Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nestapa Sarjana Muda Pekerja Outsourcing, Setiap Bulan Khawatir Kena Pecat Mendadak

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
14 Desember 2023
A A
outsourcing.MOJOK.CO

Ilustrasi pekerja outsourcing (Razvan Cishu/Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kerja outsourcing begitu rentan. Banyak di antara mereka yang kena PHK tanpa mendapatkan pesangon. Padahal, kalau mengajukan resign di tengah kontrak kena denda penalti.

Buat para sarjana baru, mencari kerja tidak semudah yang mereka bayangkan saat masih jadi mahasiswa. Begitu lulus, puluhan lamaran disebar ke berbagai lowongan. Namun, kabar menggembirakan jarang datang.

Iklan

Terlebih bagi mereka yang ingin bekerja linier sesuai jurusan kuliah. Tantangannya lebih sulit karena banyak lamaran yang mensyaratkan pengalaman kerja.

Akhirnya, pilihannya jatuh ke lowongan dari perusahaan outsourcing. Persyaratan kualifikasinya ringkas, tidak terbatas latar belakang jurusan, dan upahnya paling tidak sesuai UMR.

Hal itulah yang Tania (22) alami. Selepas lulus, ia memilih untuk tinggal di Jogja sambil mencari kerja. Tiga bulan ia menganggur setelah gagal menjajal peruntungan di berbagai perusahaan. Saat mulai tidak enak terus meminta uang dari orang tuanya, kesempatan itu datang.

“Ya sampai akhirnya dapat lah di perusahaan outsourcing. Lumayan, UMR,” cetusnya saat saya hubungi, Rabu (13/12/2023).

Pekerjaan dari perusahaan outsourcing jadi andalan ribuan freshgraduate. Meski bukan pekerjaan ideal, namun kebutuhan SDM-nya cukup tinggi. Sehingga peluang diterima besar.

“Begitu masuk emang isinya itu lulusan baru. Jurusannya macam-macam pada kerja jadi customer service, content moderator, dan jasa pelayanan lain,” ungkapnya.

Perusahaan outsourcing yang bekerja sama dengan start up teknologi kerap menyewa gedung besar yang mampu menampung ratusan karyawan. Buat Tania, suasana kerjanya seperti di pabrik, berderetan sesama karyawan. Bedanya, mereka bekerja di depan monitor.

Kaget, belum sebulan banyak teman kena PHK

Urusan rutinitas kerja, Tania mengaku semuanya berjalan normal. Meski, jam kerjanya delapan jam dengan enam hari kerja.

Hal yang membuat kaget adalah turnover kerja di perusahaan outsourcing yang begitu tinggi. Mereka biasanya dikontrak jangka pendek. Mulai dari tiga hingga enam bulan.

“Aku dan teman-teman satu batch awalnya dapat kontrak tiga bulan. Tapi baru sebulan pertama sudah banyak yang kena lay off. Itu sih yang bikin kaget,” ungkapnya.

Sehingga, durasi kontrak seakan bukan jaminan rasa aman. Setiap bulan, gonjang-ganjing PHK dadakan selalu jadi isu di antara para pekerja. Tania beruntung karena sampai bulan keenam bekerja statusnya masih aman. Namun, ia berulang kali mengucapkan perpisahan dengan teman-temannya yang bernasib sial.

Satu hal yang ia sayangkan, saat karyawan hendak mengajukan resign di masa kontrak, denda menanti mereka. “Padahal perusahaan bisa mecat kita suatu waktu. Tapi kita keluar bisa dapet denda,” keluhnya.

Kendati begitu, para sarjana baru ini tidak punya banyak pilihan. Mendapatkan pekerjaan yang layak tidak semudah bayangan mereka dulu.

“Ya bisanya bertahan sambil ngelirik kesempatan lain,” tuturnya.

Outsourcing di Indonesia

Banyak perusahaan yang melakukan alih daya pekerja teknis lewat layanan penyedia outsourcing. Berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003, outsourcing adalah penyerahan sebagian pekerjaan kepada perusahaan lain. Langkah ini dilakukan lewat mekanisme perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan pekerja.

Jadi, para karyawan ini walaupun melakukan mengerjakan tugas teknis dari perusahaan A, terhitungnya menjadi karyawan perusahaan B (perusahaan outsourcing). Pekerja outsourcing biasanya hanya bergerak di jasa penunjang.

Iklan

Perusahaan penyedia tenaga kerja ini jadi solusi bagi perusahaan lain yang ingin memangkas biaya dan tenaga rekrutmen. Cara ini menjadi jalan praktis untuk kebutuhan tenaga pembantu yang tidak berkaitan langsung dengan proses produksi.

Para pekerja outsourcing juga umumnya tidak punya jenjang karir. Sehingga, para freshgraduate seperti Tania menganggap ini sebagai jembatan menuju pekerjaan yang lebih menjanjikan.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Buruh Jogja Minta UMK Naik Jadi Rp4 Juta, Pemda Minta Bersabar

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 14 Desember 2023 oleh

Tags: alih dayaoutsourcingsarjana
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

pegawai BPO

Lulusan Magister Biologi Rela jadi Pegawai BPO di Tanah Rantau Agar Tidak Dianggap Pengangguran dan Bikin Orang Tua Menderita

26 Agustus 2026
budidaya kenari

Perjuangan Bapak Hobi Kicau Mania: Dari Budidaya Kenari, Bisa Hantarkan Anak Meraih Gelar Sarjana 

26 Agustus 2026

Sarjana BK Kebingungan Tentukan Arah Masa Depan: Tak Otomatis Jadi Guru BK, Jadi Dosen pun Susah

19 Agustus 2026
Fenomena sarjana jadi pengangguran karena ijazah kuliah memang bulan modal ekonomi dan persoalan ketimpangan kapital MOJOK.CO

Bedah Penyebab Sarjana Pengangguran: Ijazah Kuliah Tak Bisa Jadi Modal Ekonomi, Dapat Kerja Ditentukan Privilege Keluarga

15 Agustus 2026
sarjana muda gusar mencari kerja. MOJOK.CO

Realita Sarjana Muda Gusar Mencari Kerja: 4 Tahun Lamanya Berkutat dengan Buku, Lulus Kuliah Memilih Pasrah

23 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026
Motor Honda Verza tua itu 12 tahun menemani saya mengejar rezeki MOJOK.CO

Jok motor Honda Verza tua itu sudah sobek, tangki penyok, spion patah diserempet truk, tapi menolak pensiun menemani saya 12 tahun mengejar rezeki menembus pegunungan Banjarnegara

27 Agustus 2026
Semesta Buku Yogyakarta 2026 MOJOK.CO

Semesta Buku Yogyakarta Hadir Bersama Pasetaky #4 dan Jakal Bookshop Festival 2026: Rayakan Buku, Komunitas, dan Ruang Literasi 

27 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.