Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Alasan Anak Muda Jogja Tak Mau Pakai iPhone Meski Mampu Beli, Merasa Fitur Android Lebih Berguna dan Mudah “Dicurangi”

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
20 Mei 2024
A A
Alasan Anak Muda Jogja Tak Mau Pakai iPhone Meski Mampu Beli, Merasa Fitur Android Lebih Berguna dan Mudah "Dicurangi".MOJOK.CO

Ilustrasi Alasan Anak Muda Jogja Tak Mau Pakai iPhone Meski Mampu Beli, Merasa Fitur Android Lebih Berguna dan Mudah "Dicurangi" (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Apalagi Andri cukup menyayangkan bagi teman-temannya yang ngebet punya iPhone, tapi jatuhnya malah beli di tempat tidak resmi maupun second. Alhasil, ada beberapa fitur yang tak bisa dipakai, dan jatuhnya malah merepotkan saja.

“Heran saja punya duit 4 juta, beli iPhone second, eh, IMEI-nya keblokir. Ujung-ujungnya andalin WiFi saja atau tethering di HP lain. Ribet,” kata Andri. “Punya uang 4 juta kalau bijak mending beli Android baru sudah dapat spek dewa.”

Android lebih multifungsi, gampang diotak-atik

Selain banyak kebutuhan yang masih bisa terhandle dengan Android, ada alasan lain mengapa anak muda Jogja tak mau pakai iPhone. Gati, yang kini kerja sebagai teknisi servis ponsel dan laptop, mengaku pernah setahun pakai iPhone. Selama itu, ia merasa kurang menikmati karena ponsel keluaran Apple itu “terlalu kaku”.

Sebagai seorang “IT enthusiast”, Gati jelas tak bisa diam dengan ponselnya. Alias, rasa ingin mengotak-atik selalu ada. Meski terkadang ilegal dan tak boleh ditiru, Gati mengaku senang “mendobrak” batasan suatu ponsel.

“Androidku selalu dalam keadaan root. Semua batasan ke-unlock. Ini yang aku suka, Mas, aku bisa ngelakuin hal-hal yang orang lain nggak bisa,” jelasnya.

Andri menyebut, melalui rooting, Androidnya bisa melampaui batasan. Seperti meng-upgrade RAM, menginstall aplikasi tak berlisensi yang ditolak sistem, dan sebagainya. Memang ada risiko dibalik rooting Android, tapi manfaat yang ia rasakan juga tak sedikit.

“Paling kecil, deh, bisa pasang aplikasi internet gratis. Bisa pasang aplikasi buat nembus password WiFi. Atau bisa bikin Android yang nggak kompatibel buat main game, jadi bisa dan lancar,” sambungnya.

Menurut Andri, hal-hal tersebut hanya mungkin dilakukan di Android. Dalam iPhone, jangankan “mendobrak batasan”, sekadar menginstall aplikasi di luar Appstore saja nyaris tak mungkin bisa.

“Jadi buat orang yang suka otak-atik ponsel kayak saya, Android masih lebih oke.”

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA Meninggalkan iPhone dan Pindah Sepenuhnya ke Android Adalah Langkah yang Tepat karena Saya Jadi Lebih Produktif ketika Bekerja

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2024 oleh

Tags: androidAppleiPhoneiphone vs androidjasa screenshoot iphonejasa sewa iphonepengguna iphonespesifikasi iphone
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO
Sehari-hari

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android
Sehari-hari

Pakai iPhone Dianggap Keren, Rela Sewa Harian sampai Rp120 Ribu demi Gengsi dan Memberi “Makan Konten” Media Sosial

3 Maret 2026
Xiaomi POCO ternyata lebih berguna ketimbang Samsung Galaxy. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna

2 Maret 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.