Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

Roh Widiono oleh Roh Widiono
13 Januari 2026
A A
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Ilustrasi Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kenyamanan Mitsubishi L300? Itu mitos!

Masuk ke kabin L300 Euro 4 terbaru, dashboard yang… masih kotak… akan menyambut kita. Memang ada sedikit penyegaran di digital speedometer dan head unit yang sudah bisa memutar musik (meskipun speaker-nya cempreng). Posisi kabin juga katanya ditinggikan 100 mm.

Tapi soal kenyamanan, L300 tetaplah L300. Suspensi depan masih pakai double wishbone dan belakangnya leaf spring (per daun) setengah lingkaran. Karakter bantingannya keras kalau kosong, tapi mental-mentul enak kalau kita memberinya beban 2 ton. Mobil kok suka banget menderita.

Iklan

Artinya? Mitsubishi tidak mendesain L300 untuk mengantar Anda pacaran. Mobil ini didesain untuk disiksa. Semakin berat muatannya, semakin anteng bawanya. Masokis banget.

Oya, fitur power steering juga sudah ada, dan itu adalah satu-satunya kemewahan. AC? Jangan harap. Pendingin udara L300 adalah angin jendela yang dibuka lebar-lebar. Power window? Masih engkol manual.

Harganya sekarang tembus Rp230 jutaan (OTR Jakarta). Dengan uang segitu, Anda bisa dapat Wuling Formo Max yang sudah ada AC dan ABS, atau Suzuki Carry yang kabinnya lebih luas.

Tapi kenapa L300 tetap laku? Data Gaikindo mencatat L300 masih memimpin pangsa pasar pikap 4×2 di atas 2.000 cc dengan market share lebih dari 60%. Jawabannya adalah harga jual kembali (resale value) dan kepercayaan.

Di pasar mobil bekas, L300 adalah emas batangan. L300 tahun jebot (90-an) pun masih laku Rp40 sampai Rp50 juta asal sasis utuh. Orang desa percaya, L300 adalah investasi. Beli Carry atau Gran Max, harga jualnya terjun bebas. Beli L300, harganya stabil kayak saham blue chip.

Baca juga Lupakan Pajero, Mobil Terbaik untuk Yang-yangan Adalah Pick Up Mitsubishi L300

Budaya “wong tulus” di jalan raya

Membahas L300 tak lengkap tanpa membahas sub-kultur pengemudinya. Ada komunitas besar bernama ELTITUSI (L300 Indonesia) dan slogan “Wong Tulus”. Slogan ini punya kepanjangan: wani ongkek tanpo uang saku atau berani kerja keras tanpa uang saku lebih.

Di jalan raya, L300 yang membawa muatan sayur, sapi, atau pindahan rumah, memiliki kasta tersendiri. Mereka adalah raja jalanan yang sesungguhnya. Fortuner atau Pajero yang arogan dengan lampu strobo, biasanya akan minggir kalau ditempel L300 dari belakang.

Kenapa? Karena sopir Fortuner takut mobilnya lecet. Sopir L300? “Lecet itu luka tempur, Bos!”

Mereka punya kode etik: “Ojo ngaku lanang nek durung punya L300.” Stiker-stiker di kaca belakangnya pun puitis dan filosofis. 

“Putus cinta soal biasa, putus per daun berat urusannya.” 

“2 anak cukup, 2 istri bangkrut.”

L300, sang legenda yang menolak mati

Pada akhirnya, Mitsubishi L300 adalah bukti bahwa di Indonesia, fungsionalitas dan durabilitas mengalahkan teknologi dan kenyamanan.

Konsumen Mitsubishi L300 tidak butuh fitur lane keep assist karena tangan mereka sudah terlatih menjaga setir agar tidak lari ke kiri. Mereka tidak butuh cruise control karena kaki kanan mereka sudah sekolah S3 di tanjakan.

Meskipun modelnya kuno, boros (kalau muatan penuh), dan minim fitur keselamatan, kita tetap mencintai Mitsubishi L300. Ia adalah tulang punggung logistik UMKM dan saksi bisu ribuan sarjana yang kuliahnya dibiayai dari hasil angkut sayur bapaknya.

Jadi, berhentilah mengejek L300 sebagai mobil tua. Karena saat mobil canggih Anda mogok karena sensor elektroniknya konslet kena banjir, L300 akan lewat di samping Anda sambil tersenyum, menyemburkan asap tipis Euro 4, dan melaju santai memutar ekonomi bangsa.

Iklan

Panjang umur, Elsapek!

Penulis: Roh Widiono

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mitsubishi L300 Pick Up Purba yang Tak Kunjung Punah dan kisah menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2026 oleh

Tags: harga L300harga L300 baruharga Mitsubishi L300L300mitsubishimitsubishi l300mobil pick up
Roh Widiono

Roh Widiono

Digital kreator. Warga Dau, Kabupaten Malang. Bisa kamu jumpai di IG Teras Kreator.

Artikel Terkait

Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Xpander Disayang Dunia, Nissan Livina Hidupnya Semakin Merana MOJOK.CO

Xpander vs Nissan Livina: Anak Kembar Beda Nasib karena Xpander Disayang dan Lebih Nyaman, Nissan Livina Hidup Merana

12 Mei 2025
Fortuner dan Pajero Ugal-ugalan Nggak Ada Seujung Kuku sama Mobil Pick Up Lagi Balapan MOJOK.CO

Fortuner dan Pajero Ugal-ugalan Nggak Ada Seujung Kuku sama Mobil Pick Up Lagi Balapan

3 Agustus 2023
Ini Alasan Nissan Grand Livina Lawas Lebih Dicintai ketimbang All New Livina

Ini Alasan Nissan Grand Livina Lawas Lebih Dicintai ketimbang All New Livina

14 Maret 2021

Debat Toyota Fortuner vs Mitsubishi Pajero di Rute Situbondo-Jember

7 Maret 2021

Mitsubishi L300 Pick Up Purba yang Tak Kunjung Punah

16 Juli 2018
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Peserta dalam ajang Klaten International Motocross di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor. MOJOK.CO

Anak Muda Asal Jawa Barat Kalahkan Crosser dari Australia di Ajang Klaten International Motocross

25 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.