Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Soal ‘Koalisi Indonesia Maju’, Guntur Romli: Prabowo Hanya Mendompleng Nama dan Cari Ribut!

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
30 Agustus 2023
A A
Dear Prabowo, koruptor.MOJOK

Ilustrasi - Dear, Prabowo: Koruptor Itu Dikasih Efek Jera, Bukan Malah Diampuni (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Prabowo Subianto, mengumumkan nama bagi poros pendukungnya sebagai “Koalisi Indonesia Maju”. Guntur Romli menyebut iPrabowo hanya mendompleng nama.

Penamaan koalisi ini disorot oleh politikus PDIP sekaligus Ketua Umum Ganjarian Spartan, Mohamad Guntur Romli. Menurutnya, Koalisi Indonesia Maju merupakan nama yang dipakai koalisi 10 parpol pada Pilpres 2019 yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Koalisi Indonesia Maju itu nama koalisi 10 parpol pada Pilpres 2019 yang memenangkan Jokowi-Amin, sedangkan Prabowo, Gerindra, dan PAN bikin Koalisi Indonesia Adil Makmur,” ujar Guntur Romli di X, Senin (28/8/2023) malam

Ia menambahkan, Partai Gerindra dan PAN memutuskan gabung Koalisi Indonesia Maju-nya Jokowi setelah kedua partai itu kalah dalam Pemilu. Lantas, yang disorot Guntur Romli, Gerindra dan PAN kini merasa paling berhak atas nama tersebut.

“Sekarang [Gerindra dan PAN] merasa paling berhak mengklaim secara sepihak dan mencatut nama Koalisi Indonesia Maju tanpa malu,” kata eks politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Prabowo cuman mendompleng nama dan cari ribut

Lebih lanjut, Guntur Romli menilai keputusan untuk menamai Koalisi Indonesia Maju itu hanya menunjukkan bahwa Prabowo tak punya gagasan. Sebab, alih-alih mencari nama lain, salin rupa itu cuma mendompleng dan mencatut nama dari Presiden Jokowi saja.

Bahkan, ia tanpa ragu mengklaim kalau Prabowo “ingin cari ribut”. Penggunaan nama koalisi itu tanpa seizin dan kesepakatan anggota koalisi (yang lama), sama artinya dengan pelanggaran hak cipta.

“Penggunaan nama Koalisi Indonesia Maju tanpa seizin dan kesepakatan anggota koalisi, berarti Prabowo juga sengaja ingin cari ribut. Dan bisa dianggap sebagai pelanggaran hak cipta,” jelasnya.

Ia pun menganalogikan bahwa dalam salat, sikap Prabowo ini ibarat masbuq. Dalam tata cara ibadah, masbuq artinya “datang dari belakang” atau tiba-tiba menyerobot dan ingin menggantikan imam salat yang sudah lebih dahulu memimpin.

“Ini hanya dilakukan oleh orang yang enggak tahu aturan, enggak tahu malu, mau seenaknya sendiri, serobot sana-sini,” pungkasnya.

Koalisi Indonesia Mauju memang buat lanjutin program-program Jokowi

Sementara itu, terkait penamaan Koalisi Indonesia Maju, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa nama ini dipilih karena koalisi ini memang kelanjutan dari apa yang telah dimulai Jokowi.

Kata Zulhas, partai-partai anggota Koalisi Indonesia Maju saat ini adalah pendukung Jokowi. Misalnya, ada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang jadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Prabowo yang menjabat Menteri Pertahanan, hingga Zulhas sendiri yang diamanahi jabatan Menteri Perdagangan.

“Jadi ini melanjutkan apa yang sudah dibangun dan dilaksanakan Pak Jokowi,” kata Zulhas, mengutip Kompas.

Alasan serupa juga diungkapkan oleh Airlangga Hartarto. Menurut Ketum Golkar ini, nama terbaru koalisi ini dipilih karena ia punya kesamaan visi dengan program-program Jokowi.

Iklan

“Akhirnya kita ketemu kata-kata Koalisi Indonesia Maju, karena memang visi Indonesia ke depan 2045, Indonesia maju sejahtera,” ungkapnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Golkar-PAN-PKB Dukung Prabowo, Benarkah karena Hilang Kepercayaan terhadap Ganjar?

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2023 oleh

Tags: guntur romliKoalisi Indonesi MajuPemilu 2024Prabowo Subianto
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Aktual

7 Alasan Mengapa Satu Tahun Masa Kepemimpinan Prabowo-Gibran Layak Diberi Nilai 3/10

20 Oktober 2025
makan bergizi gratis MBG.MOJOK.CO
Aktual

Omon-Omon MBG 99 Persen Berhasil, Padahal Amburadul dari Hulu ke Hilir 

19 Oktober 2025
makan bergizi gratis MBG.MOJOK.CO
Aktual

MBG Jadi “Skandal Besar”, tapi Pemerintah Seolah Lepas Tangan: Kudu Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Total

17 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Buka puasa di Blok M saat bulan Ramadan

Jangan Buka Puasa di Blok M kalau Tidak Mau Lanjut Puasa tanpa Sempat Makan

16 Februari 2026
Puasa Ramadan dalam Bayang-bayang Kapitalisme Religius: Katanya Melatih Kesederhanaan Nyatanya Sarung Saja Dibungkus Narasi Hijrah Premium MOJOK.CO

Puasa Ramadan dalam Bayang-bayang Kapitalisme Religius: Katanya Melatih Kesederhanaan, Nyatanya Sarung Saja Dibungkus Narasi Hijrah Premium

16 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar tapi Cuma Ilusi MOJOK.CO

Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar, tapi Nyatanya Bisa Bikin Pusing kayak Gaji Jogja yang Tiarap Itu

12 Februari 2026
Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
Tarawih di masjid Jogja

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.