Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Roh Romo YB Mangunwijaya Abadi di Kawasan yang Dipandang Sebelah Mata dan Terpinggirkan di Kota Semarang

Redaksi oleh Redaksi
9 September 2025
A A
Nama Romo YB Mangunwijaya jadi nama jalan di Jatibarang, Kota Semarang MOJOK.CO

Nama Romo YB Mangunwijaya jadi nama jalan di Jatibarang, Kota Semarang. (Dok. Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Nama Romo YB Mangunwijaya barangkali sudah taka sing di telinga. Romo kelahiran Ambarawa, Kabupaten Semarang, 6 Mei 1929 itu dikenal sebagai sosok yang komplet.

Selama hidup, ia dikenal sebagai seorang rohaniawan, budayawan, penulis, bahkan aktivis dan pembela wong cilik.

Romo YB Mangunwijaya pernah meraih SEA Write Award (1986) dan Aga Khan Award for Architecture (1992) berkat karyanya menata Kampung Kali Code Yogyakarta menjadi kawasan penuh warna dan layak huni. Ia juga dikenal gigih membela rakyat kecil, termasuk saat pembangunan proyek Waduk Kedungombo tahun 1980-an.

Sematan terakhir itulah—membela wong cilik—yang mendasari Pemerintah Kota Semarang mengabadikan namanya sebagai nama jalan.

Romo YB Mangunwijaya: simbol harapan untuk kaum terpinggirkan

Nama Romo YB Mangunwijaya diresmikan sebagai nama jalan yang menjadi akses menuju TPA Jatibarang, Kota Semarang, pada Senin (8/9/2025).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, pengabadian tersebut adalah wujud penghormatan pada sang romo sebagai sosok yang kerap berdiri bersama orang-orang yang dimarjinalkan.

Kenapa jalan menuju TPA Jatibarang, Kota Semarang dipilih menyandang nama Sang Romo?

TPA Jatibarang—sebagaimana juga kawasan yang identik dengan sampah lainnya—juga mengandung pesan moral agar semangatnya menular di kawasan yang sering dipandang sebelah mata.

Menurut Agustina, lokasi jalan yang berada di sekitar TPA Jatibarang, justru selaras dengan pilihan hidup Romo YB Mangunwijaya yang kerap mendampingi masyarakat kecil di wilayah kumuh seperti di bantaran Kali Code, Yogyakarta.

Nama Romo YB Mangunwijaya jadi nama jalan di Jatibarang, Kota Semarang MOJOK.CO
Nama Romo YB Mangunwijaya jadi nama jalan di Jatibarang, Kota Semarang. (Pemkot Semarang)

“Seandainya Romo Mangun masih hidup, beliau tentu memilih berdiri dan membangun jalan ini menuju TPA. Beliau selalu memilih berdiri di sisi yang tersisih, di tempat yang dianggap kumuh, namun justru di situlah ia menyalakan harapan,” tutur Agustina.

Oleh karena itu, Agustina berharap semangat tersebut juga menginspirasi pengelolaan TPA Jatibarang, Kota Semarang. Mengubah wajah TPA Jatibarang menjadi kawasan yang berkelanjutan seperti implementasi ekonomi sirkular, sanitary landfill, hingga pembangunan PLTSa. Apalagi saat ini Pemkot Semarang tengah menyiapkan tender internasional untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.

“Saya berharap spirit ini tetap hidup di TPA Jatibarang, agar kawasan ini menjadi ruang yang bermakna, berkelanjutan, dan mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat,” ungkap Agustina.

Menghidupkan semangat Romo YB Mangunwijaya di Jatibarang, Kota Semarang

Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, Romo FX Sugiyana, Pr., mewakili Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko mengungkapkan apresiasinya atas penghormatan terhadap Romo YB Mangunwijaya tersebut.

“Ini adalah penghargaan yang luar biasa untuk Romo Mangun, tapi juga sekaligus mengandung pesan yang sangat mendalam dan tadi Ibu Wali Kota sudah menyampaikan secara luar biasa,” ungkapnya.

Iklan
Peresmian nama jalan "Romo YB Mangunwijaya: di Jatibarang, Kota Semarang MOJOK.CO
Peresmian nama jalan “Romo YB Mangunwijaya: di Jatibarang, Kota Semarang. (Pemkot Semarang)

“Mungkin seandainya nama jalan itu ada di tengah kota besar, ada di tengah perumahan mewah, mungkin Romo Mangun malah tidak kerasan dan minta untuk dipindahkan. Tetapi berada di tempat ini, di jalan TPA ini, tentu ini justru sejalan dengan spirit dan passion Romo Mangunwijaya sendiri,” sambungnya.

Ia berharap penetapan nama jalan ini menghidupkan kembali semangat Romo YB Mangunwijaya yang konsisten berpihak kepada masyarakat kecil dan peduli pada lingkungan hidup.

“Semoga bukan hanya nama jalannya yang dikenal, tetapi juga semangat juang Romo Mangun menginspirasi masyarakat Kota Semarang,” pungkas Sugiyana.***(Adv)

BACA JUGA: Langkah Pemkot Semarang agar Kios-kios Kecil Mitra Koperasi Merah Putih Tetap Hidup di Balik Gang Pemukiman Gedawang atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 9 September 2025 oleh

Tags: jatibarang semarangRomo MangunSemarangyb mangunwijaya
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Kota Semarang coba tak sekadar melawan air untuk atasi banjir MOJOK.CO
Kilas

Kota Semarang Coba Tak Sekadar Melawan Air untuk Atasi Banjir, Tapi Pakai Cara Fisika dan Wanti-wanti Kelalaian Sosial

5 Januari 2026
Refleksi Agustina Wilujeng atas penghargaan yang diborong Kota Semarang sepanjang 2025 MOJOK.CO
Kilas

Refleksi atas Penghargaan yang Diborong Semarang di 2025, Harus Hadir dan Beri Dampak Nyata ke Warga

2 Januari 2026
Wali Kota Agustina Wilujeng berharap pondok pesantren di Kota Semarang makin tertata usai Raperda disahkan MOJOK.CO
Kilas

Pengembangan 300+ Pondok Pesantren di Semarang agar Tak Tertinggal, Bukan Cuma Jadi Pusat Dakwah tapi Juga Pemberdayaan Sosial

31 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman MOJOK.CO

Vixion R, Tamat Riwayatmu Kini: Ketika Motor Terbaik Yamaha Mati karena Perubahan Zaman

6 Januari 2026
Kota Semarang coba tak sekadar melawan air untuk atasi banjir MOJOK.CO

Kota Semarang Coba Tak Sekadar Melawan Air untuk Atasi Banjir, Tapi Pakai Cara Fisika dan Wanti-wanti Kelalaian Sosial

5 Januari 2026
pasar wiguna.MOJOK.CO

Dari Coffee Shop “Horor”, Nira, hingga Jam Tangan Limbah Kayu: Pasar Wiguna Menjaga Napas UMKM Lokal

8 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026

Video Terbaru

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

PB Champion Klaten: Tempat Badminton dan Mental Juara Dibentuk

3 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.