Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kehidupan di Margorejo Berisi Perjuangan Kaum Miskin Mencoba Bahagia di Tengah Pahitnya Surabaya

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
25 Juni 2024
A A
Pasar Malam Margorejo Surabaya Hiburan Orang Miskin MOJOK.CO

Ilustrasi - Kehidupan di Balik Pasar Malam Margorejo, Kaum Miskin Berusaha Bahagia di Tengah Kemewahan Surabaya. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tempat healing anak-anak kampung

Yang menarik, pada malam Minggu itu ada segerombolan anak-anak usia SMP tengah main-main di pasar malam Margorejo Surabaya tersebut. Mereka tampak hanya jalan-jalan saja, sesekali saling gojlok dan tertawa-tawa.

Saya lantas menghampiri mereka. Mereka awalnya tak cukup welcome. Tapi dengan sedikit pendekatan, akhirnya obrolan kami pun cair.  Empat anak SMP itu ternyata asli Surabaya sendiri. Tinggal di rumah kecil di gang-gang sempit Wonocolo.

“Hiburan anak-anak sini pas malming kalau nggak ke warkop, rental PS, atau ya cangkrukan aja lah di mana gitu. Ini karena lagi iseng aja pengin main di pasar malam,” ujar Rio, bocah bergaya rambut mullet.

Kata Rio, kalau mau agak nekat sedikit, mereka biasanya pinjam motor orang tua untuk main ke Taman Apsari atau skate park Ketabang Kali. Keduanya berdekatan. Dan memang setiap malam Minggu sering jadi jujukan banyak orang.

Tapi umumnya anak-anak SMP hingga SMA akan ke skate park Katabang Kali. Tempatnya sendiri berisi deretan warkop-warkop di tepian Kalimas Surabaya. Lalu di paling ujung terdapat arena anak-anak bermain skate board.

“Ke sana ya nonton-nonton aja, seru soalnya,” kata Rio.

“Nggak jalan-jalan ke Jalan Tunjungan?” tanya saya.

“Banyak polisi di Jalan Tunjungan. Aku kan nggak punya SIM. Lagipula Jalan Tunjangan itu tempat mahasiswa atau orang-orang kaya bergaya. Anak-anak kampung kaya aku cukup di pinggir-pinggir kali atau pasar malam kayak gini,” jawab Rio sembari kebal-kebul menyesap rokok.

Tawa dan keceriaan di pasar malam Margorejo

Karena tak bisa berlama-lama di pasar malam Margorejo Surabaya, saya lalu beranjak ke parkiran motor. Dalam perjalanan menuju tempat parkir itu, pandangan mata saya merekam aneka ekspresi di pasar malam Margorejo.

Anak-anak yang tertawa riang. Ibu-ibu dengan wajah sumringah mengikuti anaknya yang berlarian menuju wahana yang diinginkan. Juga sepasang kekasih yang tengah bermesraan di tengah keramaian.

Dari gayanya berbusana, mayoritas mereka dari kalangan menengah bawah di Surabaya. Kalangan yang mencoba tetap bahagia di tengah kemirisan hidup di Kota Pahlawan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Bertahun-tahun Tinggal di Surabaya tapi Saya Ogah Naik Suroboyo Bus Karena Ribet dan Nggak Nyaman Blas

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Iklan

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2024 oleh

Tags: hiburan malam surabayakuliner surabayamal di surabayamargorejomargorejo surabayamaspion squareorang miskin surabayapasar malam margorejoroyal plazaSurabayawisata surabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.