Sampai Nanti, Hanna!: Ketika Perempuan “Dipaksa” Memilih Hubungan Toksik
Sampai Nanti, Hanna melakukan pemutaran spesial di JAFF 2024. Film ini jadi gambaran perempuan yang terpaksa hidup dalam hubungan toksik.
Baca selengkapnyaDetailsSampai Nanti, Hanna melakukan pemutaran spesial di JAFF 2024. Film ini jadi gambaran perempuan yang terpaksa hidup dalam hubungan toksik.
Baca selengkapnyaDetailsNetflix dan JAFF menggulirkan program REEL LIFE Film Camp. Program ini adalah komitmen untuk mencetak bakat baru di perfilman Indonesia.
Baca selengkapnyaDetailsTulisan ini berisi beberapa informasi mengenai event di Jogja bertajuk "Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2024" yang penting diketahui.
Baca selengkapnyaDetailsUNU Yogyakarta menjadi anomali bagi NU karena padukan seni dan teknologi dalam "Under The Same Sun" di Galeri Nusantara.
Baca selengkapnyaDetailsPameran Memetri di Jogja bukan sekadar pameran biasa. Melalui seni, kita bisa membaca masa depan bumi dan umat manusia.
Baca selengkapnyaDetailsFestival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2024 akan digelar pada 10-18 Oktober 2024. Berikut ini adalah tema, konsep, dan rangkaian acaranya.
Baca selengkapnyaDetailsCerita dua desa di Gunung Kidul Jogja, dari tanah gersang hingga menjadi desa yang bisa memanen hujan karena prinsip hidup...
Baca selengkapnyaDetailsAda satu lagu yang tak kalah nyesek dari lagu-lagu Bernadya, lagu yang mewakili orang-orang yang ragu hadapi pernikahan.
Baca selengkapnyaDetailsMenjawab siapa sebenarnya yang telah menyakiti Bernadya, sehingga lagu-lagunya galau, patah hati, dan terdengar nyesek semua.
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.