Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Jombang Belum Siap Kemasukan Resto Terkenal seperti Richeese Factory

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
13 Februari 2025
A A
Richeese Jombang kini sepi MOJOK.CO

Ilustrasi - Richeese Jombang kini sepi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Untuk kedua kalinya saya mampir ke Richeese Factory Jombang. Setelah tiga bulan, kini suasana franchise makanan cepat saji itu tampak sepi.

Sejak buka pada Oktober 2024 lalu, sebenarnya tidak sedikit netizen Jombang yang pesimis: memprediksi bahwa hype Richesse Jombang hanya akan terjadi sesaat.

Iklan

Mengingat, taraf ekonomi masyarakat Jombang umumnya masih rendah. Sehingga, jelas saja tidak bisa terus-menerus mengonsumsi ayam Richeese yang harganya terlampau mahal untuk ukuran keuangan umumnya masyarakat Jombang.

Saya pertama kali mampir ke sana pada November 2024 lalu. Selepas Magrib. Suasananya penuh sesak. Antreannya panjang mengular.

Richeese Factory Jombang ramai pengunjung MOJOK.CO
Suasana parkir di Richeese Factory Jombang. (Aly Reza/Mojok.co)

Waktu itu, saya wawancara dengen beberapa pengunjung. Kesimpulan dari wawancara itu: selama ini Richeese memang menjadi sesuatu yang mewah bagi warga Jombang. Identik dengan makanan orang kota.

Hanya orang-orang Jombang yang pernah merantau ke Surabaya saja yang bisa mencicipinya. Maka, ketika buka di Jombang, mereka ingin mengobati rasa penasaran.

Richeese tak cocok masuk Jombang

Saya ke Richeese Jombang lagi pada Senin (3/2/2025). Menjelang Magrib.

Bedanya dengan tiga bulan sebelumnya, petang itu parkiran motor tidak membludak. Saya bahkan tak perlu antre untuk memesan makanan. Lalu hanya satu-dua orang saja yang tampak duduk di ruang dalam. Sisanya adalah kursi-kursi kosong.

Richeese Jombang kini sepi MOJOK.CO
Richeese Jombang kini sepi. (Aly Reza/Mojok.co)

“Richeese nggak cocok masuk Jombang. Terlalu mahal untuk masyarakat yang pemasukannya harus dihemat demi bertahan hidup.” Dengan begitu, setelah hype awal-awal buka rampung, maka masyarakat pun akan kembali ke kehidupan mereka yang sebenarnya lagi: cukup makan di warung-warung murah.

Itu adalah penggalan komentar di media sosial tiga bulan lalu yang masih saya ingat. Dan kini terbukti benar: Richees Jombang sepi pengunjung.

Baca halaman selanjutnya…

Belum saatnya Jombang kemasukan Richeese 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2025 oleh

Tags: Jombangricheese jombang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Pengamen di kampung Jombang bisa datang 4-5 kali dalam sehari MOJOK.CO
Catatan

Tinggal di Jombang Selatan: Tiap Hari Rumah Didatangi 4-5 Pengamen Keras Kepala dari Pagi-Malam karena Terlanjur Tuman

22 Juni 2026
Pengendara motor plat S di jalanan Jombang tidak kalah ngawur dari plat K MOJOK.CO
Catatan

Motoran di Jatim: Dibuat Sadar kalau Plat S Jadi Motor “Paling Rusuh” di Jalan

23 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO
Urban

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO
Catatan

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.