Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pakar UGM: Ridwan Kamil Bisa Lengkapi Kekurangan Ganjar Pranowo di Medsos

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
13 September 2023
A A
Pakar UGM: Ridwan Kamil Bisa Lengkapi Kekurangan Ganjar MOJOK.CO

Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil. (Instagram ganjar_pranowo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

iMOJOK.CO – Eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) disebut-sebut bisa melengkapi kekurangan Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024 mendatang. Pasalnya, Ridwan Kamil cukup populer di kalangan pemilih muda, sesuatu yang masih kurang di bakal calon presiden (bacapres) PDIP tersebut.

Pakar politik UGM Arga Pribadi Imawan menjelaskan, pemilih muda menjadi ceruk suara terbesar di tahun politik nanti. Bagaimana tidak, sekitar 107 juta dari total 204 juta (50-60 persen) daftar pemilih tetap (DPT) merupakan anak muda. 

Dengan demikian, suara kelompok milenial dan generasi Z bakal menjadi variabel yang menentukan kemenangan seorang kandidat capres-cawapres di pemilu nanti, termasuk Ganjar Pranowo, eks Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Ridwan Kamil paling populer di media sosial

Arga memaparkan, mengapa Ridwan Kamil bisa menjadi kandidat yang ideal untuk mendampingi Ganjar Pranowo. Menurut Arga, RK jadi figur paling populer di kalangan anak muda, sementara Ganjar kurang terlalu dikenal.

Hasil survei lembaga Center for Strategic and Internasional Studies (CSIS), misalnya, menemukan bahwa popularitas Ridwan Kamil di kalangan anak muda adalah yang paling tinggi. Ia mendapat skor 92,2 persen.

“Ini menunjukkan bahwa penerimaan Ridwan Kamil di kalangan anak muda, khususnya milenial dan gen Z, masih sangat besar,” kata Arga kepada Mojok, Selasa (12/9/2023).

Sementara Ganjar, meski tak buruk-buruk amat, popularitasnya di kalangan anak muda jelas masih kalah dari lawan-lawannya. Misalnya, survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menemukan bahwa popularitas Ganjar di kalangan gen Z (kelahiran 1996-2012) hanya 35,5 persen, dan milenial (1981-1996) 39,8 persen.

Ceruk suara terbesarnya berdasarkan rentang umur adalah di kalangan gen X (usia 43-58 tahun), yang mana ia mengungguli Prabowo dan Anies.

“Padahal, faktor yang menentukan adalah kelompok pemilih muda,” tegasnya.

Ganjar kurang cair di medsos

Lebih lanjut, Arga juga menjelaskan, Ridwan Kamil punya kemampuan komunikasi di media sosial yang lebih baik ketimbang Ganjar. Padahal, kata Arga, media sosial jadi medium yang wajib dikuasai sebab 50 persen lebih pemilih muda memakai dunia maya untuk menggali informasi, termasuk politik.

 “Kalau kita menengok Twitter, misalnya, cara Ganjar merespons twit sangatlah kaku. Sementara RK lebih fluid, lebih cair,” ujarnya.

Menurut dia, gaya komunikasi RK yang fluid ini mengundang minat ada muda. Berbeda dengan Ganjar, yang justru sikap kakunya bikin dia tak populer di media sosial.

“Persona RK yang begitu cair di ranah digital, tentunya bisa berimplikasi positif bagi dukungan kepada Ganjar,” pungkasnya. Dengan kata lain, Ridwan Kamil akan menutup kekurangan ganjar pranowo dari sisi komunikasi dengan anak muda.

Nama Ridwan Kamil sendiri belakangan memang terus dihubungkan dengan Ganjar Pranowo. Meski demikian, partai RK, yakni Golkar, sejauh ini masih berada di kubu yang mendukung pencapresan Prabowo Subianto.

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Terungkap Kriteria Cawapres Ganjar Pranowo, Salah Satunya Tak Boleh Punya Ambisi Berlebihan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 13 September 2023 oleh

Tags: ganjar pranowoPemilu 2024ridwan kamilRidwan Kamil-Ganjar Pranowo
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Ide Bodoh Ridwan Kamil untuk Atasi Kemacetan Jakarta MOJOK.CO
Esai

Ide Nggak Masuk Akal Ridwan Kamil: Datangkan Psikolog dan Ustaz Keliling untuk Atasi Kemacetan Jakarta

3 September 2024
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

karet tengsin, jakarta. MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.