Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Berbah Sleman Kampung Agamis Jogja yang Rusak karena Miras, Warung Miras Jual Bebas ke Anak-anak Sekolah

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
19 Juli 2024
A A
Berbah Sleman, Kampung Agamis Jogja yang Terancam Rusak Gara-gara Miras bikin Pemuda Muhammadiyah Bertindak MOJOK.CO

Ilustrasi - Pemuda Muhammadiyah berupaya berantas warung miras yang merusak Berbah, Sleman, sebagai daerah agamis di Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Catatan hitam warung miras dan pelajar

Apa yang AP alami dan laporan warga perihal anak-anak yang keluar masuk warung miras nyatanya bukan perkara baru.

Pada penghujung 2022 silam, 16 siswa di salah satu sekolah di Berbah kepergok pesta miras di sekolahnya, seperti pemberitaan dari Harian Jogja dan Detik Jogja.

Iklan

16 siswa tersebut akhirnya memang mendapat pembinaan. Namun, kasus pelajar membeli miras, khususnya di Berbah, malah makin tak terkontrol.

Rahmat mengatakan, agar tidak ketahuan pihak sekolah maupun orang tua, anak-anak biasanya akan membeli miras dengan cara dibungkus plastik. Lalu mereka akan membawanya ke titik tertentu untuk menenggaknya ramai-ramai.

“Pemuda Muhammadiyah Berbah menggandeng juga kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah DIY dan NU untuk sama-sama membantu membersihkan miras. Dalam waktu dekat Pemuda Muhammadiyah Berbah juga akan membuat laporan ke Satpol PP (lagi),” terang Rahmat.

Instruksi melawan miras

Sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah, Rahmat mengaku tak takut sedikitpun berhadapan dengan para oknum penjual miras tersebut. Sebab ia meyakini berada di jalur yang benar: amar ma’ruf nahi munkar dan dalam perjuangan menyelamatkan anak-anak calon generasi bangsa.

“Instruksi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman, kami menolak keras peredaran miras di lingkungan masyarakat,” tegas Rahmat.

Ia lalu menunjukkan Surat Pernyataan Sikap dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Jogja, tertanggal 2 Juli 2024. Adapun poin pernyataan sikap PDM Sleman antara lain:

  1. MENOLAK berdirinya tempat-tempat peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Sleman yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Mendesak Bupati Sleman untuk secara serius melakukan pengendalian terhadap peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Sleman, di antaranya: (a) memperketat perizinan peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol sesuai peraturan yang berlaku; dan (b) menindak tegas oknum-oknum yang terlibat dalam peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol yang tidak memiliki perizinan baik secara pidana maupun administrasi sesuai peraturan yang berlaku.
  3. Mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Pelarangan Minuman Oplosan.
  4. Mendesak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sleman untuk melakukan penindakan secara tegas terhadap peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol yang melanggar peraturan yang berlaku

Dalam upayanya mengawal pemberantasan tersebut, Rahmat mengaku nyaris terjadi bentrok antara ia vs pemilik warung miras beserta anak buahnya. Peristiwa itu terjadi belum lama ini.

“Malam itu seandainya terjadi bentrok, di rumah saya sudah ada banyak orang untuk membantu. Ada Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Sleman juga kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah DIY. Tapi saya selalu berprinsip, ini harus selesai secara humanis,” bebernya.

 Berbah Sleman, Kampung Agamis Jogja yang Terancam Rusak Gara-gara Miras MOJOK.CO
Suasana malam saat nyaris terjadi bentrok antara Pemuda Muhammadiyah Berbah vs penjual miras. (Dok. Narasumber)

Oleh karena itu, sempat terjadi mediasi antara Rahmat—mewakili warga—dengan pemilik warung. Hasilnya, pemilik warung minta maaf dan bahkan berkomitmen untuk tidak buka lagi.

Awalnya, kata Rahmat, mereka sempat denial: mereka harus jualan karena dari situlah mereka bisa menghidupi anak istri. Namun, Rahmat memberi pengertian, akan lebih kasihan anak istri jika dikasih makan dari barang haram. Sehingga mereka sepakat tutup. Namun praktiknya, buka lagi-buka lagi.

Padahal sudah jelas juga dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Pelarangan Minuman Oplosan sekaligus Peraturan Bupati Sleman Nomor 10 Tahun 2023, bahwa sudah diatur secara ketat peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol, antara lain larangan peredaran dan/atau penjualan minuman beralkohol pada tempat-tempat tertentu, seperti tempat tinggal, pemukiman masyarakat, minimarket, toko, kios kecil, warung, tempat yang berdekatan dengan peribadatan, dan lain sebagainya.

“Mereka itu meresahkan warga. Karena saat tahu ada yang lapor ke pihak berwajib, mereka meneror, mengetuk pintu rumah tengah malam, bleyer-bleyer, itu kan bikin warga takut,” jelas Rahmat. Belum lagi warung tersebut jadi tongkrongan orang-orang mabuk hingga larut malam.

Iklan

“Jika masih ingin jualan miras, harus hengkang dari bumi Berbah!” Tegas pria yang dari raut wajahnya sama sekali tak menyiratkan rasa takut.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Sukolilo Pati yang Dicap Kampung Maling dan Kriminal Kini Jadi Desa Wisata, karena Sukolilo Tak Cuma tentang Motor Curian

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2024 oleh

Tags: berbahberbah slemanJogjajual bir jogjajual miras slemanjual mirsa jogjamiraspemuda muhammadiyahpemuda muhammadiyah berbahpilihan redaksislemanwarung miras
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO
Sehari-hari

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.