Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Ketika Muhammadiyah Sudah Bisa Bikin AC Sendiri…

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
9 Desember 2024
A A
Muhammadiyah Sudah Bikin AC Sendiri, Ramah Lingkungan dan Hemat Energi MOJOK.CO

Ilustrasi -Muhammadiyah Sudah Bikin AC Sendiri, Ramah Lingkungan dan Hemat Energi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Muhammadiyah kembali membuat gebrakan di bidang teknologi dengan meluncurkan produk pendingin udara yang ramah lingkungan. Pendingin itu diberi nama Air Conditioner Muhammadiyah (ACMU). 

Muhammadiyah gunakan teknologi mutakhir

Organisasi Islam, Muhammadiyah memamerkan produk ACMU dalam acara Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara Tanwir dan Milad ke-112 itu diselenggarakan pada Rabu (4/12/2024) hingga Jumat (6/12/2024).

Di tengah produk AC lama yang menggunakan refigeran, yakni zat pendingin yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer, Muhammadiyah punya visi meningkatkan teknologi dan menjaga keberlanjutan Bumi. Sebagai informasi, lapisan ozon berguna untuk melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet yang berbahaya bagi kehidupan manusia. 

CEO PT Green Sinar Mentari, Jaenudin, menjelaskan ACMU mengadopsi teknologi inverter. Suatu jenis unit pendingin udara yang dapat mengatur kecepatan kompresor untuk memenuhi suhu yang diinginkan. Jadi, ketika suhu ruangan naik, udara dari ACMU dapat menyesuaikan suhu dingin di ruangan tersebut.

Teknologi invertor dipercaya tidak hanya mampu menghemat energi, tapi juga ramah lingkungan. ACMU sendiri sudah mendapatkan status bintang 5. Dengan kata lain, punya efisiensi energi tinggi dan emisi karbon yang rendah.

“Ini sesuai standar dengan standar pemerintah,” ujar Jaenudin di Kupang, NTT pada Kamis (5/12/2024) dikutip dari laman resmi Muhammadiyah.

ACMU punya fitur pengingat waktu salat

Selain menghasilkan udara dingin, ACMU memiliki fitur unggulan untuk mengingatkan waktu salat. Kedua fungsi itu sudah terintegrasi. Pengguna dapat memilih tampilan visual jadwal salat.

Dengan begitu, pengguna dapat fokus beribadah di tengah aktivitas yang padat. Sebab, suara azan dapat diatur sesuai waktu salat.

Teknologi ACMU ini telah diuji oleh rumah sakit Muhammadiyah sejak 2017. Ada enam rumah sakit yang memasang ACMU sebagai fasilitas penunjang. Jika ditotal, ada hampir seribu ACMU yang telah dipasang. 

Penghematan energi yang tercatat berkisar antara 17 persen hingga 26 persen. Misalnya di RS Islam Jakarta Cempaka Putih yang berkisar 24 persen. Lalu, RS Muhammadiyah Lamongan berkisar 17 persen, dan RS PKU Muhammadiyah Gamping berkisar 26 persen.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2024 oleh

Tags: ACMUHarga ACproduk ramah lingkunganTeknologi Muhammadiyahteknologi ramah lingkungan
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.