Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pengalaman Fresh Graduate Magang di Instansi Pemerintah Kemkomdigi, Dapat Gaji Setara UMP tapi Harus Benar-benar Siap Kerja

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
23 Januari 2026
A A
cerita fresh graduate magang di kemkomdigi dapat gaji magang layak. MOJOK.CO

ilustrasi - magang nasional di Kemkomdigi banyak untung. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lulusan baru atau fresh graduate yang magang di instansi pemerintah seperti Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), alias magang nasional akhirnya merasakan gajian. Mereka yang sudah menyelesaikan tugasnya selama 6 bulan kini mendapat gaji setara upah minimum provinsi (UMP) sesuai dengan daerahnya.

Dapat apa saja usai magang nasional di Kemkomdigi?

Lulusan baru atau fresh graduate yang baru saja mendapatkan gaji dari proses magang nasional mereka di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) ialah M. Fiqo Fadilah dan Ruri Hajar Pamungkas. Keduanya merasakan betul manfaat dari gaji setara UMP tersebut.

Selain materi, M. Fiqo Fadilah atau yang akrab dipanggil Fiqo berujar mendapat pengalaman berharga selama mengikuti program magang nasional di Kemkomdigi. Ia merasakan sendiri perbedaan semasa kuliah dan terjun langsung di dunia kerja. Jika di perkuliahan ia lebih banyak mempelajari soal teori, kini ia dituntut menerapkan ilmu tersebut langsung ke dalam hasil karyanya.

“Tentu ini pengalaman baru karena kita bisa mendapatkan pelajaran baru, merasakan langsung dunia kerja seperti apa. Sebelum nantinya kita selesai melaksanakan program magang ini, kita bisa lebih siap terjun ke dunia kerja,” ujar Fiqo dikutip melalui keterangan resmi, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, peserta magang tidak hanya menjadi pengamat, tetapi terlibat langsung dalam pekerjaan yang dijalankan oleh pegawai di Kemkomdigi. Ia dituntut aktif bertanya, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dan banyak belajar dari kesalahan.

“Kita di sini mendapatkan kesempatan langsung untuk terlibat di dalam pekerjaan-pekerjaan yang sama, sehingga pengalaman ini sangat berdampak untuk modal kita bekerja di masa yang akan datang,” katanya.

Sangat berarti bagi lulusan baru

Fiqo sadar program magang nasional bukanlah akhir, tapi justru permulaan bagi darinya untuk meniti karier masa depan. Ia berterima kasih kepada Presiden  Prabowo yang telah menggagas program tersebut sehingga memberikan dampak nyata bagi lulusan baru seperti dirinya.

“Terima kasih Pak Prabowo, karena gagasannya membawa dampak yang dapat dirasakan langsung oleh kami, para fresh graduate. Dari sini kami dapat terus menggali potensi dan mendapatkan pengalaman serta pembelajaran baru,” ucapnya.

Baca Halaman Selanjutnya

Panduan magang nasional Kemnaker untuk fresh graduate

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2026 oleh

Tags: fresh graduategaji magangKemkomdigimagang nasionalsyarat magang di pemerintahansyarat magang nasional
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

sarjana muda gusar mencari kerja. MOJOK.CO
Urban

Realita Sarjana Muda Gusar Mencari Kerja: 4 Tahun Lamanya Berkutat dengan Buku, Lulus Kuliah Memilih Pasrah

23 Juli 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta
Catatan

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO
Sekolahan

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tren selebrasi di panggung wisuda seperti minta difotoin rektor ala wisudawati UINSA: mengejar atensi maya hingga pergeseran batas hierarki formal MOJOK.CO

Difotoin Rektor: Selebrasi Wisuda biar Berkesan, Atensi Maya, dan Pergeseran Batas Hierarki Formal

30 Juli 2026
Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026
Budi daya ikan nila cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan ngasal MOJOK.CO

Budi daya ikan nila bisa cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan sampai merusak sumber daya 40 tahun ke depan

30 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.