Tinggalkan Kerja Kantoran demi Jualan Paper Bag di Jogja meski “Kecewakan” Ibu, Malah Sejahtera dengan Omzet Puluhan Juta hingga Beri Lapangan Kerja ke Banyak Orang

Lepas Kerja Kantoran Jogja demi Bisnis Paper Bag dan Jadi Kaya MOJOK.CO

Buat bisnis paper bag di Jogja hingga buka lapangan pekerjaan

Beruntungnya, saat masih membuka Warmindo, Iksan ternyata juga nyambi menjadi reseller di sebuah tempat produksi paper bag di Jogja. Maka setelah Warmindo-nya tutup, ia pun lalu mencoba membuka tempat produksi paper bag sendiri.

“Omzet bulanan (bisnis paper bag) minimal Rp30 juta. Saya jualnya online. Tapi buat orang Jogja sendiri biasanya langsung ke sini (rumah kontrakannya di Wirobrajan, Jogja),” terang Iksan.

Iksan (28), si pengusaha paper bag dan sewa sepatu di Jogja. (Aly Reza/Mojok.co)

Saat masih menjadi reseller, Iksan memang sekaligus belajar bagaimana caranya membuat paper bag. Lalu ia buka sendiri dengan tawaran paper bag di tempatnya bisa custom sesuai permintaan pembeli. Berbeda dengan tempat produksi lain yang umumnya hanya menjual paper bag yang sudah jadi (siap pakai) saja.

Sejak 2022 itu, lambat laun tempat produksi paper bag Iksan pun makin ramai pembeli. Ia yang semula mengerjakannya sendiri kini pun mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga tetangganya di Kulon Progo, Jogja.

“Jadi produksinya di Kulon Progo. Kalau di sini (Wirobrajan) semacam toko offline aja sih,” jelas Iksan.

“Total ada 30 ibu-ibu (yang kerja di produksi paper bag Iksan). Upahnya tergantung berapa banyak paper bag yang ibu-ibu lipat. Upahnya antara Rp30 ribu sampai Rp80 ribu sehari. Mereka sudah seneng karena ada pemasukan harian,” beber sarjana Manajemen STIE YKPN, Jogja, tersebut.

Selain itu, Iksan juga mengaku mempekerjakan seorang mahasiswa salah satu kampus Jogja yang memang berniat kuliah sambil kerja. Dengan kata lain, keputusannya melepas kerja kantoran di Jogja untuk bisnis paper bag ternyata justru menolong banyak orang.

Melihat bisnis paper bag Iksan yang makin lancar dan justru memberi lapangan pekerjaan bagi banyak orang, kata Iksan, orang tuanya pun ikut bangga. Tak lagi menyesalkan Iksan yang melepas kerja kantoran di Jogja sebelumnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Gagal Jualan Sempak Iseng-Iseng Usaha Sewa Sepatu di Jogja, Bisnis Gak Umum tapi Cuan Lancar karena Bantu Mahasiswa Pas-pasan Bergaya di Tongkrongan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2024 oleh

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Exit mobile version