Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Bahkan Prabowo Tak Mampu Mengendalikan Fadli Zon yang Kontroversial

Redaksi oleh Redaksi
14 Februari 2018
A A
fadli zon
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sekarang ini, boleh jadi, Fadli Zon adalah salah satu politisi yang paling banyak diperbincangkan di media sosial. Hal ini karena yang bersangkutan memang aktif menggunakan media sosial sebagai tempat untuk mengkritik banyak hal.

Sebagai oposisi, hampir semua yang berbau keberhasilan pemerintah ia kritisi. Hal yang tak jarang malah membuat dirinya menjadi bulan-bulanan netizen.

Contoh yang paling anyar tentu saja adalah saat fadli Zon mengkritisi duo menteri perempuan, Susi Pudjiastuti dan Sri Mulyani, yang belakangan mendapatkan keberhasilannya masing-masing.

Menteri kelautan dan Perikanan dianggap berhasil karena bisa menenggelamkan banyak kapal dan meningkatkan populasi ikan di perairan Indonesia. Hal tersebut kemudian dikritik oleh Fadli Zon. Menurutnya, jumlah kapal yang ditenggelamkan dan populasi ikan tidak bisa digunakan sebagai ukuran keberhasilan.

Ketika kemudian kritikan itu ditangkis oleh Susi dengan pertanyaan yang cukup satir, “Ukuran keberhasilan yg telah anda lakukan apa Pak Fadli yth?” jawaban Fadli adalah “Sy tuangkan dlm 3 buku “Berpihak Pada Rakyat” apa yg sy lakukan (bukan klaim keberhasilan) kurun 2014-2015, 2015-2016, 2016-2017 sb @DPR_RI.”

Jawaban Fadli Zon ini kemudian membuat dirinya menjadi bulan-bulanan netizen.

“Kalo ukurannya buku, Tatang S lebih banyak hasilkan buku dibanding anda pak.” tulis akun @JoePasoepati.

“Isi bukunya rangkuman tweet selama menjabat jadi DPR” tulis akun @GgalehJati.

Nah, hal tersebut kemudian berulang saat Fadli Zon mengkritisi berita soal Sri Mulyani yang dinobatkan sebagai menteri terbaik di dunia di World Government Summit.

“Kok bisa jd menteri keuangan terbaik ketika target tak ada yg tercapai (pertumbuhan n pajak), subsidi dicabuti, impor naik, utang melonjak.”

Kritik tersebut kembali menjadikan Fadli sebagai bulan-bulanan netizen.

“Kok bisa anda jadi wakil ketua DPR, padahal karir politik gak ada, prestasi anda gak terdengar, yg publik tahu hanya iklan sabun Daia!!! Walahwalahwalah…” balas akun @dtak88.

Banyaknya kontroversi yang dilakukan oleh Fadli Zon ini kemudian memaksa Prabowo Subianto angkat bicara.

Prabowo mengaku sangat sulit untuk mengendalikan Fadli Zon yang selama ini memang banyak memancing kontroversi di media sosial.

Iklan

“Susah mengendalikan beliau. Karena dunia berputar. Dulu Fadli, fruitboy (anak buah, red) saya, sekarang Wakil Ketua DPR. Dari segi protokol saja kalah saya,” tutur Prabowo dalam pidato perayaan ultah Partai Gerindra yang ke-10 di kantor DPP Gerindra.

“Fadli Zon yang penuh kontroversi, memang Demokrasi membutuhkan kontroversi, asal damai dan tentram,” tambah Prabowo.

Yah, tak apa, Pak Prabowo. Jangan merasa terbebani. Fadli Zon tak perlu dikendalikan. Rakyat sebenarnya memang butuh figur-figur seperti dia. Ia adalah sosok oposisi yang paling ideal.

Andai semua oposisi seperti Fadli Zon, niscaya aman tenteram negeri ini. Tak bakal ada pertengkaran dan perdebatan, sebab kalau dia mengkritik pemerintah, semua orang yang baca kritikannya bawaannya pengin tertawa melulu.

fadli zon

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2018 oleh

Tags: Fadli Zongerindraprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO
Kilas

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.