ADVERTISEMENT

Bukber di Tempat Makan Adalah Acara yang Menyiksa Juru Masak, Sebel Masak Ratusan Porsi untuk Orang yang Sok Berbuka Padahal Nggak Puasa

Acara Bukber di Tempat Makan Menyiksa Juru Masak MOJOK.CO

Sebal ke orang yang bukber padahal tak puasa

Dua tahun ngekos di Seturan, Jogja sudah cukup membuat Bobon paham perihal “kehidupan bebas” di sana. Karena memang sudah menjadi rahasia umum kalau Seturan menjadi salah satu daerah di Jogja dengan tingkat pergaulan bebas yang cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari menjamurnya kos LV (kos bebas) di Seturan, Jogja yang buka secara terang-terangan.

Selama dua tahun ngekos di Seturan, Jogja, Bobon bahkan berani menyimpulkan kalau kebanyakan mahasiswa-mahasiswa atau anak-anak muda di Seturan, Jogja memang sudah jauh dari agama. Identitas agama hanya sebagai pelengkap di kolom KTP.

Ilustrasi acara bukber di tempat makan. (Priscilla Du Preez ca/Unsplash)

“Jangan jauh-jauh, lihat aku saja, Pak. Aku jadi kayak sekarang (cenderung “bebas” dan tak pernah salat lagi) kan sejak tinggal di sini (Seturan, Jogja),” tutur Bobon.

Yang hendak Bobon katakan adalah, ia sudah terlalu sering bersinggungan dengan mahasiswa-mahasiswa muslim di Seturan, Jogja yang sudah tak puasa Ramadan. Namun, meski begitu, mereka tetap saja bikin acara bukber. Bagian inilah yang membuat Bobon sebal.

“Bukber cuma buat kepentingan story. Buat gaya-gayaan,” ujar Bobon.

Lanjut Bobon, meski ia sendiri memang tak puasa, tapi sebagai juru masak ia mengaku ada semacam kepuasan kalau bisa memasakkan bukber orang-orang yang memang benar-benar menjalankan puasa selama Ramadan. Walaupun satu sisi capeknya dobel-dobel.

Akan tetapi, beda kasus kalau ia memasakkan orang-orang tak puasa yang sok-sok bikin acara bukber. Hanya tersisa capeknya saja, sementara rasa puasnya tidak ada.

Kata Bobon, keluhan yang sama juga dirasakan oleh partnernya sebagai juru masak di tempat makan Seturan, Jogja tersebut. Saya sempat memina Bobon untuk menghubunginya, meminta pendapatnya. Namun ia menyebut bahwa jawabannya tak akan jauh berbebeda dengan apa yang sudah Bobon utarakan.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Adik Sukses Kerja di Bandung hingga Dapat Puluhan Juta, Kakak Diremehkan karena Cuma Buka Angkringan di Jogja, Padahal Omzetnya Tak Kalah Lumayan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2024 oleh .

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Exit mobile version