ADVERTISEMENT

Cerita Mahasiswa Jatim Rela Melepas UGM Demi Masuk Jurusan Kependidikan di UNY, Menyesal Kemudian karena Dapat UKT Selangit dan Lingkungan Kuliah Toksik

Cerita Mahasiswa Jatim Rela Melepas UGM Demi Masuk Jurusan Kependidikan di UNY, Menyesal Kemudian karena Dapat UKT Selangit dan Lingkungan Kuliah Toksik.mojok.co

Menyesal kemudian, dapat UKT dua kali lipat dari UGM

Saat diterima UNY, Ani sangat senang. Sayangnya, kebahagiaan tersebut sedikit memudar setelah tahu kalau nominal UKT-nya nyaris dua kali lipat dari yang ia dapat di UGM.

“Waktu di UGM, aku golongan dua. UKT 2,5 jutaan lebih lah,” jelasnya. “Nah di UNY, aku dapat golongan lima, 5 juta 300 ribu,” lanjutnya.

Sebenarnya, orang yang pertama kaget dengan nominal itu adalah orang tuanya. Memang, dengan kerja keras, mereka mampu membayar UKT Ani. Namun, ada juga rasa kecewa karena sejak awal mereka tahunya UNY itu jauh lebih murah ketimbang UGM. Apalagi situasi kala itu juga masih pandemi Covid-19, yang sudah pasti perekonomian keluarga ikut terdampak.

“Agak merasa bersalah, sih. Karena UKT 5 jutaan itu gede banget. Dua kalinya UGM lho ini.”

Sudah kuliah mahal, banyak teman kuliah juga toksik

Selain UKT yang nominalnya selangit, Ani juga harus kecewa dengan lingkungan perkuliahannya. Menurutnya, ada banyak mahasiswa toksik yang ia temui. Entah itu di kelas, di ormawa, maupun di himpunan. Kebetulan, Ani menjabat sebagai salah satu pengurus di himpunan jurusannya. Jadi, ia bisa melihat dan menilai bagaimana toksiknya beberapa oknum mahasiswa di UNY.

“Ada banyak kasus, sih. Orang-orang muka dua itu hal biasa. Cuman yang paling aku sesali sampai sekarang, mereka ini juga toksik di urusan-urusan akademik lho,” jelas Ani, kesal. “Kalau lomba aja, senior-senior ini bikin blok-blokan, cuma mau support adik tingkat yang akrab sama mereka. Apalagi kalau ada yang pacaran di organisasi, itu bakal dibelain mati-matian meskipun kerjanya bobrok di organisasi,” sambungnya.

Meski agak menyesal, sudah tak ada jalan kembali buat Ani. Apalagi, dalam waktu dekat Ani bakal menjalani KKN, sudah terbayang di benaknya aksi toksik apalagi yang bakal ia alami. Pun, kini juga tak ada pilihan lain bagi Ani selain secepat mungkin menyelesaikan studinya di UNY.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Nestapa Lulusan UGM IPK 2,9 Ditolak Kerja 20 Kali Karena Dianggap Tak Punya Skill, Kudu Cuci Ijazah di PTS Buat Bersihin Gelar Sarjananya yang Enggak Laku

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 17 April 2024 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.