Dalam Asuhan Nenek Miskin, Mahasiswa UNESA Bisa Lulus Cepat dengan IPK 4 hingga Bersiap Kuliah Luar Negeri

Mahasiswa UNESA Lulus Cepat Berkat Nenek Miskin MOJOK.CO

6 hal yang mengantarkan mahasiswa UNESA raih prestasi

Setidaknya, ada enam hal yang menurut Turi berpengaruh besar dalam mengantarkannya meraih prestasi; lulus cepat dengan IPK 4.

Dalam Asuhan Nenek Miskin, Mahasiswa UNESA Bisa Lulus Cepat dengan IPK 4 hingga Bersiap Kuliah Luar Negeri MOJOK.CO
Muhammad Turi, mahasiswa UNESA yang menginspirasi (Dok. UNESA)

“Bisa sampai di titik ini sebenarnya karena enam hal, yakni kerja keras, komitmen, konsistensi, disiplin, berpikiran ke depan dan fokus pada diri sendiri. Itu rahasia versi perjuangan saya,” bebernya.

Selain enam faktor internal tersebut, Turi tak menampik bahwa apa yang ia capai saat ini sedikit banyak tidak lepas dari tangan-tangan baik yang mengulur padanya (faktor eksternal).

Turi mengaku, apa yang ia capai tak luput dari dorongan dan dukungan dari teman-teman dan dosen-dosennya di FIKK.

“Ada banyak sekali dosen atau guru besar inspirasi saya di kampus,” ungkap Turi.

“Dari mereka saya mendapatkan banyak wawasan dan suntikan motivasi yang membuat saya harus terus belajar dan meraih cita-cita setinggi-tingginya,” imbuhnya.

Kerasnya hidup yang Turi jalani, juga jatuh bangun yang pernah ia alami, kini berbuah manis.

Dalam kesempatan Wisuda ke-109 UNESA tersebut, Turi mendapat tawaran beasiswa S3 di UNESA.

Di samping itu, Turi sendiri saat ini tengah melakukan persiapan untuk lanjut kuliah di luar negeri, sebuah impian yang ingin Turi capai selanjutnya.

Penulis: Muchamad Aly Reza

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Pemuda Banten Diejek Hanya Pantas Jadi Kenek Angkot: Eh Tembus UGM, Kini Punya Profesi Mentereng

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2024 oleh

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.