Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

All New Avanza: Solusi Bencana Demografi yang Katanya akan Mengancam Sleman dan Kota Jogja

Saar Ailarang Abdullah oleh Saar Ailarang Abdullah
17 Oktober 2023
A A
All New Avanza: Solusi Bencana di Sleman dan Kota Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi All New Avanza: Solusi Bencana di Sleman dan Kota Jogja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jangan pernah mengendarai Brio atau Agya di tengah kemacetan 

Jangan pernah mengendarai mobil semodel Brio atau Agya jika kelak Sleman dan Kota Jogja mengalami “bencana demografi”. Kalian harus menyiapkan kesabaran yang nggak ada batasnya untuk menghadapi kemacetan. Mengendarai mobil mungil dan luar biasa sempit hanya akan menguji tingkat emosimu. 

Nggak percaya? Berada di ruang sempit dan menghadapi kemacetan dapat mengganggu psikis. Sudah begitu, ruang gerak kalian sangat terbatas. Sangat tidak leluasa. Kaki kepentok dashboard, tangan bersentuhan dengan pintu, kabin mobil jadi terkesan sumpek! Apalagi jika mobil itu manual. Kaki akan cepat keram karena menahan kopling.

Lantas, apa hubungannya dengan saran jangan mengendarai Brio atau Agya? Maksud saya begini. Kalau menurut Mas Moddie, bencana demografi kan bikin jalanan Sleman dan Kota Jogja super padat. Menurut saya, pusing memikirkan pemerintah yang nggak berdaya itu membuang waktu. Cukup pikirkan saja diri kita masing-masing dengan melakukan penggantian jenis mobil ke minibus.

Kita harus egois dalam hal ini demi kenyamanan dan kesehatan mental sendiri. Saya, kok, agak yakin meski pemerintah bekerja cepat dalam standar mereka, pasti akan kalah cepat dengan membludaknya usia produktif. 

Mempertimbangkan kemacetan dan kenyamanan pengendara, saya menyarankan minibus All New Avanza saja. Apalagi yang jenis matik. Minibus satu ini bukan hanya memberikan kenyamanan, tapi juga ramah untuk dompet. Harganya nggak terlalu mahal dan masih tergolong ramah bahan bakar. Kenapa saya bisa bilang begitu? Ya karena saya punya All New Avanza. Eh, punya kakak saya, ding.

All New Avanza, minibus yang bisa menjadi solusi bagi warga Sleman dan Kota Jogja

All New Avanza adalah inovasi Toyota untuk mengembangkan “si anak emas”. Ya kita sama-sama paham kalau Avanza itu salah satu mobil keluarga terbaik sejak belasan tahun silam. 

Jadi, pada 2022 yang lalu, kakak saya membeli All New Avanza. Sebelum Avanza, Kakak saya mengendarai Toyota Calya.

Bicara kabin, tidak kalah megah dengan Avanza lama. Soal tarikan? Jangan diragukan. Meski membeli yang varian matik, tarikannya tetap oke. Suara mesin tidak berisik dan tidak bising seperti model yang lama. 

Salama mengendarai mobil kakak saya itu, yang terdengar hanya suara roda yang berputar. Kaki-kaki dan suspensinya sangat memanjakan pengguna. Ketika membawanya dengan kecepatan tinggi, rasanya seperti naik kereta listrik. Halus banget.

Pengalaman “melawan” kemacetan

Berikut salah satu alasan All New Avanza bisa menjadi solusi bagi pengendara menghadapi kemacetan di Sleman dan Kota Jogja. Saat itu, setelah boleh mudik selepas pandemi, saya dan keluarga menempuh perjalanan Jakarta-Bandung. Sialnya, jalanan sangat macet karena semua pengin mudik.

Normalnya, perjalananan Jakarta-Bandung itu 3-4 jam. Namun, kami melahap 8,5 jam untuk menempuh jalur yang sama! GILA! Jika bukan karena efek dari kembali diperbolehkannya mudik setelah pandemi, dengan waktu segitu, saya sudah bisa sampai Jogja. 

Jalan tol tidak bergerak. Padat merayap. Sepanjang tol Cikampek, laju kendaraan saya sangat terbatas. Maksimal cuma kecepatan 40 kilometer per jam.

Saat macet parah itu, ruang kemudi All New Avanza menyelamatkan hidup saya. Ketika macet dikit, saya bisa selonjoran dengan leluasa. Mundurkan jok, lalu sandaran jok saya tidurkan. Saya tahu macet akan terjadi dalam waktu lama. Apalagi saat itu juga terjebak contra flow.

Jok All New Avanza yang nyaman untuk duduk lama

Apakah kalian pernah naik mobil dengan jok berbahan kulit? Kalau terkena panas, baik itu panas dari badan maupun sinar matahari, jok itu akan ikut terasa panas. Nah, jok All New Avanza ini beda. Saya tidak tahu bahannya, tapi terasa seperti kain pada sofa. Empuk. Terasa dingin kalau terkena AC.

Iklan

Busa jok juga pas; tidak terlalu keras, tidak juga terlalu lembek. Layaknya membeli Kasur baru yang masih membal. Nah, kamu bisa membayangkan, kan? Duduk lama membutuhkan kursi yang nyaman. Apalagi kalau lagi macet-macetan di Sleman atau Kota Jogja di 2030 nanti.

Kesimpulannya gini. Jika memang memiliki uang lebih dan warga Sleman atau Kota Jogja ingin memiliki mobil, belilah All New Avanza. Menurut saya nggak akan rugi. Apalagi untuk menjadi strategi pribadi melawan bencana demografi kelak. Mobil ini irit, kabin yang lega, jok yang nyaman, dan mesinnya halus. Sudah sangat cocok menjadi mobil “melawan” kemacetan. 

Iya, ini bukan saran yang sepenuhnya bagus. Membeli mobil baru artinya menambah jumlah kendaraan di jalanan Sleman atau Kota Jogja. Namun, di sisi lain, tolong maafkan saya yang skeptis sama usaha pemerintah dalam mengatasi masalah transportasi massal di daerah istimewa ini.

Kalau memang terjadi revolusi besar dan cepat di bidang transportasi massal, ya mari kita ramaikan transportasi tersebut. Namun, kalau nggak terjadi, ya mari kita bikin enak hidup sendiri. Maksud saya begitu. 

Penulis: Saar AA

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Rahasia di Balik Tangguhnya Mobil Toyota Avanza Mertua dan analisis menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2023 oleh

Tags: All New Avanzaavanzabonus demografiJogjakemacetan kota jogjakemacetan slemankota jogjaMobil Toyotaprovinsi DIYslemantoyota avanza
Saar Ailarang Abdullah

Saar Ailarang Abdullah

Pernah kuliah di UIN Syarif Hidayatullah jurusan Komunikasi Penyiaran Islam. Sedang belajar banyak hal sembari menikmati sebatang kretek.

Artikel Terkait

Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
indonesia masters, badminton, bulu tangkis.MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora

20 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.