Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

NasDem Kasih Lampu Hijau Pasangkan Anies-Mahfud MD, Bagaimana Sikap Koalisi?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
13 April 2023
A A
mahfud md cawapres mojok.co

Ilustrasi Mahfud MD (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto menyebut bahwa Menko Polhukam Mahfud MD telah dipertimbangkan partainya untuk dijadikan calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan.

Sugeng mengatakan, saat ini Mahfud MD tengah berada dalam radar Partai NasDem.

Iklan

“Saya kira, pak Mahfud juga salah satu tokoh yang dalam radar kami,” kata Sugeng, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (13/4/2023).

Sugeng menambahkan, bahwa menteri asal Madura itu merupakan sosok yang berintegritas. Mahfud pun punya pengalaman panjang dalam pemerintahan sejak era Presiden Gus Dur, sampai saat ini.

Lebih lanjut, ia juga menyebut Mahfud MD sebagai sosok akademisi yang telah dikenal kapabilitasnya.

“Dia ahli hukum tata negara yang cukup baik dan sangat, sekali lagi sangat kredibel, dan kita lihat juga integritasnya juga sangat baik,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia mengakui koalisi belum memutuskan secara final siapa sosok yang akan didapuk sebagai cawapres pendamping Anies di Pemilu 2024. Bersama PKS dan Partai Demokrat, mereka masih menimang-nimang beberapa nama sebagai pendamping Anies.

“Ini kami masih menggodok lima nama, di antaranya ada nama pak Mahfud MD. Tren dinamika politik itu kan naik turun, tadinya kita lima nama, terus mengerucut tiga nama, sekarang menjadi lima nama lagi,” pungkasnya.

Pasangan sesama KAHMI

Lebih lanjut, Ketua DPP Partai NasDem Bidang Media Komunikasi Publik, Charles Meikyansah, juga mengakui bahwa nama Mahfud MD telah masuk radar partainya sebagai pendamping Anies Baswedan.

Kepada Kompas, Charles bahkan menyebut bahwa mantan hakim MK itu telah jadi perbincangan di internal Partai NasDem.

Menurut Charles, alasan terkuatnya karena Mahfud MD dianggap punya kredibilitas dan jejak integritasnya bagus, serta sedang menonjol akhir-akhir ini. Sehingga, faktor tersebut bisa berdampak positif bagi elektoral.

“Pak Mahfud MD adalah salah satu tokoh nasional yang punya integritas dan kredibilitas dan tercatat jejak karirnya selama ini,” kata Charles.

“Terlebih, hari ini Pak Mahfud banyak menjadi sorotan terkait beberapa isu yang sedang berkembang. Secara elektoral kondisi ini mungkin dapat menguntungkan bagi Pak Mahfud,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Charles, baik Anies maupun Mahfud MD sama-sama dikenal sebagai tokoh di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Faktor ini bisa jadi penting, karena dengan begitu kedua tokoh ini punya idealisme dan latar belakang seragam.

“Pak Mahfud juga punya hubungan yang baik dengan Pak Anies, terutama sebagai sesama tokoh nasional KAHMI, tentu ini tidak bisa dinafikan,” pungkasnya.

Demokrat menolak

Sampai saat ini, pihak Mahfud MD belum berkomentar secara lebih jelas soal rumor ini. Bahkan, bagi guru besar UII ini, wacana tersebut sekadar “bunga-bunga demokrasi” semata.

Sementara anggota lain Koalisi Perubahan, Partai Demokrat, menegaskan bahwa pihaknya secara tegas menolak wacana yang Partai NasDem gulirkan tersebut.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Irwan, alasannya jelas: Mahfud MD tak sesuai kriteria yang diajukan koalisi.

Iklan

“Seperti yang termaktub dalam piagam koalisi perubahan dan persatuan, Partai Demokrat telah memberi mandat kepada capres untuk memilih calon pasangannya. Clear and clean di situ,” kata Irwan, dikutip Kamis (13/4/2023).

Bahkan, kata Irwan, Demokrat sama sekali tak pernah memikirkan usulan duet Anies-Mahfud. Sebab, sejak awal pihaknya telah menawarkan Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi cawapres pendamping Anies.

Terlebih, bagi Irwan, Mahfud MD bukanlah bagian dari simbol perubahan yang jadi idealisme koalisi. Melainkan bagian dari rezim yang saat ini berkuasa dan bukan kader partai anggota koalisi.

“Sederhananya, beliau (Mahfud) ini bukan simbol perubahan, tapi bagian dari rezim berkuasa saat ini, bukan kader partai Koalisi Perubahan dan Perbaikan, dan yang pasti visinya tidak sama dengan visi Anies Baswedan dan Partai Demokrat,” tegasnya.

Ia pun menjelaskan, bahwa dalam piagam Koalisi Perubahan, sudah ada lima kriteria cawapres yang disepakati.

Pertama, memiliki kontribusi signifikan pada pemenangan; kedua, bisa memperkuat barisan koalisi perubahan; ketiga, memiliki kapasitas dalam membantu jalannya pemerintahan dengan efektif; keempat, memiliki visi yang sama dengan capres; dan kelima, mampu membangun kerjasama tim sebagai dwitunggal.

“Nah kelimanya tidak ada yang masuk dengan pak Mahfud,” tegas Irwan.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Syarat Capres dan Cawapres, Nggak Boleh Punya Utang dan Patuh Bayar Pajak 

Terakhir diperbarui pada 13 April 2023 oleh

Tags: koalisi perubahanmahfud mdPartai NasdemPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
mahasiswa ugm nyoblos di tps khusus.MOJOK.CO

Di TPS, Mahasiswa UGM Ekspresikan Kekecewaan Terhadap Pemfitnah Kampus pada Momen Nyoblos Pertama Kali

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Universitas Terbuka (UT).MOJOK.CO

Kuliah di UT Dikira Bikin Kehilangan Relasi, Mahasiswanya Malah Bisa Membangun Jejaring sampai Luar Negeri 

27 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
dukuh muda di kampung

Seni Menjadi Dukuh Muda di Tengah Gempuran Pemimpin Boomer: Kisah Dukuh Muda yang Rela Mengorbankan Masa Muda untuk Membuat Orang Tua Bangga

24 Agustus 2026
Motor Honda Verza tua itu 12 tahun menemani saya mengejar rezeki MOJOK.CO

Jok motor Honda Verza tua itu sudah sobek, tangki penyok, spion patah diserempet truk, tapi menolak pensiun menemani saya 12 tahun mengejar rezeki menembus pegunungan Banjarnegara

27 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.