Kecamatan Colomadu Bikin Bingung: Kalau Jelek Dibilangnya Masuk Karanganyar, Kalau Bagus Dianggap Wilayah Solo

Kecamatan Colomadu Bikin Bingung: Kalau Jelek Dibilangnya Masuk Karanganyar, Kalau Bagus Dianggap Wilayah Solo.MOJOK.CO

Orang tahunya Karanganyar cuma Tawangmangu dan Gunung Lawu

Ananda mewajari kebingungan orang-orang soal tempat tinggalnya. Bagaimana tidak, selama ini orang tahunya Karanganyar itu adalah kota wisata.

Padahal, wisata di Karanganyar kebanyakan berpusat di kawasan bagian timur. Di sana, terdapat tempat-tempat kondang macam Kecamatan Tawangmangu dan Gunung Lawu.

Peta Kabupaten Karanganyar (dok. Wikipedia)

“Karanganyar itu luas. Tapi orang tahunya cuma yang bagian timur soalnya ada Tawangmangu, Lawu. Sampai lupa kalau ada tempat nyempil, banyak pabrik, panas, macam Kecamatan Colomadu,” jelasnya.

Ditambah, lokasinya sendiri juga terpisah dari Kabupaten Karanganyar. Ia bahkan mengaku sepanjang hidupnya lebih banyak menghabiskan waktu di Solo dan Sukoharjo ketimbang Karanganyar. Baik untuk kuliah, kerja, maupun mencari hiburan.

Colomadu, satu-satu eksklave di Pulau Jawa

Menurut dosen Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes), Wasino, kata Colomadu berarti “gunung madu”. Nama ini tak terlepas dari eksistensi suikerfabriek alias Pabrik Gula (PG) Tjolomadoe yang dibangun oleh Mangkunegaran sejak 1861.

Dijelaskan oleh Wasino, dulu wilayah kekuasaan Mangkunegaran mencakup seluruh Soloraya. Antara lain Surakarta, Wonogiri, termasuk Karanganyar, dan beberapa kawasan Gunungkidul.

Sejak awal, Kecamatan Colomadu memang masuk kawasan Karanganyar. Dulu bernama Malangjiwan dan berada di bawah kekuasaan Mangkunegaran.

Saat Mangkunegaran menyerahkan wilayah mereka kepada pemerintah Republik Indonesia pada 1947, nama Malangjiwan berubah berubah menjadi Colomadu, terinspirasi dari PG Tjolomadoe.

Kecamatan Colomadu juga merupakan satu-satu eksklave di Pulau Jawa. Eksklave sendiri merupakan bagian dari suatu wilayah yang secara geografis terpisahkan dari wilayah utamanya. Selain Colomadu, contoh lain eksklave adalah Kabupaten Bima di NTB, Donggala di Sulawesi Tengah, Kabupaten Luwu dan Takalar di Sulawesi Selatan.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Menganti Gresik bikin Pusing: Tak Mau Disebut Gresik, Tapi kalau Ngaku-ngaku Surabaya Banyak yang Tak Terima atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2025 oleh

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Exit mobile version