Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Suasana Stasiun Wonokromo Surabaya Bikin Risih, Kursi Tunggu Penumpang Jadi Tempat Muda-mudi Bermesraan Tak Tahu Malu

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
18 Maret 2024
A A
Stasiun Wonokromo Surabaya Jadi Tempat Pacaran MOJOK.CO

Ilustrasi Stasiun Wonokromo Surabaya. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Stasiun Wonokromo, Surabaya seolah menjadi tempat pacaran karena banyak sepasang muda-mudi yang tak sungkan bermesraan meski di tengah keramaian banyak orang. Mojok.co meminta pendapat calon penumpang di Stasiun Wonokromo, Surabaya mengenai pemandangan tersebut.

***

Meski merupakan stasiun kereta api tipe C, tapi Stasiun Wonokromo memang tidak kalah dari dua stasiun besar lain di Surabaya: Gubeng dan Pasar Turi. Pasalnya, Stasiun Wonokromo menjadi pintu menuju ke Surabaya dari arah selatan maupun barat. Banyak kereta api kelas ekonomi dan commuter line yang meramaikan aktivas di Stasiun Wonokromo.

Stasiun Wonokromo, Surabaya juga kerap kali menjadi bahan romantisasi sebagian banyak anak muda di Surabaya. Mengingat, bangunan Stasiun Wonokromo yang vintage dan klasik khas peninggalan kolonial Belanda membuatnya cukup content-able.

Tak hanya romantisasi di media sosial, Stasiun Wonokromo pada kenyataannya memang diperlakukan “secara romantis” oleh sebagian banyak anak-anak muda di Surabaya.

Jika sedang naik kereta dari Stasiun Wonokromo, coba perhatikan saja sekeliling di kursi tunggu penumpang, baik yang di dalam maupun luar stasiun. Jangan kaget jika bangku-bangku penumpang tersebut berisi sepasang muda-mudi yang bermesra ria seolah dunia hanya milik berdua.

Kemesraan yang bikin iri

Di media sosial X saya menemukan curhatan seorang perempuan tentang pengalamannya menunggu kereta di Stasiun Wonokromo, Surabaya. Si pemilik akun, panggil saja Hana (25), menyebut pemandangan yang ada di depannya saat di Stasiun Wonokromo justru membuatnya baper.

“Saat itu aku dari Surabaya mau ke Yogyakarta,” ujar Hana saat kemudian saya ajak berbincang lewat DM X, Minggu, (17/3/2024) untuk menceritakan pengalamannya yang sudah terjadi setahun lalu itu.

Sebagaimana umumnya stasiun kereta api, kursi tunggu penumpang tersedia pada dua area, yakni area luar dan area dalam depan jalur keberangkatan. Di Stasiun Wonokromo, area luar pun terbagi menjadi dua, yakni di area lorong pintu masuk dan area depan loket. Di kursi tunggu depan loket inilah Hana sering duduk menunggu sebelum masuk ke dalam.

“Nah, kalau area luar ini banyak lah pemandangan orang yang diantar pacarnya, ditungguin, sampai deket-deket jam keretanya tiba,” tutur Hana.

Sebenarnya Hana sendiri sudah teramat sering dan biasa melihat pemandangan sepasang kekasih yang duduk bermesraan di kursi tunggu penumpang Stasiun Wonokromo, Surabaya. Namun alih-alih risih, Hana justru mengaku iri.

“Kanapa harus terganggu? Aku sepenuhnya sadar, kalau perpisahan itu tidak pernah menyenangkan,” ungkap Hana.

Bagi Hana, sepasang kekasih itu memang sengaja menggunakan waktu yang ada sebelum berpisah untuk saling manja satu sama lain: menggelendot atau menjatuhkan kepala pada pelukan sang kekasih. Sebab, setelah itu, mereka harus LDR dan butuh waktu lama untuk melakukan hal yang sama lagi.

Bermesraan di Stasiun Wonokromo adalah hal tabu

Akan tetapi, tidak semua orang memiliki cara pandang seperti Hana. Misalnya saja, Fani (25), bukan nama sebenarnya, perempuan asal Jombang, Jawa Timur.

Iklan

Fani terhitung sering pergi-pulang Surabaya-Jombang menggunakan kereta lokal di Stasiun Wonokromo, Surabaya. Oleh karena itu, ia mengaku amat sering mendapati sepasang kekasih yang bermesraan di kursi tunggu penumpang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Suroboyoku | Kreatif Surabaya (@suroboyo.ku)

“Kalau aku, mohon maaf, jujur merasa terganggu,” ujar Fani.

Bagi Fani, silakan mengantar dan menunggu pacar sampai jam tibanya kereta di Stasiun Wonokromo, Surabaya. Dan silakan menghabiskan waktu-waktu terakhir sebelum berpisah sebaik mungkin. Tapi asal jangan berlebihan.

Yang Fani maksud berlebihan adalah adanya beberapa sepasang kekasih yang sampai saling menggelendot dan sentuhan fisik secara intens.

“Maksudku, di area luar itu juga banyak anak-anak yang lagi nunggu kereta bareng orang tuanya. Jadi kurang pantes aja adegan semacam itu terjadi di hadapan anak-anak,” kata Fani.

“Mungkin mereka merasanya (bermesraan di Stasiun Wonokromo, Surabaya) kayak di film-film, padahal jatuhnya malah bikin risih,” sambungnya.

Surabaya memang termasuk salah satu kota besar nan metropolitan. Tapi bagi Fani yang sudah enam tahun merantau di Surabaya, nyatanya “kebebasan” ala kota besar yang tergambar di film-film masih terkesan tabu di Surabaya. Termasuk jika ada sepasang kekasih yang bermesra ria di tempat umum.

“Sepasang kekasih pelukan sebagai salam perpisahan, itu saja kesannya masih tabu di Surabaya. Maksudnya masih belum terlalu jadi kelaziman,” kata Fani.

Baca halaman selanjutnya…

Tangis di Stasiun Wonokromo Surabaya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2024 oleh

Tags: pilihan redaksistasiun di surabayastasiun wonokromostasiun wonokromo surabayaSurabayawonokromo
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Open To Work.MOJOK.co
Sehari-hari

Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba

9 Februari 2026
Sinefil.MOJOK.co
Urban

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran

9 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO
Urban

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pembeli di Pasar Jangkang, Sleman. MOJOK.CO

Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

9 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.