Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Indomaret Selamatkan Lulusan SMK SMA yang Diremehkan karena Tak Kuliah, Kasih Kerjaan dengan Gaji Besar yang Bikin Sarjana Nganggur Gigit Jari Meratapi Nasib

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
5 Juni 2024
A A
Indomaret Selamatkan Lulusan SMK SMA yang Diremehkan karena Tak Kuliah MOJOK.CO

Ilustrasi - Indomaret selamatkan lulusan SMA SMK yang diremehkan karena tak kuliah. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi beberapa lulusan SMK, jadi karyawna Indomaret bukanlah pekerjaan sepele. Indomaret memberi kesempatan bagi lulusan SMK (sederajat) untuk merasakan kerja dengan gaji besar. Gaji yang bisa digunakan untuk membantu keuangan orang tua. Hal Itu menjadi kebanggaan tersendiri ketimbang kuliah dan terus-menerus menyusahkan orang tua.

Saya berbincang dengan lulusan SMK yang saat ini bekerja sebagai karyawan Indomaret di Subang dan Surabaya. Keduanya kompak menyebut bahwa Indomaret menyelamatkan nasib mereka di tengah banyaknya perusahaan yang mensyaratkan ijazah S1 bagi para pelamar kerja. Itupun dengan gaji yang sering kali tidak sesuai ekspektasi.

Iklan

Sementara para karyawan Indomaret, meski hanya lulusan SMK tapi berkesempatan menikmati gaji besar.

Indomaret beri lulusan SMK gaji UMR

Menjelang lulus SMK di Subang, Jawa Barat pada 2020, Deni (22) memang menghapus bayangan untuk kuliah. Tak mengikuti ambisi besar teman-temannya yang lain untuk menjadi sarjana.

Deni sudah memantapkan niat untuk lanjut bekerja. Meskipun di satu sisi sebenarnya orangtuanya sempat mendorong Deni untuk kuliah.

Saat SMK di Subang tersebut, Deni sebenarnya sangat menggemari sastra. Bahkan ia mengaku sudah mulai menyukai sastra—terutama jenis puisi—sejak di bangku kelas 2 SMP.

Minatnya pada sastra tersebut bermula dari sebuah tontonan di TV, yakni sinetron Roman Picisan. Sinetron dengan bintang utama Arbani Yasiz itu membuat Deni menjadi sering menulis puisi hingga saat ini.

“Saya tidak berniat untuk kuliah jurusan sastra, meski ada yang bilang saya cocok di sana. Saya menjadikan puisi hanya sebagai media berekspresi,” ujar pemuda asal Subang tersebut kepada Mojok, Selasa (4/6/2024) siang WIB.

Di saat banyak temannya mulai sibuk bersiap untuk kuliah di kampus tujuan masing-masing, Deni dengan tanpa ciut sedikitpun mencari-cari lowongan kerja. Hingga akhirnya lamaran yang ia masukkan di sebuah Indomaret di Cisaem Girang, Subang, tembus.

“Alhamdulillah dapat rezekinya di Indomaret. Tapi saya sudah sangat senang,” ungkap lulusan SMK jurusan Elektronika Industri tersebut.

Kebanggan kerja di Indomaret

Deni tak memungkiri bahwa tentu ada saja orang-orang di sekitarnya yang memandang remeh pekerjaan Deni sebagai karyawan Indomaret. Mengingat, selain teman-temannya yang kebanyakan kuliah, ada juga beberapa teman yang setelah lulus dari SMK di Subang itu langsung mendapat pekerjaan yang berhubungan dengan jurusan Elektronika Industri.

Namun, Deni tak pernah gengsi barang sedikit pun. Selama menjadi karyawan di Indomaret Subang tersebut ia justru merasa bangga. Sebab, gaji yang ia dapat bisa ia gunakan untuk membantu keuangan orangtua.

“Gajinya UMR Subang. Di angka Rp3 juta lebih sekian. Nggak nyentuh Rp4 juta, tapi gajinya tetap bisa saya bagi untuk saya sendiri dan untuk orangtua,” tutur Deni.

Hal tersebut bagi Deni sudah memberikan kebanggaan tersendiri. Karena ia merasa menjadi anak laki-laki yang berguna bagi keluarga. Tak seperti kebanyakan mahasiswa yang masih meminta uang kiriman dari orangtua. Sehingga orangtua di rumah harus bekerja makin keras.

Iklan

Deni beruntung karena tak termasuk dalam golongan anak-anak yang menjadi beban dan menyusahkan.

Mungkin ada saja yang menyebut kalau gaji Rp3 juta itu pun sebenarnya kekecilan. Namun, untuk hidup di Subang, uang segitu sudah lebih dari cukup. Lebih baik juga di tengah banyaknya sarjana yang kerja cuma dapat gaji Rp2 jutaan bahkan nganggur.

Baca halaman selanjutnya…

Gaji karyawan Indomaret bikin sarjana terhina 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2024 oleh

Tags: gaji indomaret surabayagaji karyawan indomaretijazah s1 tak lakuIndomaretindomaret surabayaloker indomaretloker surabayalulusan SMKsarjanasarjana nganggurSurabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO
Sehari-hari

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO
Urban

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.