Kopi Pangku, Jejak Kolonial yang Menyala Remang di Pantura
Sejak pertengahan abad ke-19, praktik mirip kopi pangku sudah hidup di pelabuhan Semarang dan sekitarnya. Namanya beda, konsepnya mirip.
Baca selengkapnyaDetailsSejak pertengahan abad ke-19, praktik mirip kopi pangku sudah hidup di pelabuhan Semarang dan sekitarnya. Namanya beda, konsepnya mirip.
Baca selengkapnyaDetailsIni adalah cerita ibuku sebagai penjual warung kopi pangku di jalanan pantura. Pekerjaan kotor yang berjasa besar dalam hidupku.
Baca selengkapnyaDetailsLulusan SMA ini tahan dihina. Dianggap masih muda tapi hanya menjadi pedagang di pasar tradisional hingga bisa buktikan bukan beban...
Baca selengkapnyaDetailsAyah itu orang yang rumit. Pendiam, cuek, dan dingin. Namun, rasa sayangnya besar dan baru bisa kita rasakan ketika sosoknya...
Baca selengkapnyaDetailsDi Kudus, ada rumah bagi burung-burung. Ia bukan hutan di lereng Muria, melainkan hutan produktif Oasis yang letaknya berada di...
Baca selengkapnyaDetailsBadai PHK terus terjadi sejak pandemi Covid 2020 hingga tahun 2025. Tanda negara tak mampu melindungi warganya.
Baca selengkapnyaDetailsBagi para perantau, WC pabrik adalah tempat terbaik. Di bilik kecil ini, mereka bisa menangis, atau istirahat sejenak dari lelahnya...
Baca selengkapnyaDetailsSiasat driver ojek online (ojol) di Semarang mencari keuntungan di tengah penumpang yang tengah kebingungan.
Baca selengkapnyaDetailsIn this Economy, pekerjaan apapun akan Azizah (24) lakoni meski sempat gagal membangun karier di perantauan hingga balik ke kampung...
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.