ADVERTISEMENT

DO dari SMA Jadi Satpam Wanita di Surabaya, Gak Peduli Dicap Kerja Rendahan karena Gaji Lebih Besar dari Bayangan Orang Kantoran

Jadi Satpam Wanita di Surabaya Gaji Gak Sepele! MOJOK.CO

Menepis keinginan lanjut kuliah

Gaji besar agaknya sebanding dengan risiko kerja Delima sebagai satpam wanita di Surabaya. Ada banyak hal menyebalkan yang harus ia hadapi selama bertugas di salah satu swalayan di Surabaya itu. Satu yang paling sering adalah kasus pencurian.

Swalayan tempatnya bekerja terbilang cukup sering kecolongan oleh tangan-tangan nakal. Jika sudah begitu satpam yang berjaga, termasuk Delima, pasti kena semprot dari atasan.

“Mikirnya kan security kerjanya ngapain aja kok bisa barang sampai hilang. Padahal banyak sekali yang harus kami pantau,” keluh Delima.

Oleh karena itu, sesekali Delima masih kepikiran untuk mencari pekerjaan lain. Hanya saja sejauh ini memang masih belum ada yang berjodoh.

Tak hanya itu, di usianya yang terbilang masih muda, ibu berumur 24 tahun itu sebenarnya juga punya angan-angan untuk bisa lanjut kuliah. Bukan hanya soal iming-iming ijazah S1 kelak dapat pekerjaan layak, tapi lebih karena di satu sisi Delima masih merasa haus dengan sekolah. Namun, angan-angan itu selalu ia tepis.

“Sekarang lebih difokuskan pada kebutuhan anak sih,” ucap satpam wanita sekaligus ibu tangguh asal Surabaya itu.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Lulus SMA Hidup Makmur karena Kerja Gaji UMR Sidoarjo, Nekat Dilepas Demi Kuliah tapi Berujung Hidup Nelangsa karena Ijazah Kampus Nggak Laku

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2024 oleh .

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.