Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kos-Kosan 1.000 Pintu Menjadi “Las Vegas-nya Cikarang” yang Memotret Sisi Gelap Para Pekerja

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
30 Januari 2025
A A
cikarang.MOJOK.CO

Ilustrasi - Kos-Kosan 1.000 Pintu Menjadi “Las Vegas-nya Cikarang” yang Memotret Sisi Gelap Para Pekerja (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cikarang, Jawa Barat, boleh dibilang menjadi jujugan ideal bagi para pencari nafkah. Di kota ini, industri bertumbuh; pabrik dari perusahaan-perusahaan besar berdiri di mana-mana. Dan yang pasti, gaji UMR-nya juga tinggi: Rp5,5 juta per bulan.

Itulah mengapa banyak orang mendambakan bisa bekerja di Cikarang. Sampai pada tahap ekstrem, misalnya, mereka rela menggunakan joki lamaran kerja dan orang dalam buat bisa kerja di kota tersebut. Fenomena ini pernah Mojok tulis di sini.

Namun, Cikarang tak melulu soal pabrik. Cerita soal pekerjanya juga menarik buat dibahas. Salah satunya adalah kos-kosan yang memotret dinamika dan sisi lain (atau sisi gelap) mereka.

Kos-kosan 1.000 pintu Cikarang

Di Cikarang, ada satu tempat bernama kos-kosan 1.000 pintu. Disebut demikian karena sepanjang permukiman adanya hanya kamar kos yang berjajar.

Bahkan, ada yang mengibaratkan. Kalau rusun itu berupa bangunan yang isinya “tumpukan” kamar-kamar, di kos-kosan 1.000 pintu kamar-kamar ini berderet memanjang.

Salah satu kontributor Mojok pernah menghitung kalau jumlah kamar kos yang sebenarnya bukan 1.000, tapi malah lebih. Yakni 2.600-an kamar.

Yang bikin permukiman ini menarik bukan soal jumlah kamar kosnya yang banyak. Tapi kehidupan para penghuninya. 

Saya sendiri berbincang dengan dua orang kawan yang saat ini bekerja di Cikarang–dan ngekos di kosan 1.000 pintu. Mereka membagikan sisi gelap pekerja yang tinggal di tempat tersebut hingga menyebut kalau kos-kosan 1.000 pintu adalah “Las Vegas-nya Cikarang”.

Ada harga, ada kualitas, dan “ada plus-plusnya”

Baron (27) tinggal di kos-kosan 1.000 pintu sejak setahun yang lalu. Ada tiga alasan mendasar mengapa ia memilih tinggal di tempat tersebut.

Pertama, lokasinya dekat dengan tempat kerjanya di kawasan Mekarmukti, Cikarang Utara, cukup 3-5 menit mengendarai sepeda motor. Kedua, harganya murah, Rp700 ribu per bulan. Dan ketiga, yang bikin dia tak berpikir dua kali, kosannya bebas.

“Awalnya dikasih tahu teman yang udah duluan ngekos di situ. Dijelasin ini itu, tapi pas sampai bagian: ‘kosnya bebas’, langsung nggak pikir panjang buat ambil,” ujarnya bercerita kepada Mojok, Selasa (28/1/2025).

Sejak masih kuliah di Jogja, Baron memang selalu mencari kos-kosan yang bebas. Paling tidak yang tempatnya tidak jadi satu dengan pemilik kos. 

“Bukan apa-apa. Malas aja kalau ngekos yang ada pemilik kosnya. Ngerasa kurang bebas aja. Tapi ini konteksnya bukan buat nakal lho ya,” imbuhnya.

Pekerja Cikarang ini juga menjelaskan, kendati dia mendapatkan kos murah, tipe-tipe kamar di kosan 1.000 pintu ini beda. Menurut yang dia tahu, dari ribuan kamar kos yang berjajar ini, pemiliknya tidak tunggal.

Iklan

Makanya, ada yang menawarkan harga murah, mulai Rp700 ribu per bulan tapi kosongan–seperti miliknya. Namun, tak sedikit juga yang harganya lebih mahal dikit, tapi isian. Dan, banyak juga yang menyediakan kamar lebih luas, ber-AC, isian, dengan harga di atas Rp1,5 juta.

“Ada harga ada kualitas. Makin mahal, makin eksklusif, makin ada plus-plusnya juga. Hahaha,” kelakarnya.

Baca halaman selanjutnya…

Bebas tinggal bareng pacar. Tapi kudu siap ngasih duit “tutup mulut” ke oknum ormas kalau nggak mau kena grebek.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2025 oleh

Tags: cikarangcikarang jawa baratkoskos-kosankosan 1.000 pintupekerja cikarang
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

kos di jakarta.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
3 Keunggulan Tinggal di Kos Campur yang Jarang Disadari Banyak Orang Mojok.co
Pojokan

3 Keunggulan Tinggal di Kos Campur yang Jarang Disadari Banyak Orang

8 September 2025
Kuliah di PTN Malang termakan gengsi. Sewa kos mahasiswa mahal ber-ac demi gaya, sementara orangtua di rumah hidup serba sekadarnya MOJOK.CO
Ragam

Anak Kuliah di PTN Malang Sewa Kos Mahal Ber-AC demi Gengsi dan Hidup Enak, Sementara Ortu Hidup Ala Kadarnya

24 Agustus 2025
cikarang.MOJOK.CO
Ragam

Ironi Cikarang, Favorit Perantau Cari Kerja tapi Banyak Warganya Susah Dapat Kerja: “Nganggur di Negeri 1.001 Pabrik”

10 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
Kekerasan di sekolah, Mahasiswa UNY Dibully Gara-Gara Pemilu BEM

“Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia

9 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.