Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Penting! Keterlibatan Difabel sebagai Penyelenggara Pemilu Perlu Didorong

Kenia Intan oleh Kenia Intan
28 Januari 2023
A A
difabel penyelenggara pemilu

Ilustrasi keterlibatan penyandang disabilitas sebagai penyelenggara pemilu (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Penting untuk melibatkan difabel sebagai penyelenggara pemilu. Keterwakilan difabel bisa membantu pemilih difabel lain untuk mendapatkan hak-haknya dalam pemilu. 

Aktivis hak-hak penyandang disabilitas Sunarman mengatakan, difabel berhak terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilu. Di samping itu, mereka memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih. 

Menurut pengamatan Sunarman, sebenarnya ada banyak difabel yang bisa dikerahkan sebagai penyelenggara pemilu. Kurang lebih ada 150 komunitas difabel dari Aceh hingga Papua yang siap berkontribusi dalam rencana aksi nasional dan rencana aksi daerah.  

“Artinya bahwa ada 150 lebih komunitas disabilitas yang siap menjadi bagian dari proses-proses demokrasi, pesta demokrasi. Baik itu sebagai relawan pemantau, bahkan menjadi anggota TPS,”  ujarnya pada diskusi “Sudah Saatnya Difabel Menjadi Warga Kelas Satu” di kantor DPP PKB, Kamis (19/1/2023), seperti dikutip dari Tribunnews.com. Ia juga menceritakan, beberapa teman-teman difabel menjadi relawan pemantau ataupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). 

“Sudah banyak sekali teman-teman difabel yang terlibat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi. Ada yang bertanggung jawab untuk sosialisasi dan simulasi mengenai pemilu itu kepada teman-teman difabel berbasis komunitas,” ucap dia seperti dikutip dari Antaranews.com.

Sedikit gambaran, pada Pemilu 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, jumlah pemilih difabel di Indonesia mencapai 1,24 juta. Pemilih tunadaksa sebanyak 83.182 pemilih, tunanetra sebanyak 166.364 pemilih, dan tunarungu sebanyak 249.546 pemilih. Kemudian untuk pemilih dari tunagrahita ada 332.728 dan disabilitas yang masuk kategori lainnya sebanyak 415.910 pemilih.

Melihat kenyataan ini, Sunarman mendorong penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu, untuk lebih melibatkan difabel. Apalagi, pemerintah sebenarnya sudah menjamin persamaan hak bagi warga negaranya di berbagai aspek kehidupan, termasuk politik. Difabel sebagai bagian dari warga negara juga dijamin haknya. 

Pria yang selama lima tahun bergabung di Kantor Staf Presiden (KSP) itu mencermati, setidaknya masih ada tiga tantangan utama dalam memajukan hak penyandang disabilitas Indonesia:

  • Hambatan sosial budaya yang mempengaruhi pola pikir terhadap kaum disabilitas 
  • Hambatan fisik dan geografis dalam pemberian pelayanan
  • Ketidaktersediaan data tunggal yang komprehensif dan terpilah tentang penyandang disabilitas

Agar tantangan itu bisa diselesaikan, ia merasa perlu ada kemauan politik yang kuat dari pemangku kepentingan di tingkat pusat hingga daerah untuk mengatasinya.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Yuk, Kenali Apa Saja Hak-Hak Penyandang Disabilitas dalam Pemilu

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2023 oleh

Tags: difabeldisabilitaskspPemilu 2024penyelenggara pemilu
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT
Sekolahan

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
Arif Prasetyo, alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta penerima LPDP. MOJOK.CO
Sekolahan

Kerap Didiskriminasi Sejak Kecil karena Fisik, Buktikan Bisa Kuliah S2 di UIN Sunan Kalijaga dengan LPDP hingga Jadi Sutradara

13 April 2026
Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia
Sekolahan

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Para penyandang disabilitas jebolan SLB punya kesempatan kerja setara sebagai karyawan Alfamart berkat Alfability Menyapa MOJOK.CO
Ragam

Disabilitas Jebolan SLB Bisa Kerja Setara di Alfamart, Merasa Diterima dan Dihargai Potensinya

2 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja berbenah saat Jakarta alami kemunduran. MOJOK.CO

25 Tahun Adu Nasib di Jakarta sebagai Orang Gila Kerja, Ternyata Hidup Lebih Waras Saat Pindah ke Jogja

20 Mei 2026
Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026
Lewat album "Jalan Kaki" - Hifdzi Khoir ceritakan perjalanan hidup, juga sebagai legacy dari mendiang Gusti Irwan Wibowo MOJOK.CO

Album “Jalan Kaki”: Cara Hifdzi Khoir Bercerita tentang Perjalanan Hidup, Jadi Legacy dari Mendiang Gusti

19 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.