kambing memang menyenangkan, tapi jangan sampai kenikmatan sesaat malah membahayakan kesehatan. Membatasi porsi hingga memperhatikan kebersihan pedagang membuat kita bisa menikmati sate kambing dengan aman dan nyaman. Ingat, sehat itu nikmat yang tak kalah penting dari rasa sate itu sendiri.

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Dosa Besar Pedagang Sate Kambing yang Merugikan Pembeli dan Sulit Dimaafkan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2025 oleh

Tags: daging kambingpedagang satepedagang sate kambingsatesate kambing
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

sate taichan.MOJOK.CO
Catatan

Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

20 Januari 2026
5 Dosa Besar Pedagang Sate Kambing yang Merugikan Pembeli dan Sulit Dimaafkan
Pojokan

5 Dosa Besar Pedagang Sate Kambing yang Merugikan Pembeli dan Sulit Dimaafkan

15 Juli 2025
Alasan Orang Jogja Malas Kulineran ke Sate Ratu Mojok.co
Pojokan

Alasan Orang Jogja Malas Kulineran ke Sate Ratu

8 Juli 2025
Sate Ratu Jogja - Warung Sate Viral Tanpa Cabang
Video

Sate Ratu Jogja: Warung Sate Viral dan Legendaris Tanpa Cabang yang Mendunia

10 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

main gim daring.MOJOK.CO

Saat Healing Malah Jadi Toxic: Kecanduan Gim Bisa Bikin Mental dan Fisik Anak Muda Awut-awutan

28 Januari 2026
tbc di jogja mojok.co

Indonesia Darurat TBC: Rasio Kasus Lampaui India, Stigma Negatif Jadi Hambatan Pencegahan

29 Januari 2026
250 orang ikuti operasi katarak gratis di RS Visindo Jakarta. MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026
Cara Pamit Megadeth Agak Cringe, Tapi Jadi Eulogi Manis Buat Menutup Perjalanan Empat Dekade di Skena Thrash Metal.MOJOK.CO

Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe

30 Januari 2026
Honda Scoopy, Bukti Perempuan Beli Motor Berdasarkan Warna Lipstik MOJOK.CO

Honda Scoopy Adalah Bukti Bahwa Perempuan Memilih Motor Berdasarkan Kode Warna Lipstik, Bukan Berdasarkan Kemampuan Mesin

27 Januari 2026
Kuliah, Lulus S1, Kebayoran Baru Jakarta SelatanMOJOK.CO

Lulus S1 di Usia 25 adalah Seburuk-Buruknya Nasib: Terlalu Tua di Mata HRD, tapi Juga Dianggap Minim Pengalaman Sehingga Sulit Dapat Kerja

28 Januari 2026

Video Terbaru

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.