Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sultan Ground Kena Tol, GKR Mangkubumi: Yang Penting Tanah Kami Tidak Hilang

Arif Hernawan oleh Arif Hernawan
15 April 2022
A A
gkr mangkubumi mojok.co

GKR Mangkubumi. (Dok. GKR Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Keraton Yogyakarta enggan melepas status hak kepemilikan atas lahan Sultan Ground atau lahan milik kerajaan tersebut yang terdampak proyek jalan tol.

Hal itu disampaikan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi selaku Penghageng Tepas Panitikismo atau kepala lembaga Keraton Yogyakarta yang mengurusi Sultan Ground (SG), kepada jurnalis di kompleks Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (14/4).

Mangkubumi menyatakan belum mengetahui secara detail jumlah dan luasan SG yang terdampak proyek jalan tol. “Satu sisi kita belum tahu jumlahnya berapa banyak, tapi yang utama kami tidak mau ada pelepasan,” kata dia.

Kendati enggan melepaskan, pihak Keraton Yogyakarta tak akan memungut biaya untuk hak pakai atas lahan tersebut. “Gratis ya oleh kok,” ujar putri sulung Sultan Hamengku Buwono X, raja Keraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY.

Ketiadaan biaya sewa tersebut berbeda dengan mekanisme penggunaan SG selama ini di mana warga harus mengurus surat izin alias kekancingan ke Panitikismo. Dari izin ini, pihak pengguna akan dikenai biaya tertentu sesuai jangka waktu penggunaan SG.

“Sistemnya hak pakai dengan tidak menyewa. Yang penting tanah kami tidak hilang,” ujar Mangkubumi, menegaskan.

Menurutnya, pihak Keraton Yogyakarta belum tahu soal jumlah titik lokasi dan luasan SG terdampak tol karena tahapan prosesnya belum usai. Yang jelas, kata dia, semua proyek tol di DIY mengenai sejumlah lahan SG.

“Titiknya belum tahu, seberapa luas. Karena masih ada tahap pembebasan—ada yang belum. Ya dipakai aja. Asal tanahnya enggak hilang,” kata dia.

Mengkubumi menyatakan sistem hak pakai atas SG itu telah menjadi prinsip Keraton Yogyakarta. “Monggo. (kami) Mau sistem seperti itu. Kalau enggak, kita enggak perlu jalan tol,” katanya.

Menurutnya, pihak Keraton telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku pelaksana proyek tol. “Kami sudah menyampaikan itu. Kami tidak mau tanah kami hilang,” tandasnya.

Hingga akhir 2020, data Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, menunjukkan sebanyak 7.214 bidang SG dan 262 Paku Alam Ground (PAG) telah tersertifikasi. Total jumlah luasannya mencapai 170 hektar. Di luar itu, lahan SG tengah terus dalam proses pendataan untuk disertifikasi.

Proyek jalan tol terbesar di DIY saat ini yang dipastikan bakal berdampak pada SG adalah jalan tol Yogyakarta-Bawen. Peletakan batu pertama (groundbreaking) digelar di Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Rabu (30/3) lalu.

Jalan tol Yogyakarta-Bawen memiliki panjang 75,82 kilometer. Dari keseluruhan, 67,5 kilometer berada di wilayah Jawa Tengah dan sisanya 8,77 kilometer di DIY. Periode konsesi tol ini 40 tahun dengan nilai investasi Rp14,26 triliun.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Oemi Vierta Moerdika, saat groundbreaking menjelaskan, tol ini dibagi enam seksi. “Proses konstruksi akan dimulai di Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo yang ditargetkan rampung pada kuartal IV tahun 2023 dan mulai beroperasi pada awal 2024,” katanya.

Iklan

Saat ini pembebasan lahan yang nyaris rampung baru untuk seksi 1, yakni ruas Yogyakarta-Banyurejo, sepanjang 8,25 kilometer. Progres pembebasan lahan untuk keseluruhan seksi baru mencapai 10,45 persen.

Adapun ruas lain meliputi seksi 2 banyurejo – Borobudur, seksi 3 Borobudur –Magelang, seksi 4 Magelang- Temanggung, seksi 5 Temanggung – Ambarawa dan seksi 6 Ambarawa – Bawen. Di DIY, tol ini akan terhubung dengan tol lain yakni tol Solo- Yogyakarta dan tol ke arah Yogyakarta International Airport (YIA). Titik pertemuannya berada di Junction Sleman.

“Jika tol ini beroperasi penuh, perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta atau sebaliknya akan menjadi lebih cepat, dari sebelumnya 3 jam menjadi hanya 1,5 jam,” ujarnya.

Reporter: Arif Hernawan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kolaborasi Tak Biasa, Shaggydog dan Takka Luncurkan Sepeda dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2022 oleh

Tags: proyek tolsultan groundtol jogja-bawentol jogja-solo
Arif Hernawan

Arif Hernawan

Jurnalis, penikmat film & musik.

Artikel Terkait

Kenyamanan di Mejing Kidul Sleman Kini Kacau Gara-gara Tol Jogja Solo MOJOK.CO
Ragam

Kenyamanan di Mejing Kidul Sleman Kini Kacau Gara-gara Tol Jogja Solo

24 September 2024
Jerit warga Ringinsari Sleman terdampak Tol Jogja Solo MOJOK.CO
Ragam

Hidup Tenang Warga Ringinsari Sleman Kini Terusik Tol Jogja Solo yang Penuh Kesemrawutan

13 September 2024
makam keramat tergusur tol jogja solo.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Makam Keramat yang Tergusur Tol Jogja Solo: Ada di Sleman, Kulon Progo, hingga Boyolali

28 Januari 2024
tol jogja-bawen mojok.co
Ekonomi

Tol Jogja-Bawen Punya 3 Terowongan yang Menembus Perut Bukit, Ini Lokasinya

28 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.